Syamsul Arifin Meninggal Dunia

Ada Karangan Bunga Ganjar Pranowo dan KSAD di Rumah Duka Syamsul Arifin

Selain dipadati warga, kerabat, serta pejabat, rumah duka eks Gubernur Sumut Syamsul Arifin dibanjiri karangan bunga.

Tayang:
Penulis: Muhammad Anil Rasyid | Editor: Juang Naibaho
TRIBUN MEDAN / Muhammad Anil Rasyid
Karangan bunga dari bacapres Ganjar Pranowo dan sejumlah pejabat di Indonesia berjejer sepanjang jalan menuju rumah duka Almarhum H Syamsul Arifin di Jalan Stasiun, Kelurahan Brandan Timur, Kecamatan Babalan, Kabupaten Langkat, Sumatra Utara, Rabu (18/10/2023). 

TRIBUN-MEDAN.com, LANGKAT - Selain dipadati warga, kerabat, serta pejabat, rumah duka eks Gubernur Sumut Syamsul Arifin dibanjiri karangan bunga.

Ratusan karangan bunga terlihat berjejer di sepanjang jalan menuju rumah duka di Jalan Stasiun, Kelurahan Brandan Timur, Kecamatan Babalan, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, Rabu (18/10/2023).

Di antara karangan bunga tersebut, ada yang menarik perhatian masyarakat yakni berasal dari bakal calon presiden (bacapres) Ganjar Pranowo.

"Turut berduka cita atas meninggalnya Bapak H Syamsul Arifin, SE. Ganjar Pranowo," demikin tulisan di karangan bunga tersebut.

Tampak juga karangan bunga dari Kepala Staf TNI Angkatan Darat Dudung Abdurachman di sekitar lokasi rumah duka.

Kedua karangan bunga yang berasal dari orang-orang penting di Republik Indonesia ini terpajang tepat di depan gerbang masuk rumah duka.

Suasana haru menyelimuti kepergian eks Gubernur Sumut Syamsul Arifin di Jalan Stasiun, Kelurahan Brandan Timur, Kecamatan Babalan, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara (Sumut), Rabu (18/10/2023).

Amatan wartawan di lokasi, tampak ratusan warga, kerabat, dan keluarga memadati rumah duka.

Bahkan sejumlah pejabat tampak hadir di antaranya, mantan Gubernur Sumut Edy Rahmayadi, Pj Gubernur Sumatera Utara Hassanudin, Dandim 0203/Langkat Letkol Inf M Eko Prasetyo, Kapolres Langkat AKBP Faisal Rahmat Husein Simatupang, dan forkopimda Kabupaten Langkat.

Almarhum H Syamsul Arifin diketahui meninggal dunia di RSPAD Jakarta, Selasa (17/10/2023). Syamsul Arifin tutup usia di umur 71 tahun.

Sebelum tutup usia, pria yang mendapat gelar Datuk Lelawangsa Sri Hidayatullah Putera Melayu Sahabat Semua Suku, menderita beberapa penyakit.

"Kami warga Brandan yang pasti sangat kehilangan sosok Bapak Syamsul Arifin. Ia tokoh yang begitu sangat peduli dengan masyarakat," ujar Supriyono, warga sekitar.

"Pokoknya kami warga di Langkat ini cukup kehilangan," sambungnya.

Jasad Almarhum H Syamsul Arifin dikebumikan di pemakaman umum yang berada di Kecamatan Gebang, Kabupaten Langkat.

"Lokasi pemakaman merupakan makam keluarga besar Almarhum Bapak Syamsul Arifin. Termasuk orang tua almarhum juga dikebumikan di lokasi yang sama," ujar seorang keluarga Syamsul.

Prosesi pengantaran jenazah H Syamsul Arifin dari rumah duka yang berada di Jalan Stasiun, Kelurahan Binjai Timur, Kecamatan Babalan, menuju tempat pemakaman di ke Kecamatan Gebang, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, Rabu (18/10/2023).
Prosesi pengantaran jenazah H Syamsul Arifin dari rumah duka yang berada di Jalan Stasiun, Kelurahan Binjai Timur, Kecamatan Babalan, menuju tempat pemakaman di ke Kecamatan Gebang, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, Rabu (18/10/2023). (TRIBUN MEDAN / Muhammad Anil Rasyid)

Pesan Almarhum

Plt Bupati Langkat, Syah Afandin mengatakan, abang kandungnya sempat menitipkan pesan sebelum meninggal dunia.

"Dia (Almarhum H Syamsul Arifin) meminta saya agar tetap serius dalam mengurus Kabupaten Langkat, dan itu amanah. Insya Allah akan saya jalankan dengan baik," ujar pria yang kerap disapa Ondim, Rabu (18/10/2023).

Ondim menambahkan, almarhum meninggal karena komplikasi sakit diabetes, jantung, dan ginjal.

Ondim pun mengucapkan terima kasih kepada pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten, atas segala urusan dari sejak pemulangan jenazah dari Jakarta hingga tiba di Kabupaten Langkat.

"Kami atas nama keluarga besar Abangda H Syamsul Arifin mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat, pejabat pemerintahan, baik pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten. Alhamdulillah dari sejak beliau meninggal di Jakarta semuanya terbantu dan berjalan lancar sampai hari ini," ujar Ondim.

Ondim menambahkan, atas nama keluarga besar H Syamsul Arifin memohon maaf jika semasa almarhum hidup ada membuat kesalahan yang disengaja maupun yang tidak disengaja.

"Kami atas nama keluarga memohon maaf apabila almarhum Ada melakukan kesalahan, kesilapan baik yang disengaja maupun tidak disengaja," ujar Ondim.

"Kami berharap doa dari kita semua agar almarhum tenang di alam sana dan ditempatkan di surgannya Allah SWT," sambungnya.

(cr23/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved