Kekosongan Pelatih, PPLP Dispora Sumut Buka Penerimaan Pelatih Cabor Panahan

UPT Pusat Pendidikan dan Latihan Olahraga Pelajar (PPLP) Dispora Sumut membuka penerimaan pelatih untuk cabang olahraga panahan

Tayang:
TRIBUN MEDAN/HO
Atlet panahan binaan Sakera Archery Club (SAC) Medan saat melakukan latihan rutin di Lanud Soewondo beberapa waktu lalu. UPT Pusat Pendidikan dan Latihan Olahraga Pelajar (PPLP) Dispora Sumut membuka penerimaan pelatih untuk cabang olahraga panahan. 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - UPT Pusat Pendidikan dan Latihan Olahraga Pelajar (PPLP) Dispora Sumut membuka penerimaan pelatih untuk cabang olahraga panahan. Adapun posisi yang dibutuhkan PPLP Dispora Sumut dalam penerimaan pelatih cabang olahraga panahan ini adalah, head coach, asisten coach, coach strengh dan conditioning coach.

Penerimaan pelatih ini dilakukan,akibat adanya kekosongan yang terjadi di bangku kepelatihan PPLP Dispora Sumut saat ini.

"Saat ini memang ada kekosongan pelatih di cabang olahraga panahan. Penerimaan ini juga berdasarkan hasil evaluasi kita terhadap perkembangan prestasi panahan," kata Kepala UPT, PPLP Dispora Sumut, Apri Sugiarto, Kamis (21/9/2023).

Apri mengatakan, kekosongan kepelatihan di cabang olahraga panahan ini merupakan dampak dari hasil evaluasi rutin yang dilakukan PPLP Dispora Sumut terhadap penurunan prestasi pada tahun 2022-2023.

"Setiap tiga bulan kami selalu adakan evaluasi terhadap perkembangan atlet-atlet dan prestasinya. Dari perjalanan 2022-2023 ini prestasi panahan tidak menunjukkan hasil yang menggembirakan. Kemudian atas dasar hasil itu, maka ada pelatih yang kita keluarkan atau degradasi karena prestasi mereka tidak menunjukkan hasil yang menggembirakan. Ada juga pelatih yang mengundurkan diri karena bekerja," jelasnya.

Baca juga: Disbudporapar Karo Akan Lakukan Dua Event Lokal untuk Meriahkan Aquabike World Championship

Ia menuturkan pelatih panahan yang akan di terima PPLP Dispora Sumut ini harus memenuhi kriteria yang sudah ditentukan. Karena menurutnya, saat ini PPLP Dispora Sumut sangat serius untuk melakukan pembinaan terhadap atlet panahan, agar ke depannya dapat menyumbangkan prestasi untuk Sumatra Utara.

"Di panahan ini perkembangan teknologinya cukup cepat. Jadi kita membutuhkan pelatih yang update dengan perkembangan peralatan dan teknologi. Tidak hanya pengalaman itu-itu saja yang kita butuhkan. Tetapi juga harus update dengan perkembangan ilmu dan teknologi," ungkapnya.

Dengan adanya penerimaan ini, Apri berharap nantinya pelatih yang lolos tahap seleksi merupakan pelatih yang memiliki kompetensi untuk membawa prestasi untuk Sumatra Utara.

"Berharap nantinya orang orang yang dipilih adalah orang-orang yang berkualitas karena telah melalui tahapan seleksi, seperti seleksi teknik, non teknis, kesehatan, psikotes dan pengalaman serta kemampuan pelatih dalam program," pungkasnya. (cr29/Tribun-Medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved