Air Sungai Tercemar
Ikan dan Udang Ditemukan Mati Diduga Akibat Limbah Pabrik yang Cemari Sungai
Ratusan ikan hingga udang ditemukan mati di aliran sungai yang ada di Dusun II, Desa Sei Parit, Kecamatan Sei Rampah.
Penulis: Anugrah Nasution |
TRIBUN- MEDAN.com, SERGAI - Ratusan ikan hingga udang ditemukan mati di aliran sungai yang ada di Dusun II, Desa Sei Parit, Kecamatan Sei Rampah, Kabupaten Serdang Bedagai.
Ratusan sungai ditemukan warga mati dan mengambang sejak Sabtu kemarin. Kondisi itu diduga disebabkan oleh pencemaran air sungai yang diduga dari pabrik.
Suyono salah satu warga sekitar sungai mengatakan, banyak ikan kecil seperti ikan Paitan, Keting hingga udang yang ditemukan pingsan dan mati.
"Sejak sabtu kemarin saya temukan ikan kecil kecil banyak yang mati dan ada yang pingsan juga. Selain ikan ada juga udang," kata Suyono kepada tribun, Selasa (6/6/2023).
Menurut pria berusia 70 tahu itu, air sungai juga mengeluarkan aroma yang kurang sedap. Selain itu air juga berubah sedikit kekuningan.
Hingga saat ini kondisi sungai masih belum jauh berbeda Suyono menyebutkan, sejak pagi tadi dia masih menemukan beberapa ikan yang mati.
Suyono bilang, memang di sekitar aliran sungai terdapat empat pabrik yang mengelola ubi kayu dan juga sawit.
"Air juga bauk dan juga berubah warga sedikit kekuningan gitu airnya sejak kemarin. Sampai tadi pagi masih ada ikan yang ditemukan mati," sambung dia.
Warga menduga kematian ikan di aliran sungai tersebut diduga disebabkan oleh pencemaran air oleh limbah pabrik.
Seperti yang disampaikan Ana warga lainnya katanya kejadian serupa pernah terjadi beberapa tahun lalu.
"Ya di atas sana kan ada pabrik ubi dan sawit yang tidak tau apakah ini karena limbah tapi banyak ikan yang mati pasti ada sebab," ujarnya.
Warga pun berharap agar kejadian tersebut diselidiki oleh pemerintah terkait.
"Ya maunya diselidiki kenapa bisa gitu jadi biar tau dan jangan terjadi lagi," tutupnya.
(cr17/tribun-medan.com)