PON

Target Emas Cabor Balap Motor Sumut di PON 2024, Tetap Ngebut Meski Punya Kendala

Membawa 4 atlet untuk mengisi 3 tiga kelas balap motor yang dipertandingkan, pembalap motor Sumut yakin dapat mempersembahkan emas. 

Penulis: Anugrah Nasution | Editor: Ayu Prasandi
HO
Para pembalap PON asal Sumut usai menggelar latihan di sirkuit Pancing, Kabupaten Deli Serdang beberapa waktu lalu. 

TRIBUN-MEDAN. com, MEDAN - Menjadi tuan rumah pada ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) ke XXI 2024 Aceh Sumut adalah modal besar bagi atlet asal Sumatera Utara meraih prestasinya.

Salah satunya yang paling optimistis adalah cabang olahraga balap motor. 

Membawa 4 atlet untuk mengisi 3 tiga kelas balap motor yang dipertandingkan, pembalap motor Sumut yakin dapat mempersembahkan emas. 

Pelatih cabor balap motor Sumut, Yuserdy Sugiarto, mengatakan, 4 atlet balapan motor yang akan membawa nama Sumut adalah, Andrian Hamonangan Aritonang asal Medan, Deri Satio asal Deli Serdang, Ikhsan asal Sergei dan Fahri Irawan asal Asahan. 

Kini keempatnya tengah fokus menjalani latihan rutin di sirkuit Pancing, Deli Serdang. 

"Uda pelatda atlet utama itu ada 4  dan 4  untuk cadangan. Yang dewasa itu 20 hingga 25 untuk kelas perorangan, modifikasi dan beregu. Progres atlet kita cukup baik. Untuk persiapan sejauh ini sudah baik dan kemarin pada uji fisik juga semakin baik. Untuk try out untuk yang mengikuti di Kisaran dan atlet pelatda PON mendominasi," kata Yuserdy kepada tribun, Selasa (26/12/2023). 

"Target kita setinggi tingginya agar dapat emas. Ya paling besar semua dapat kita dominasi. Untuk realistis dari tiga kelas kita bisa dapat emas," sambungnya. 

Sebagai tuan rumah dia ingin memperlihatkan bahwa Sumut memiliki pembalap yang handal.

Meskipun dalam pengembangan kemampuan para atlet menemukan banyak kendala. 

"Sebagai tuan rumah kita punya motivasi paling tinggi. Karena itu kami minta masyarakat Sumut untuk selalu memberikan support dan doa nya agar seluruh apa yang kita ingin capai bisa tercapai," sebut mantan pembalap itu. 

Yuserdy mengatakan, selama menjalani latihan, para pembalap memperlihatkan kemajuan, baik dalam segi fisik dan kemampuan. 

Latihan para pembalap PON Sumut digelar di sirkuit Pancing. Untuk latihan ada sesi waktu hujan dan waktu normal sebanyak 10 sesi setiap minggunya. 

Namun kendala sarana latihan adalah tantangan yang dihadapi selama ini.

Apalagi pada PON tahun depan, pembalap asal Sumut akan menghadapi atlet dari DKI, Jawa Barat dan Jawa Timur yang memiliki akademi balapan dan sarana yang baik. 

"Mereka itu balapan sudah dibuat sejak dini dan disana banyak akademik balap. Sarana dan prasarana mereka lebih banyak juga. Di sini juga event masih sangat kurang tapi begitu pun kita masih optimistis karena kita ikut turnamen di luar kota walau kadang dengan pembiayaan sendiri," ujarnya. 

Dengan berbagai kondisi yang ada, Yuserdy tetap meminta agar para atlet memanfaatkan waktu yang ada sebelum laga PON untuk tetap berlatih. 

"Ya kita minta agar anak anak fokus latihan agar nanti kita bisa borong emas di PON," katanya.

(cr17/tribun-medan.com) 

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved