Kumpulan Doa
Doa Sesudah Haid beserta Hukum Mandi Wajib
Mandi wajib adalah mandi yang dilakukan umat Islam untuk membersihkan hadas besar dari tubuhnya.
Penulis: Rizky Aisyah | Editor: Randy P.F Hutagaol
TRIBUN-MEDAN.com - Mandi wajib dilakukan umat Islam untuk membersihkan hadas besar dari tubuhnya.
Sebelum melakukannya, Anda harus membaca terlebih dahulu doa/niat mandi wajib.
Pada dasarnya ada dua jenis hadas yang dikenal dalam Islam. Yang pertama adalah hadas kecil yang dapat dibersihkan dengan berwudhu.
Yang kedua adalah hadas besar yang perlu dibersihkan dengan cara mandi. Menstruasi, pendarahan nifas, dan hubungan seksual adalah tiga penyebab utama mandi wajib.
Mensucikan diri dari hadas besar merupakan syarat mutlak bersuci. Tanpa mandi wajib maka ibadah termasuk shalat tidak sah.
Doa Sesudah Haid
نَوَيْتُ الْغُسْلَ لِرَفْعِ الْحَدَثِ اْلاَكْبَرِ فَرْضًا ِللهِ تَعَالَى
Nawaitul ghusla liraf 'il hadatsil akbari fardhal lillaahi ta'aala
Artinya:
"Aku berniat mandi wajib untuk mensucikan tubuh dari hadas besar fardu karena Allah Ta'ala."
Tata cara mandi wajib setelah haid
1. Membasuh Kemaluan dengan Wewangian
Usai membaca niat doa mandi bersih saat haid, muslimah menyiapkan kapas yang direndam dalam wewangian atau parfum bebas alkohol. Lalu, bersihkan kemaluan dengan kapas.
Pastikan wewangian atau cologne yang Anda gunakan aman untuk area kemaluan. Sebab, area tersebut cukup sensitif.
Hal ini sesuai dengan ajaran Nabi Muhammad SAW ketika beliau ditanya oleh seorang wanita Anshar. 'Bagaimana aku mandi dari haid?' Beliau pun menjawab: "Ambillah sepotong kapas yang dilumuri dengan minyak wangi lalu bersihkan dengan itu."
2. Bersihkan kedua telapak tangan
Lalu, bersihkan kedua telapak tangan. Wanita muslim dapat melakukannya dengan menggunakan tangan kanannya untuk menyiram atau mencuci tangan kirinya. Kebalikannya juga diulangi sebanyak tiga kali. Untuk menjaga kebersihan, wanita muslim boleh bergantian menggunakan sabun.
3. Bersihkan seluruh tubuh
Setelahnya, para muslimah bisa mandi seperti biasa, membasuh seluruh bagian tubuhnya hingga bersih. Meski begitu, pastikan seluruh bagian tubuh Anda terkena air mengalir.
Tidak terkecuali area tersembunyi atau terlipat. Di belakang telinga, ketiak, punggung, sela-sela jari tangan dan kaki, hingga kerutan di antara lutut dan paha.
Yang terbaik adalah membersihkan tubuh bagian kanan terlebih dahulu, lalu bagian kiri.
Dasar Hukum Mandi Wajib
Ada beberapa firman Allah SWT yang menyuruh hambanya untuk melaksanakan mandi wajib. Seperti di surat An-Nisa ayat 43 dan surat Al-Maidah ayat 6.
Berikut bunyi surat An-Nisa ayat 43:
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لَا تَقْرَبُوا الصَّلَاةَ وَأَنْتُمْ سُكَارَىٰ حَتَّىٰ تَعْلَمُوا مَا تَقُولُونَ وَلَا جُنُبًا إِلَّا عَابِرِي سَبِيلٍ حَتَّىٰ تَغْتَسِلُوا ۚ وَإِنْ كُنْتُمْ مَرْضَىٰ أَوْ عَلَىٰ سَفَرٍ أَوْ جَاءَ أَحَدٌ مِنْكُمْ مِنَ الْغَائِطِ أَوْ لَامَسْتُمُ النِّسَاءَ فَلَمْ تَجِدُوا مَاءً فَتَيَمَّمُوا صَعِيدًا طَيِّبًا فَامْسَحُوا بِوُجُوهِكُمْ وَأَيْدِيكُمْ ۗ إِنَّ اللَّهَ كَانَ عَفُوًّا غَفُورًا
Artinya: "Wahai orang yang beriman! Janganlah kamu mendekati salat ketika kamu dalam keadaan mabuk, sampai kamu sadar apa yang kamu ucapkan, dan jangan pula (kamu hampiri masjid ketika kamu) dalam keadaan junub kecuali sekadar melewati jalan saja, sebelum kamu mandi (mandi junub). Adapun jika kamu sakit atau sedang dalam perjalanan atau sehabis buang air atau kamu telah menyentuh perempuan, sedangkan kamu tidak mendapat air, maka bertayamumlah kamu dengan debu yang baik (suci); usaplah wajahmu dan tanganmu dengan (debu) itu. Sungguh, Allah Maha Pemaaf, Maha Pengampun,"
Berikut bunyi surat Al-Maidah ayat 6:
يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْٓا اِذَا قُمْتُمْ اِلَى الصَّلٰوةِ فَاغْسِلُوْا وُجُوْهَكُمْ وَاَيْدِيَكُمْ اِلَى الْمَرَافِقِ وَامْسَحُوْا بِرُءُوْسِكُمْ وَاَرْجُلَكُمْ اِلَى الْكَعْبَيْنِۗ وَاِنْ كُنْتُمْ جُنُبًا فَاطَّهَّرُوْاۗ وَاِنْ كُنْتُمْ مَّرْضٰٓى اَوْ عَلٰى سَفَرٍ اَوْ جَاۤءَ اَحَدٌ مِّنْكُمْ مِّنَ الْغَاۤىِٕطِ اَوْ لٰمَسْتُمُ النِّسَاۤءَ فَلَمْ تَجِدُوْا مَاۤءً فَتَيَمَّمُوْا صَعِيْدًا طَيِّبًا فَامْسَحُوْا بِوُجُوْهِكُمْ وَاَيْدِيْكُمْ مِّنْهُ ۗمَا يُرِيْدُ اللّٰهُ لِيَجْعَلَ عَلَيْكُمْ مِّنْ حَرَجٍ وَّلٰكِنْ يُّرِيْدُ لِيُطَهِّرَكُمْ وَلِيُتِمَّ نِعْمَتَهٗ عَلَيْكُمْ لَعَلَّكُمْ تَشْكُرُوْنَ
Artinya: "Wahai orang-orang yang beriman, apabila kamu berdiri hendak melaksanakan salat, maka basuhlah wajahmu dan tanganmu sampai ke siku serta usaplah kepalamu dan (basuh) kedua kakimu sampai kedua mata kaki. Jika kamu dalam keadaan junub, mandilah. Jika kamu sakit, dalam perjalanan, kembali dari tempat buang air (kakus), atau menyentuh perempuan, lalu tidak memperoleh air, bertayamumlah dengan debu yang baik (suci); usaplah wajahmu dan tanganmu dengan (debu) itu. Allah tidak ingin menjadikan bagimu sedikit pun kesulitan, tetapi Dia hendak membersihkan kamu dan menyempurnakan nikmat-Nya bagimu agar kamu bersyukur,"
(cr30/tribun-medan.com)
| Doa Terbaik Pagi Hari Untuk Memohon Dimudahkan Rezeki, Arab, Latin dan Terjemahan |
|
|---|
| Doa Terbaik Pagi Hari Memohon Diberikan Rezeki, Amalkan Sebelum Pergi Cari Nafkah |
|
|---|
| Kumpulan Doa Pagi Untuk Rezeki Sesuai Anjuran Rasulullah, Arab, Latin dan Terjemahan |
|
|---|
| Doa Pagi Terbaik Memohon Diberikan Rezeki, Ini Anjuran Rasulullah |
|
|---|
| Bacaan Doa Memohon Agar Hujan Tidak Menyebabkan Banjir dan Bencana, Lengkap Arab dan Latin |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Ilustrasi-Doa-Mandi-Wajib-Sesudah-Haid.jpg)