Breaking News

Berita Seleb

NASIB Anak Sarita Abdul Mukti, Kafenya Disegel Permanen Gegara Ulah Pengunjung, Tangisi 56 Karyawan

Kafe Shakilla disegel permanen oleh Pemprov DKI Jakarta. Mengetahui hal itu, Shakilla pun syok sekaligus kalang kabut memikirkan nasib 56 karyawannya.

Instagram
NASIB Anak Sarita Abdul Mukti, Kafenya Disegel Permanen Gegara Ulah Pengunjung, Tangisi 56 Karyawan 

TRIBUN-MEDAN.com - Nasib anak Sarita Abdul Mukti, Shakilla Astari usai kafenya disegel permanen gegara ulah pengunjung.

Shakilla Astari pun menangisi nasib 56 karyawannya.

Nasib apes menimpa anak Sarita Abdul Mukti dan Faisal Harris, Shakilla Astari.

Anak Sarita Abul Mukti sedih lantaran kafe miliknya disegel permanen.

Potret pemilik dan karyawan Kloud Sky Dining & Lounge, Senopati, Jakarta Selatan, yang kafenya ditutup permanen Satpol PP DKI Jakarta, Selasa (28/11/2023).
Potret pemilik dan karyawan Kloud Sky Dining & Lounge, Senopati, Jakarta Selatan, yang kafenya ditutup permanen Satpol PP DKI Jakarta, Selasa (28/11/2023). (Dokumentasi Pemilik Kloud Sky Dining & Lounge)

Kafenya disegel permanen, anak Sarita Abdul Mukti tangisi 56 karyawannya yang kehilangan pekerjaan.

Lantas apa penyebab kafe anak Sarita Abdul Mukti disegel permanen?

Seperti diketahui, Shakilla Astari belum lama ini membuka kafe bernama Kloud Sky Dining & Lounge.

Namun, kafe Shakilla disegel permanen oleh Pemprov DKI Jakarta.

Baca juga: Viral Caleg DPRD Ngamuk Gegara Masalah Parkir, Sempat Ancam Ibu dan Anak TK

Kafe itu disegel permanen karena ada pengunjung yang kedapatan membawa narkoba.

Mengetahui hal itu, Shakilla pun syok sekaligus sedih.

Ia pun kalang kabut memikirkan nasib 56 karyawannya.

Dilansir dari Tribunstyle.com, Shakilla terlihat gelisah hingga berulangkali membenahi tempat duduknya.

Pemilik Kloud Sky Dining & Lounge, Ramdana Darmawan dan Shakila Astari saat menggelar konferensi pers di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (27/11/2023)
Pemilik Kloud Sky Dining & Lounge, Ramdana Darmawan dan Shakila Astari saat menggelar konferensi pers di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Ia mengaku hal ini menjadi pukulan berat untuknya.

"Sebagai pengusaha tentu ini menjadi pukulan berat. Lebih dari itu, sebagai sesama manusia, saya juga memikirkan nasib para karyawan setelah ini," ujar Shakilla Astari ditemui di sebuah kafe di Jakarta Selatan, Selasa (28/11/2023)

Ia juga syok tak karuan.

Baca juga: VIRAL Bocah Juara 2 Nangis Dicurangi Lomba Renang, Nasibnya Jadi Sorotan Menpora, Kini Juara Kembar

"Shock banget, tapi mau gimana lagi," celetuk Shakilla sembari menghela napas dalam-dalam kemudian mengembuskannya secara perlahan

Saat sesi wawancara, kesedihan tampak membaluri wajahnya.

Namun, ia tampak ditenangkan oleh rekan kerjanya yang juga pemilik Kloud Sky Dining and Lounge, Ramdana Darmawan.

Seperti diketahui, penutupan yang dilakukan Satpol PP pada Selasa (28/11/2023) dilakukan setelah pencabutan izin usaha Kloud Sky Dining & Lounge.

Satpol PP juga mendapat surat rekomendasi dari Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif DKI Jakarta.

Shakilla tak menyangka pihaknya bisa 'kecolongan'.

Baca juga: Viral, Pasangan di India Sewa Pesawat Untuk Lokasi Resepsi, 350 Tamu Diajak Terbang Selama 3 Jam

Shakilla dan investor lain bingung. Para karyawan juga tak kalah sedih.

"Aku membayangkan bagaimana nasib mereka. Jadi, sekarang pikiranku terbelah. Selain menghadapi kenyataan usahaku berhenti, aku juga membayangkan sedihnya para karyawan," tukas Shakilla.

Shakilla menyebut karyawannya masih berharap usaha itu tetap buka.

"Mereka selalu nanya, apakah mungkin bisa dibuka lagi. Mereka bercurah sedih karena mencari pekerjaan di masa sekarang ini kan nggak gampang,"katanya.

"Aku ingin happy, membuat keluarga happy dan bisa bermanfaat bagi banyak orang," tandasnya.

Dilansir dari Kompas.com, Kafe Kloud Sky Dining & Lounge, Senopati, Jakarta Selatan, ditutup permanen oleh Satpol PP DKI Jakarta karena kasus narkoba.

Kafe itu disegel setelah aparat kepolisian menemukan beberapa pil ekstasi saat menggelar razia, Minggu (19/11/2023).

Dari razia itu, tiga orang berinisial A, D, dan H (pengunjung kafe) ditangkap dan ditetapkan sebagai tersangka.

A adalah seorang pengguna yang kedapatan memakai barang haram itu di dalam kafe.

Sementara itu, H merupakan pengedar ekstasi dan D seorang bandar narkoba.

Shakilla pemilik kafe berharap diberi kesempatan kedua oleh Pemrov DKI.

Ia berjanji akan membuat aturan lebih ketat.

“Jika diberikan kesempatan, kami akan lebih memperketat SOP agar peristiwa serupa tidak terjadi. Kami akan melakukan screening dengan ketat kepada para pengunjung yang datang. Masalah ini akan menjadi pembelajaran buat saya,” tutur dia.

“Kami sudah berupaya untuk menjalankan usaha dengan tertib, sesuai aturan yang berlaku, tetapi hanya karena ada pengunjung yang membawa barang terlarang dari luar, kami yang kena getahnya,” kata Ramdanm, rekan kerja Shakilla.

(*/tribun-medan.com) 

Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News

IKuti juga informasi lainnya di Facebook, Instagram dan Twitter

 

Artikel ini telah tayang di Grid.ID

 

Sumber: Grid.ID
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved