Berita Viral
Tragis, Wanita ini Tewas Dimakan Hiu Tepat Dihadapan Putrinya
Shirley Ann Durdin, 33, terseret ke dasar laut dalam pusaran busa dan darah, ia ditemukan dengan kepala terbelah dua oleh hiu ganas.
Penulis: Rizky Aisyah | Editor: Ayu Prasandi
TRIBUN-MEDAN.COM - Peristiwa memilukan menimpa Shirley Durdin, ibu empat anak, yang diseret dan dirobek oleh hiu raksasa 20 kaki saat sedang menyelam mencari kerang.
Kejadian tragis itu terjadi di Teluk Peake, Australia Selatan pada tahun 1985, menyulut ketakutan dalam komunitas setempat.
Shirley Ann Durdin, 33, terseret ke dasar laut dalam pusaran busa dan darah, ia ditemukan dengan kepala terbelah dua oleh hiu ganas.
Yang tersisa hanyalah tubuh tanpa kepala yang kemudian dimakan oleh hiu sebelum menghilang.
Anak-anak Shirley yang berada di pantai 150 yard jauhnya menyaksikan momen mengerikan tersebut.
Suaminya, Barry, yang histeris, harus dipegang oleh pengunjung agar tidak masuk ke air setelahnya.
Kejadian ini dianggap sebagai salah satu serangan hiu paling mengerikan dan kejam dalam sejarah Australia.
Insiden ini membuat masyarakat setempat takut akan kembalinya hiu-hiu tersebut ke lautan, dan seruan untuk memusnahkannya pun semakin keras.
Namun, para ahli memperingatkan bahwa pemusnahan hiu tidak selalu membuat daerah tersebut lebih aman dan dapat berdampak negatif pada ekosistem.
Pihak berwenang mencari sisa-sisa jasad Shirley setelah serangan itu, tetapi hanya menemukan satu sirip renangnya saja.
Keluarga tersebut baru-baru ini pindah ke pantai dari kota pedesaan Karkoo, sekitar satu jam perjalanan darat, karena suaminya Barry memiliki alergi parah terhadap kehidupan pertanian.
Ini adalah serangan fatal pertama di perairan Australia Selatan sejak 1974, ketika penyelam berusia 26 tahun, Terry Manuel, dibunuh oleh hiu putih besar.
Manuel sedang menyelam untuk mencari abalon di lepas pantai Cape Catastrophe, Australia Selatan, ketika dia muncul ke permukaan dan langsung diserang oleh hiu putih besar sepanjang 15 kaki dengan kekuatan yang luar biasa, menariknya keluar dari air.
Rekan-rekan penyelam Manuel di kapal segera berusaha menyelamatkannya, tetapi hiu itu benar-benar memutuskan salah satu kaki Manuel.
Manuel akhirnya meninggal karena kehilangan darah tidak lama setelahnya.
(cr30/tribun-medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Shirley-Ann-Durdin-33-terseret-ke-dasar-laut-dalam-pusaran-busa-dan-darah.jpg)