Erupsi Gunung Marapi

IDENTITAS 14 Mahasiswa Politeknik Negeri Padang Jadi Korban Erupsi Gunung Marapi, 2 Orang Tewas

Berikut identitas mahasiswa Politeknik Negeri Padang (PNP) yang menjadi korban erupsi Gunung Marapi dimana dua diantaranya meninggal dunia

Tayang:
Istimewa
Mahasiswi PNP Zhafirah Zahrim Febrina (kiri) dan potret evakuasi korban erupsi Gunung Marapi Sumbar 

TRIBUN-MEDAN.COM – Berikut identitas mahasiswa Politeknik Negeri Padang (PNP) yang menjadi korban erupsi Gunung Marapi.

Adapun diketahui, dua mahasiswa PNP jadi korban erupsi Gunung Marapi dan dinyatakan meninggal dunia.

Sementara 6 mahasiswa lainnya masih dalam pencarian.

Disisi lain, beberapa mahasiswa PNP itu berhasil dievakuasi selamat dan ada juga yang mengalami luka bakar.

Berikut Tribun-Medan.com merangkum identitas 14 mahasiswa/i PNP yang jadi korban erupsi Gunung Marapi.

Adapun 8 dari 14 mahasiswa PNP berhasil dievakuasi.

Hal ini dikonfirmasi Direktur PNP, Surfa Yondri, saat dihubungi, Selasa (5/12/2023).

"Delapan berhasil dievakuasi," katanya.

Petugas Gabungan Berhasil Evakuasi Korban Erupsi Gunung Marapi Sumbar
Petugas Gabungan Berhasil Evakuasi Korban Erupsi Gunung Marapi Sumbar (Tribunpadang)


Ia menambahkan dari delapan yang berhasil dievakuasi tersebut, dua orang mahasiswa dinyatakan meninggal dunia.

Keduanya ialah Muhammad Alpikri dan Muhammad Teguh Amanda.

Mereka merupakan mahasiswa D4 Perancangan Jalan dan Jembatan PNP semester III.

Sementara empat mahasiswa yang dievakuasi selamat tengah menjalani perawatan di rumah sakit.

Keempat orang ini ialah Zhafirah Zahrim Febrina.

Ia mengalami luka bakar dirujuk dari RSAM Bukittinggi ke RSUP M Djamil Padang.

Baca juga: UPDATE Korban Erupsi Gunung Marapi, 11 Pendaki Tewas, 8 Jenazah Belum Bisa Dievakuasi Turun

Baca juga: Bertambah Lagi! Inilah Daftar 5 Korban Erupsi Gunung Marapi Sumbar yang Meninggal Dievakuasi Tim


Lalu Ahmad Firman, mengalami luka bakar 60 persen dirawat di RSAM Bukittinggi.

"Muhamad Fadli tengah dirawat di RSUD Padang Panjang, dan direncanakan operasi kaki hari ini," katanya.

Kemudian Rofid Al Hakim, dirawat di RSUD Padang Panjang, mengalami memar dan luka bakar di kedua tangan.

Sementara dua mahasiswa lainnya sudah diperbolehkan pulang, yakni Bima Pratama Nasra dan Irvanda Mulya

"6 orang sedang dalam pencarian," ujar Surfa Yondri.

Sebelumnya, 14 mahasiswa itu pergi naik gunung pada Jumat (1/12/2023) bersama-sama. 

Mereka berencana bakal pulang pada Minggu (3/12/2023), tepat dihari gunung itu meletus.

Berikut ini nama-nama 14 mahasiswa PNP yang menjadi korban erupsi Gunung Marapi dan masih dalam pencarian.

A. Prodi D3 Teknik Sipil

  1. Aditya Prasetyo
  2. Ahmad Firman
  3. Yasirli Amri
  4.  Zhafirah Zahrim Febrina

B. Prodi Sarjana Terapan Perancangan Jalan dan Jembatan

1. Bima Pratama Nasra
2. Filhan Alfiqh Faizin
3. Irfandi Putra
4. Irvanda Mulya
5. Muhammad Alpikri
6. Muhammad Fadly
7. Muhammad Teguh Amanda
8. Rofid Al Hakim
9. Wahlul Alde Putra
10. Zikri Habibi

Baca juga: Inilah 68 Gunung Api Aktif di Indonesia yang Perlu Anda Ketahui

Baca juga: Korban Erupsi Gunung Marapi Bertambah, 5 dari 8 yang Berhasil Dievakuasi Meninggal Dunia di RSAM

Update Korban Erupsi Gunung Marapi

Diketahui, erupsi Gunung Marapi pada Minggu (3/12/2023) pukul 14.54 WIB melontarkan abu vulkanik setinggi 3.000 meter dari atas puncak.

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) dalam keterangan tertulisnya menyebut, erupsi terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 30 mm dan durasi sementara lebih kurang 4 menit 41 detik.

Pasca erupsi, Gunung Marapi berada pada Status Level II (Waspada).

Rekomendasi dari PVMBG, masyarakat disekitar Gunung Marapi dan pengunjung/wisatawan tidak diperbolehkan mendaki Gunung api Marapi pada radius 3 kilometer dari kawah atau puncak.

Sejauh ini terkonfirmasi sebanyak 75 pendaki berada di Gunung Marapi saat erupsi terjadi. Petugas gabungan hingga Senin (3/12/2023) malam telah mengevakuasi 55 orang di antaranya.

Puluhan korban erupsi Gunung Marapi di Kabupaten Agam dan Tanah Datar, Sumatera Barat (Sumbar) masih dilakukan upaya pencarian dan dievakuasi oleh tim SAR gabungan pada Selasa (5/12/2023). Hingga saat ini, sekitar 20 pendaki masih terjebak di kawasan Gunung Marapi. Data data website BKSDA Sumbar, saat terjadi erupsi Gunung Marapi yang terletak di dua daerah Kabupaten Agam dan Tanah Datar, Sumatera Barat, itu pada Minggu (3/12/2023), ada 75 pendaki yang berada di atas gunung. (HO)
Puluhan korban erupsi Gunung Marapi di Kabupaten Agam dan Tanah Datar, Sumatera Barat (Sumbar) masih dilakukan upaya pencarian dan dievakuasi oleh tim SAR gabungan pada Selasa (5/12/2023). Hingga saat ini, sekitar 20 pendaki masih terjebak di kawasan Gunung Marapi. Data data website BKSDA Sumbar, saat terjadi erupsi Gunung Marapi yang terletak di dua daerah Kabupaten Agam dan Tanah Datar, Sumatera Barat, itu pada Minggu (3/12/2023), ada 75 pendaki yang berada di atas gunung. (HO) (HO)


Dari jumlah yang telah dievakuasi itu, sebanyak tiga orang dievakuasi dalam keadaan meninggal dan indentitasnya telah diketahui.

Sementara 20 pendaki lainnya, delapan orang masih dalam proses evakuasi yang kondisinya juga sudah terkonfirmasi meninggal dunia.

Adapun 12 orang lainnya masih dalam pencarian.

(*/TRIBUN-MEDAN.com) 

 

Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News

Ikuti juga informasi lainnya di FacebookInstagram dan Twitter

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved