Tribun Wiki
23 Desember 2023 Memperingati Hari Apa? Ternyata Ada Kaisar yang Lahir di Tanggal Ini
Pada tanggal 23 Desember 2023, ada peringatan yang dirayakan oleh masyarakat di belahan dunia. Apa itu, simak ulasannya
TRIBUN-MEDAN.COM,- Mungkin masih ada yang bertanya, tanggal 23 Desember 2023 memperingati hari apa.
Tahu kah kamu, bahwa setiap tanggal 23 Desember diperingati sebagai hari HumanLight.
HumanLight ini merupakan sebuah peringatan untuk menyambut musim libur.
Disisi lain, pada tanggal 23 Desember, menjadi kelahiran seorang tokoh penting di Jepang.
Lantas, bagaimana penjelasan tentang tanggal 23 Desember, berikut ulasannya.
HumanLight
Setiap tanggal 23 Desember, dunia merayakan peringatan HumanLight.
Pada hari ini di sejumlah negara memiliki perayaan seperti pesta untuk menyambut musim liburan. Inti dari peringatan ini yaitu untuk mempromosikan perdamaian di dunia.
Melansir dari National Today, perayaan ini pertama kali didirikan oleh para pemimpin “Jaringan Humanis New Jersey” pada tahun 2001.
Mereka mendirikan hari itu untuk memberdayakan masyarakat sekuler dalam memperingati musim liburan bulan Desember tanpa mengganggu hari libur lainnya.
HumanLight bertujuan untuk mendorong semua orang, tidak memandang suku, agama dan ras, untuk saling peduli dan merayakan liburan bersama-sama.
HumanLight diciptakan sebagai nilai-nilai kemanusiaan yang positif, sekuler, berupa akal, kasih sayang, kemanusiaan, dan harapan.
Harapannya menciptakan masa depan yang bahagia, adil dan damai bagi dunia.
Perayaan pertama diadakan pada bulan Desember 2001 di Verona, New Jersey di bawah kepemimpinan Dr. Paul Kurtz.
Sejak saat itu, banyaki organisasi dan individu sekuler, humanis, dan ateis telah mengadopsi HumanLight sebagai bagian dari tradisi bulan Desember mereka.
Pada tahun 2004, HumanLight baru diakui oleh “American Humanist Association” sebagai peristiwa penting yang berkontribusi terhadap pertumbuhan dan perkembangan komunitas humanis.
Lahirnya Kaisar Jepang
Pada tanggal 23 Desember 1933, tokoh penting di Jepang Lahir.
Ia adalah Kaisar Jepang ke 125 bernama Akihito.
Akihito lahir di Tokyo.
Akihito merupakan anak pasangan dari Kaisar Jepang, Hirohito dan Nagako.
Saat kota Tokyo dibom oleh pihak Amerika pada Maret 1945, ia dan adiknya, Pangeran Masahito (bergelar Pangeran Hitachi), dipindahkan dari Tokyo.
Ketika masa pendudukan Amerika selepas Perang Dunia II, Akihito belajar Inggris dan tata krama Barat dengan Elizabeth Gray Vining, guru wanita asal Amerika Serikat yang tugas utamanya adalah memperkenalkan dan mengajarkan asas-asas demokrasi kepadanya.
Akihito kuliah sebentar di Jurusan Ilmu Politik di Universitas Gakushuin di Tokyo, meski tidak sampai menerima ijazah.
Seperti ayahnya, ia menyukai biologi laut dan mempelajarinya sungguh-sungguh.
Ia juga senang mendengarkan musik, klasik maupun jazz, dan sering bermain tenis dan bridge.
(tribun-medan.com)
Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News
Ikuti juga informasi lainnya di Facebook, Instagram dan Twitter
Berita viral lainnya di Tribun Medan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/ilustrasi-perdamaian-dunia.jpg)