Tribun Wiki
Kamu Mengidap Kutu Air di Kaki? Ini Penyebab dan Cara Penyembuhannya
Sejumlah orang sering kali mengalami masalah kutu air pada bagian sela kaki dan tangan. Simak penyebab dan cara mengatasinya
TRIBUN-MEDAN.COM,- Kutu air atau tinea pedis adalah infeksi jamur yang jamak terjadi pada sebahagian masyarakat.
Biasanya, timbul ruam kemerahan dengan rasa gatal yang sangat amat luar biasa.
Jenis jamur yang kerap memicu rasa sakit dan gatal ini diakibatkan jamur dermatophytes seperti Tricophyton rubrum, Tricophyton interdigitale, dan Epidermophyton floccosum.
Baca juga: Pasien Sakit Jantung di Medan Didominasi Perempuan, Dinas Kesehatan: 2.109 Orang Gagal Jantung
Beberapa faktor yang menyebabkan terjadinya kutu air ini antara lain:
Kelembaban
Kaki yang sering basah atau lembap akibat berkeringat atau memakai sepatu ketat dapat menciptakan kondisi yang ideal bagi pertumbuhan jamur penyebab kutu air.
Terlalu sering bersentuhan dengan air, terutama air keran yang kotor dapat memicu penyebab terjadinya kutu air di sela kaki.
Baca juga: Meski Bau, Petai Ternyata Punya Manfaat Bagi Kesehatan
Untuk itu, usahakan sebisa mungkin menjaga kondisi kaki agar tetap kering.
Hindari sentuhan dengan air keran yang kotor.
Kurang menjaga kebersihan kaki
Jarang mencuci kaki dengan baik dan mengganti kaus kaki yang bersih dapat meningkatkan risiko infeksi jamur.
Kaus kaki yang kotor akibat terpapar keringat menjadi pemicu tumbuhnya jamur pada sela bagian kaki.
Sebaiknya, usahakan mengganti kaus kaki yang bersih jika beraktivitas.
Baca juga: Memanaskan Sayur Bayam Berulangkali Tidak Direkomendasikan Bagi Kesehatan
Penggunaan sarana publik
Menggunakan sarana publik seperti pemandian umum atau kolam renang dapat meningkatkan risiko terkena infeksi jamur penyebab kutu air.
Bisa saja, kotoran yang ada pada kolam renang atau pemandian umum mempercepat tumbuhnya jamur.
Baca juga: 10 Manfaat Cengkih Bagi Kesehatan, Cocok untuk Sakit Gigi dan Peradangan
Cara Mengatasi Kutu Air
Ada beberapa hal yang perlu kamu lakukan untuk mengatasi masalah kutu air.
Simak langkah-langkah berikut.
Caranya pun sangat mudah dan gampang.
Baca juga: Glukosa dan Fruktosa Itu Berbeda, Ini Dampaknya Bagi Kesehatan
Jaga kebersihan kaki
Cuci kaki dengan air hangat dan sabun secara teratur, terutama setelah beraktivitas yang membuat kaki berkeringat.
Pastikan juga untuk mengeringkan kaki dengan baik setelah mencuci.
Usahakan mengelap kaki hingga kering.
Jangan biarkan air tersisa di sela jari.
Gunakan sepatu yang sesuai
Pilihlah sepatu yang nyaman dan memiliki sirkulasi udara yang baik untuk mencegah kelembapan berlebih pada kaki.
Jangan gunakan sepatu yang terlalu sempit.
Sepatu yang terlalu sempit menyebabkan kaki lebih mudah berkeringat.
Kondisi ini akan mempercepat proses tumbuhnya jamur.
Gunakan kaus kaki bersih
Ganti kaus kaki secara teratur, terutama jika kaki sering berkeringat.
Pilihlah kaus kaki yang terbuat dari bahan yang dapat menyerap kelembapan.
Jika kaus kaki sudah lembab dan terkena keringat, segera ganti.
Jangan biarkan terlalu lama dipakai, karena selain bisa memicu penyebab kutu air, kaki akan menjadi bau.
Hindari berjalan di area yang lembap
Usahakan untuk menghindari berjalan di area yang lembap seperti kolam renang umum atau lantai yang basah.
Gunakan obat antijamur
Jika infeksi kutu air sudah terjadi, konsultasikan dengan dokter atau apoteker untuk mendapatkan obat antijamur yang sesuai.
Obat antijamur dapat berupa krim, salep, atau obat minum, tergantung pada tingkat keparahan infeksi.
Jaga kebersihan lingkungan
Pastikan lingkungan sekitar, seperti alas kaki, handuk, dan perlengkapan mandi, tetap bersih dan kering untuk mencegah penyebaran jamur.
Jika gejala kutu air tidak membaik setelah penggunaan obat antijamur atau jika infeksi semakin parah, segera konsultasikan dengan dokter untuk evaluasi dan penanganan lebih lanjut.(tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/penyakit-kutu-air.jpg)