TRIBUN WIKI
Nita Chyntia, Putri Batik Cilik Indonesia Sumut, Realisasikan Program Batik dengan Ikut Pelatihan
Batik bercengkrama adalah sebuah advocasy yang disusun chintia untuk berkompetisi ke tingkat national.
Penulis: Husna Fadilla Tarigan | Editor: Ayu Prasandi
TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN- Nita Chyntia Alzahra, pemenang Puteri Batik Cilik Indonesia Sumut 2023, ikut pelatihan membatik yang diselenggarakan oleh Dekranasda sumatera Utara.
Pelatihan tersebut diikutinya bersama puluhan pengrajin batik lainnya dari Kota Medan dan beberapa daerah.
Hal ini merupakan langkah awal Chyntia dalam merealisasikan program batik bercengkerama yang di gagasnya untuk berkompetisi di tingkat nasional.
"Saya sangat bersyukur dengan ada nya pelatihan membatik ini dengan itu, saya bisa mengukur advocacy saya yang berjudul batik bercengkrama," ujar Chyntia.
Batik bercengkrama adalah sebuah advocasy yang disusun chintia untuk berkompetisi ke tingkat national.
Dimana jelas Cyntia, bahwa batik bercengkrama bertujuan untuk menarik cinta berbatik sejak usia dini sebagai bentuk dari rasa bangga terhadap warisan leluhur di negeri ini.
"Batik bercengkrama memiliki sebuah goals terhadap millenial Sumatera utara untuk membiasakan gemar berbatik yang di mulai dari diri sendiri hingga berdampak luas bagi lingkungan sekitar dan masyarakat luas," ungkapnya.
Lewat batik bercengkerama dirinya ingin buktikan bahwa marwahnya bangsa ini terlihat jelas dengan keanekaragaman budayanya yang dapat dituangkan lewat desain dan motif batik.
"Menjaga warisan bangsa ini adalah tanggung jawab kita bersama, batik bercengkrama adalah contoh kecil yang akan kami tuangkan lewat goresan dan pahatan cinta dari selembar kain menjadi mahakarya yang begitu luar biasa yang diakui dunia. Muda bergaya, muda berbatik, batik mendunia," pungkasnya.
(cr26/tribun-medan.com)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.