Kahfi Aulia Jadi Komisaris PT KIM Masih Berusia 29 Tahun, Jadi Sorotan Netizen

Kahfi yang lahir tahun 1993 ini dilantik langsung oleh Wali Kota Medan Bobby Nasution sebagai Komisaris PT KIM pada Selasa (5/9/2023).

Tayang:
Penulis: Anisa Rahmadani | Editor: Eti Wahyuni
HO
Sosok Kahfi Aulia, anak muda berusia 29 tahun yang baru dilantik menjadi Komisaris PT Kawasan Industri Medan (KIM) 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Kahfi Aulia yang baru dilantik menjadi Komisaris PT Kawasan Industri Medan (KIM) ini banyak menjadi sorotan masyarakat. Pasalnya, Kahfi mengemban jabatan tersebut saat usianya baru 29 tahun.

Kahfi yang lahir tahun 1993 ini dilantik langsung oleh Wali Kota Medan Bobby Nasution sebagai Komisaris PT KIM pada Selasa (5/9/2023).

Diceritakan anak asli Medan ini, untuk menjabat sebagai komisaris KIM melewati proses waktu selama lima bulan. Bagi alumni FISIP USU ini, memimpin bukanlah suatu hal baru untuk dirinya.

"Iya saya baru dilantik menjadi komisaris perusahaan milik BUMN bernama PT KIM. Dimana PT ini merupakan anak usaha PT Danareksa (persero) di bidang jasa usaha, jasa pengelolaan kawasan industri," jelasnya kepada Tribun Medan, Sabtu (9/9/2023).

Dikatakan Kahfi yang berlatar belakang sebagai pengusaha di bidang jasa usaha, ia bisa menjadi komisaris PT KIM karena hasil kerja keras dan pengalamannya dalam bidang tersebut.

Baca juga: Wali Kota Medan Terima Audiensi Staf Khusus Menteri Koperasi dan UKM serta Dirut PT KIM

"Saat ini anak muda sudah banyak yang bisa memimpin. Saya bisa di sini juga karena hasil kerja keras dan pengalaman selama saya di perkuliahan hingga usai lulus kuliah," jelasnya.

Diakuinya, memang ia cukup dekat dengan Wali Kota Medan Bobby Nasution. Namun, menjadi komisaris, karena hasil kerja kerasnya.

"Bapak saya sudah almarhum, saya anak pertama dari tiga saudara. Ibu saya marga Nasution, ayah saya orang Jawa. Saya ini bukan anak siapa-siapa. Ayah saya dulu hanya pegawai swasta," terangnya.

Namun, selama perkuliahan diakuinya, dia aktif di organisasi. Selain itu, ia juga sempat membangun usaha bersama rekan-rekannya.

"Menjadi komisaris bukan lewat pendaftaran. Tapi saya juga diseleksi selama lima bulan. Kebetulan saat pemilihan hanya saya kandidatnya. Karena posisi yang saya tempati sekarang ini sudah cukup lama kosong. Ada mungkin hampir tiga tahun," jelasnya.

Menurutnya, cibiran netizen terkait dirinya bisa diangkat menjadi komisaris karena orang dalam, sudah menjadi risikonya

"Ya saya tahu itu bakal jadi risiko. Tapi kita buktikan saja kinerja kita dengan kerja keras dan usaha yang sungguh-sungguh," jelas Kahfi yang hobi membaca buku.

Menurutnya, kunci kesuksesan itu didapat dari dirinya yang hobi membaca buku serta selalu meminta restu ibunya sebelum melakukan apa pun.

"Apa ya kunci sukses saya ya banyak baca buku. Dari dulu saya hobi baca. Minimal satu hari satu buku. Kemudian saya selalu minta restu ke ibu saya biar kalau jalanin sesuatu itu hati saya tenang," jelasnya.

Saat ini dikatakan Kahfi, ia ingin membuat PT KIM lebih banyak anak muda yang berinovasi di dalam perusahaan tersebut.

"Mau bawa PT KIM seperti apa, ya itu saya pengen anak muda juga bisa terjun ke perusahaan itu. Tujuannya agar ada inovasi baru. Tapi tetap dengan arahan dari para senior," pungkasnya.

 

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved