Pakpak Bharat

Bupati Pakpak Bharat Franc Bernhard Tumanggor Pimpin Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila

Bupati Pakpak Bharat Franc Bernhard Tumanggor memimpin Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tingkat Kabupaten Pakpak Bharat

Tayang:
Editor: AbdiTumanggor
Diskominfo Pakpak Bharat
HARI KESAKTIAN PANCASILA: Bupati Pakpak Bharat Franc Bernhard Tumanggor memimpin Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tingkat Kabupaten Pakpak Bharat di Lapangan Napa Sengkut, Salak, Minggu (1/10/2023). (Diskominfo Pakpak Bharat) 

TRIBUN-MEDAN.COM - Bupati Pakpak Bharat Franc Bernhard Tumanggor memimpin Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tingkat Kabupaten Pakpak Bharat di Lapangan Napa Sengkut, Salak, Minggu (1/10/2023).

Bupati Franc Bernhard Tumanggor mengajak segenap hadirin, para peserta upacara, tunduk berdoa dalam hening cipta, mengenang kembali para Pahlawan Revolusi yang gugur dengan tulus ilkhlas, rela mengorbankan jiwa dan raga demi mempertahankan Indonesia yang berdaulat dan berideologi Pancasila.

HARI KESAKTIAN PANCASILA Bupati Pakpak Bharat Franc Bernhard
HARI KESAKTIAN PANCASILA: Bupati Pakpak Bharat Franc Bernhard Tumanggor memimpin Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tingkat Kabupaten Pakpak Bharat di Lapangan Napa Sengkut, Salak, Minggu (1/10/2023). (Diskominfo Pakpak Bharat)

"Mari kita mengenang para Pahlawan kusuma bangsa, khususnya Pahlawan Revolusi yang gugur dalam mempertahankan Ideologi Pancasila,"ucap Bupati.

Bupati Pakpak Bharat Franc Bernhard Tumanggor memimpin Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila
HARI KESAKTIAN PANCASILA: Bupati Pakpak Bharat Franc Bernhard Tumanggor memimpin Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tingkat Kabupaten Pakpak Bharat di Lapangan Napa Sengkut, Salak, Minggu (1/10/2023). (Diskominfo Pakpak Bharat)

Dalam upacara ini, Ketua DPRD Pakpak Bharat Hotma Ramles Tumangger membacakan Naskah Ikrar Kesaktian Pancasila, sebagai bukti komitmen dan kesetiaan dalam upaya mempertahankan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan menjaga Pancasila sebagai Ideologi Negara ini.

"Bahwa sejak diproklamasikan Kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia pada tanggal 17 Agustus 1945 pada kenyataannya telah banyak terjadi rongrongan baik dari dalam negeri maupun luar negeri terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan bahwa rongrongan tersebut dimungkinkan oleh karena kelengahan, kekurang waspadaan Bangsa Indonesia terhadap kegiatan yang berupaya untuk menumbangkan Pancasila sebagai Ideologi Negara."

(*/tribun-medan.com)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved