Nobar Debat Capres
Relawan Bobby Nasution Nilai Anies Baswedan tak Layak Bicara Etika: Bukan Pemimpin Baik
Ketua Rumah Kolaborasi Bobby Nasution (RKBN) M Asril menilai Anies Baswedan bukan sosok yang baik sehingga layak soal berbicara etika.
Penulis: Anugrah Nasution | Editor: Hendrik Naipospos
TRIBUN-MEDAN. com, MEDAN - Ketua Rumah Kolaborasi Bobby Nasution (RKBN) M Asril menilai Anies Baswedan bukan sosok yang baik sehingga layak soal berbicara etika.
Pernyataan itu menanggapi debat presiden ke tiga yang digelar KPU pada Minggu (7/1/2024) malam.
Dalam debat, Anies Baswedan menyinggung Prabowo Subianto soal etika karena berpasangan dengan Gibran meski Mahkamah Konstitusi (MK) telah menyebut pelanggaran etik.
"Jadi calon pemimpin yang tidak memberi contoh yang baik pada masyarakat tidak layak berbicara etik," kata M Asril kepada tribun, Senin (8/1/2024).
Asril mengatakan, pemimpin adalah contoh bagi masyarakat dan orang lain. Menurutnya pemimpin yang kurang baik tidak layak dipilih.
"Ada calon lain yang menyindir, memburukan, tapi kita tidak ingin memburukkan calon lain. Namun pemimpin yang tidak baik tidak layak bicara etika," kata Asril.
Asril menilai pada debat calon presiden ke tiga dengan tema pertahanan, keamanan, hubungan internasional dan geopolitik, Prabowo Subianto memberikan gagasan yang lebih baik dari calon lainnya.
Seperti peningkatan anggaran bagi pertahanan, alustsista hingga keberlanjutan politik luar negeri.
"Pak Prabowo expert di situ. Karena merupakan bidangnya dan kami melihat bagaimana tadi menjamin keamanan, menjalin hubungan dengan dunia internasional dan pak Prabowo lebih baik dalam menyampaikan gagasannya," kata Asril.
Pada debat semalam, Prabowo menurut Asril kembali meyakinkan masyarakat untuk memilihnya pada pemilihan umum yang menyisakan waktu 36 hari lagi.
Dia yakin Prabowo dan Gibran akan memenangkan pemilihan umum 14 Februari 2024 dalam satu putaran.
"Debat ini penting bagaimana masyarakat yang belum menentukan pilihan bisa melihat calon yang ingin dia dukung. Kami yakin Prabowo dan Gibran bisa menang satu putaran," tutupnya.
(cr17/tribun-medan.com)
| KRONOLOGI Dokter Internship Meninggal Dunia, Myta Aprilia Tetap Jaga Malam Saat Sesak Napas |
|
|---|
| Kepala Dinas Penabrak Siswa SD Saat Jajan hingga Tewas 1 Diperiksa, Orangtua Korban Tak Mau Damai |
|
|---|
| Berbeda dengan Daerah Lain, May Day di Bandung Malah Ricuh, Massa Bakar Pos Polisi hingga Videotron |
|
|---|
| Telusuri Sudut Kota Medan, Ngaspal Bareng Bapack Tunjukkan Solidaritas Bikers Honda PCX |
|
|---|
| Bukan Sekadar Exhibition, Honda Premium Matic Day Hadirkan Pesta Skutik Premium Penuh Warna |
|
|---|