Travel

Pamah View, Objek Wisata yang Cocok untuk Habiskan Waktu Libur Bersama Keluarga

Pamah View yang ada di Kabupaten Langkat merupakan objek wisata yang cocok untuk menghabiskan waktu libur bersama keluarga

Penulis: Indra Gunawan | Editor: Array A Argus
TRIBUN MEDAN/INDRA GUNAWAN
Suasana objek wisata Pamah View di Kabupaten Langkat yang tampak ramai ketika akhir pekan 

TRIBUN-MEDAN.COM,LANGKAT- Pamah View merupakan satu diantara objek wisata favorit di Sumatera Utara.

Lokasinya berada di Dusun Pamah Semelir, Desa Telagah, Kecamatan Sei Bingai, Kabupaten Langkat.

Dari Kota Medan, lokasi wisata ini bisa ditempuh selama dua jam.

Meski sedikit agak capek saat menempuh jalan ke lokasi.

Namun rasa capek Anda akan hilang begitu tiba di lokasi.

Sebab, lokasi wisata ini terasa sejuk dengan panorama alam yang begitu indah.

Pamah View langkat
Sejumlah wisatawan saat berfoto di lokasi wisata Pamah View, yang ada di Kabupaten Langkat

Banyak hal yang bisa dilakukan di lokasi wisata ini.

Hal ini lantaran banyak spot cantik untuk berfoto.

Adanya aliran sungai dan air terjun di lokasi membuat lokasi wisata ini beda dari objek wisata lainnya di Sumatra Utara.

Anak-anak dipastikan tidak akan kecewa ketika sampai di tempat ini.

Sebab, untuk tempat mandi ada disediakan sungai dengan lokasi titik dan kedalam air yang berbeda-beda.

Jernihnya air sungai membuat banyak wisatawan betah untuk lama-lama di sekitar lokasi. 

Di lokasi wisata ini juga terdapat banyak orang yang menghabiskan waktu liburan dengan camping.

Mereka camping di pinggir sungai yang juga tidak jauh dari lokasi air terjun.

Untuk camping di lokasi, pengunjung bisa menyewa tenda kepada pihak pengelola. 

Untuk harga tiket masuk anak-anak dikenakan Rp 10 ribu per orang.

Sementara untuk yang dewasa harganya Rp 20 ribu.

Untuk harga pondok hanya dipatok 50 ribu. 

Pengunjung juga bisa menginap di penginapan yang telah disediakan oleh pengelola.

Harganya ada yang mencapai Rp 600 ribu dengan fasilitas yang memadai.

Banyaknya cafe di lokasi menambah keseruan suasana, khususnya ketika menikmati kopi di malam hari.

Karena lokasi wisata berada di area pegunungan, jaringan selular sulit didapatkan. 

Agar bisa tetap lancar berkomunikasi, pihak pengelola menyediakan layanan wifi berbayar.

Untuk satu handphone dikenakan biaya hanya Rp 10 ribu untuk satu hari.(dra/tribun-medan.com)

Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News

Ikuti juga informasi lainnya di FacebookInstagram dan Twitter     

Sumber: Tribun Medan
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    Berita Populer

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved