Mahasiswa Tewas Tenggelam

Uji Coba Kapal Tanpa Awak, Mahasiswa Politeknik Batam Tewas Tenggelam, Ditemukan 15 Jam Pencarian

Kondisi mayat juga sudah mengenaskan, di mana tubuhnya sudah membengkak dan membiru.

Editor: Satia
THINKSTOCK.COM
Ilustrasi 

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Seorang mahasiswa Politeknik Batam tewas tenggelam di waduk Greenland, Batam Center, Kepulauan Riau, pada Senin (25/9/2023).  

Mahasiswa malang ini bernama M Tsaqif berusia 20 tahun.

Mayatnya ditemukan oleh tim setelah sehari tenggelam di dalam waduk.

Kondisi mayat juga sudah mengenaskan, di mana tubuhnya sudah membengkak dan membiru.

Dikutip dari Kompas.com, Humas Kantor Pencarian dan Pertolongan Tanjungpinang, Ardila Azizi mengatakan, jasad korban ditemukan setelah 15 jam dilakukannya pencarian.

“Setelah 15 jam melakukan pencarian, akhirnya jenazah M Tsaqif berhasil ditemukan,” kata melalui pesan WhatsApp, Selasa (26/9/2023).

Korban tenggelam saat menguji coba kapal tanpa awak buatannya yang akan mengikuti kontes di Jakarta pada Oktober 2023.

Awalnya, perahu yang dikendalikan dari jarak jauh itu tiba-tiba terbalik saat diuji coba.

Tsaqif kemudian secara spontan terjun ke waduk untuk menyelamatkan perahu buatannya.

Namun, saat berenang kakinya keram dan akhirnya tenggelam tertutup lumpur.

“Dasar waduk banyak lumpur, diduga korban lemas karena banyaknya lumpur, sehingga korban kelelahan hingga akhirnya tenggelam,” terang Ardila.

Sebelum hilang, korban sempat meminta bantuan kepada teman-temannya, tetapi upaya penyelamatan itu tidak berhasil.

Saat ini, jenazah mahasiswa semeter 3 jurusan teknik mesin itu sudah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Kepolisian Daerah Kepulauan Riau.

 

Artikel ini Tayang di Kompas.com

Baca Berita Tribun Medan Lainnya di Google News

Sumber: Tribun Medan
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved