TRIBUNWIKI
INILAH Gubernur Sumut dari Masa ke Masa, Kini Dijabat Edy Rahmayadi
Sumatera Utara saat ini dipimpin oleh Gubernur Edy Rahmayadi dan Wakil Gubernur Musa Rajekshah.
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN- Sumatera Utara (Sumut) adalah salah satu provinsi yang ada di Indonesia.
Ibukota Sumatera Utara adalah Medan.
Memiliki luas kurang lebih 72.981 km persegi, Sumut dikenal dengan masyarakatnya yang heterogen, budaya, suku, adat istiadat yang beragam.
Sumatera Utara saat ini dipimpin oleh Gubernur Edy Rahmayadi dan Wakil Gubernur Musa Rajekshah.
Berikut daftar Gubernur Sumut dari masa ke masa :
- DR Ferdinand L.Tobing
Gubernur Militer Tapanuli dan Sumatera Timur (Agustus 1948-Desember 1949)
- Sarimin Reksodiharjo
Pelaksana Gubernur KDH Sumatera Utara (14 Agustus 1950-25 Januari 1951)
- Abdul Hakim
Gubernur Provinsi Sumatera Utara (25 Januari 1951-23 Oktober 1953)
- MR. Mohd Amin
Gubernur Provinsi Sumatera Utara (23 Oktober 1953-12 Maret 1956)
- ST. Komala Pontas
Gubernur Provinsi Sumatera Utara (18 Maret 1956-1 April 1960)
- Raja Junjungan Lubis
Gubernur Provinsi Sumatera Utara (1 April 1960-5 April 1963)
- Eny Karim
Gubernur KDH Tingkat I Prop. Sumatera Utara (5 April 1963-15 Juli 1963)
- Ulung Sitepu
Gubernur KDH Tingkat I Prop. Sumatera Utara (15 Juli 1963-16 Nopember 1965)
- P.R. Telaumbanua
Gubernur KDH Tingkat I Prop. Sumatera Utara (16 Nopember 1965-31 Maret 1967)
- Marah Halim
Gubernur KDH Tingkat I Prop. Sumatera Utara (31 Maret 1967-12 Juni 1978)
- E.W.P. Tambunan
Gubernur KDH Tingkat I Prop. Sumatera Utara (12 Juni 1978-13 Juni 1983)
- Kaharudin Nasution
Gubernur KDH Tingkat I Prop. Sumatera Utara (10 Juni 1983-13 Juni 1988)
- Raja Inal Siregar
Gubernur KDH Tingkat I Prop. Sumatera Utara (13 Juni 1988-15 Juni 1998)
- Tengku Rizal Nurdin
Gubernur KDH Tingkat I Prop. Sumatera Utara (15 Juni 1998-5 September 2005)
- DRS. Rudolf M. Pardede
Gubernur Provinsi Sumatera Utara (10 Maret 2006-16 Juni 2008)
- H. Syamsul Arifin SE
Gubernur Provinsi Sumatera Utara (16 Juni 2008-21 Maret 2011)
- H Gatot Nugroho, A.Md., S.T., M.Si.
Gubernur Propinsi Sumatera Utara (14 Maret 2013-4 Agustus 2015)
- Dr. Ir. H. Tengku Erry Nurafi, MBA., M.Si.
Gubernur Propinsi Sumatera Utara (25 Mei 2016-16 Juni 2018)
Gubernur Propinsi Sumatera Utara (2018- 2023)
Sejarah Pemerintahan Provinsi Sumatera Utara
Dikutip Tribun-medan.com dari website resmi Pemprov Sumut, pada zaman pemerintahan Belanda, Sumatera Utara merupakan suatu pemerintahan yang bernama Gouvernement van Sumatra dengan wilayah meliputi seluruh pulau Sumatera, dipimpin oleh seorang Gubernur yang berkedudukan di kota Medan.
Setelah kemerdekaan, dalam sidang pertama Komite Nasional Daerah (KND), Provinsi Sumatera kemudian dibagi menjadi tiga sub provinsi yaitu: Sumatera Utara, Sumatera Tengah, dan Sumatera Selatan.
Provinsi Sumatera Utara sendiri merupakan penggabungan dari tiga daerah administratif yang disebut keresidenan yaitu: Keresidenan Aceh, Keresidenan Sumatera Timur, dan Keresidenan Tapanuli.
Dengan diterbitkannya Undang-Undang Republik Indonesia (R.I.) No. 10 Tahun 1948 pada tanggal 15 April 1948, ditetapkan bahwa Sumatera dibagi menjadi tiga provinsi yang masing-masing berhak mengatur dan mengurus rumah tangganya sendiri yaitu: Provinsi Sumatera Utara, Provinsi Sumatera Tengah, dan Provinsi Sumatera Selatan.
Tanggal 15 April 1948 selanjutnya ditetapkan sebagai hari jadi Provinsi Sumatera Utara.
Pada awal tahun 1949, dilakukan kembali reorganisasi pemerintahan di Sumatera.
Dengan Keputusan Pemerintah Darurat R.I. Nomor 22/Pem/PDRI pada tanggal 17 Mei 1949, jabatan Gubernur Sumatera Utara ditiadakan.
Selanjutnya dengan Ketetapan Pemerintah Darurat R.I. pada tanggal 17 Desember 1949, dibentuk Provinsi Aceh dan Provinsi Tapanuli/Sumatera Timur. Kemudian, dengan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang No. 5 Tahun 1950 pada tanggal 14 Agustus 1950, ketetapan tersebut dicabut dan dibentuk kembali Provinsi Sumatera Utara.
Dengan Undang-Undang R.I. No. 24 Tahun 1956 yang diundangkan pada tanggal 7 Desember 1956, dibentuk Daerah Otonom Provinsi Aceh, sehingga wilayah Provinsi Sumatera Utara sebahagian menjadi wilayah Provinsi Aceh.
Tonggak Sejarah
- 1854 Gouvernement van Sumatra, ibukotanya di Medan
- 1948 Berdiri Provinsi Sumatera Utara, Provinsi Sumatera Tengah, dan Provinsi Sumatera Selatan
- 1949 Dibentuk Provinsi Aceh dan Provinsi Tapanuli/Sumatera Timur
- 1950 Provinsi Aceh dan Provinsi Tapanuli/Sumatera Timur digabungkan kembali sebagai Provinsi Sumatera Utara
- 1956 Berdiri Provinsi Aceh, dengan wilayahnya sebahagian dari Provinsi Sumatera Utara.
(Cr11/Tribun-medan.com)
Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News
Ikuti juga informasi lainnya di Facebook, Instagram dan Twitter
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Gubernur-Sumut-dari-masa-ke-masa.jpg)