Viral Medsos

SOSOK Mayjen TNI Izak Pangemanan Angkat Bicara Pembebasan Pilot Susi Air Kapten Philip Mark Merthens

Pangdam XVII Cenderawasih Mayor Jenderal TNI Izak Pangemanan menyebutkan tidak ada pengerahan pasukan untuk membebaskan pilot Susi Air

Editor: AbdiTumanggor
ho
Sosok Panglima Kodam (Pangdam) XVII Cenderawasih Mayor Jenderal (Mayjen) TNI Izak Pangemanan. (HO) 

TRIBUN-MEDAN.COM - Sosok Panglima Kodam (Pangdam) XVII Cenderawasih Mayor Jenderal (Mayjen) TNI Izak Pangemanan angkat bicara terkait pembebasan pilot Susi Air Kapten Philip Mark Merthens yang hingga saat ini masih disandera oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua.

Upaya pembebasan Philip, kata Pangdam, masih menggunakan pola yang sama yaitu negosiasi dengan melibatkan sejumlah pihak.

Menurutnya, negosiasi dikedepankan untuk meminimalkan jatuhnya korban.

Ia menegaskan, tidak ada pengerahan pasukan untuk membebaskan Philip Mark Merthens.

"Selain itu juga prajurit TNI yang bertugas di wilayah itu lebih mengedepankan kegiatan atau operasi teritorial guna meningkatkan kepercayaan pada aparat keamanan," ungkap Mayjen TNI Izak dalam keterangannya dikutip Jumat (15/12/2023).

PILOT SUSI AIR - Kondisi Pilot Susi Air Kapten Philips Max Marten (Tengah) kembali diancam akan ditembak mati oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pimpinan Egianus Kogoya di Kabupaten Nduga, Papua Pegununungan. (Tribun-Papua.com/Istimewa)
PILOT SUSI AIR - Kondisi Pilot Susi Air Kapten Philips Max Marten (Tengah) yang ditawan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pimpinan Egianus Kogoya di Kabupaten Nduga, Papua Pegununungan. (Tribun-Papua.com/Istimewa) 

Kapten Philip Disebut Masih Hidup

Mayjen TNI Izak Pangemanan mengungkapkan, dari laporan yang diterimanya, kondisi pilot berkewarganegaraan Selandia Baru tersebut dalam keadaan sehat.

"Pilot Philip Mark Merthens yang disandera sejak tanggal 7 Februari 2023 itu memang sudah 10 bulan bersama KKB pimpinan Egianus Kogoya yang menyanderanya sesaat setelah mendaratkan pesawat di lapangan terbang Paro," ungkapnya.

Pangdam meminta Egianus Kogoya dan kelompoknya segera membebaskan sandera.

Menurutnya aparat tidak akan melakukan pengejaran atau operasi militer untuk membebaskan sandera.

"Kami tidak mau masyarakat terdampak bisa dilakukan operasi-operasi tersebut," katanya.

Sosok Mayjen TNI Izak Pangemanan 

Sosok Mayjen TNI Izak Pangemanan, jenderal Kopassus yang baru-baru ini sempat menghebohkan ketika menenteng senjata api laras panjang saat patroli di wilayah pegunungan Papua.

Ia turut membantu Polri menumpas KKB Papua di Yahukimo. "Aksi teror yang dilakukan KKB Papua sudah sangat meresahkan sehingga tidak bisa dibiarkan karena membuat masyarakat tidak dapat beraktivitas dengan tenang." ujar Izak ketika itu.

Diketahui, Mayjen Izak Pangemanan menjadi Panglima Kodam (Pangdam) XVII/Cenderawasih sejak April 2023.

Pengangkatan itu tertuang dalam surat Keputusan Panglima Tentara Nasional Indonesia Nomor Kep/426/IV/2023 tentang Pemberhentian dari dan Pengangkatan dalam Jabatan di Lingkungan TNI pada 27 April 2023. Izak Pangemanan menggantikan Mayjen Muhammad Saleh Mustafa yang ditarik menjadi Perwira Staf Ahli Tingkat III KSAD Bidang Sosbudkum HAM dan Narkoba.

Izak Pangemanan sebelumnya menduduki posisi sebagai Kepala Staf Komando Gabungan Wilayah Pertahanan III (Kaskogabwilhan III). Kemudian, posisinya di Kaskogabwilhan III diisi oleh Marsma TNI Deni Hasoloan Simanjuntak, adik kandung Jenderal TNI Maruli Simanjuntak.

Sosok Panglima Kodam (Pangdam) XVII Cenderawasih Mayor Jenderal TNI Izak Pangemanan
Sosok Panglima Kodam (Pangdam) XVII Cenderawasih Mayor Jenderal (Mayjen) TNI Izak Pangemanan. (HO)

Profil Mayjen TNI Izak Pangemanan

Halaman
123
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved