Berita Internasional

Pria Pasang Kamera Pengintai di Rumah, Pria Pergoki Kekasihnya Berduaan di Rumah dengan Pria Lain

Pada dasarnya tak banyak orang yang bisa setia dengan pasangannya seperti kejadian pria pergoki pacarnya berduaan dengan pria lain di rumah.

Tayang:
TRIBUN MEDAN/HO
Pria pergoki pacarnya berduaan dengan pria lain di rumah 

TRIBUN-MEDAN.com – Pada dasarnya tak banyak orang yang bisa setia dengan pasangannya seperti kejadian pria pergoki pacarnya berduaan dengan pria lain di rumah.

Momen pria pergoki pacarnya berduaan dengan pria lain di rumah menjadi buah bibir publik usai dibagikan di media sosial

Dikutip tribun-medan.com dari eva.vn Selasa (23/1/2024), kejadian pria pergoki pacarnya berduaan dengan pria lain di rumah itu terjadi di Tiongkok.

Seorang pria diketahui bekerja keras mencari nafkah sementara pacarnya tinggal di rumah.

Lama-lama, ia merasa ada yang tidak beres dengan pacarnya.

Namun, karena tidak ada bukti, ia diam-diam meletakkan kamera di rumah.

Hal itu ia lakukan karena ingin mencari petunjuk untuk membuktikan bahwa pacarnya mengkhianatinya.

Suatu hari, pria tersebut berangkat kerja seperti biasa dan meninggalkan pacarnya sendirian di rumah.

Ketika ia memeriksa kamera pengintai, ia menemukan bahwa seorang pria aneh datang ke rumah kontrakan mereka tepat setelah ia pergi.

Melihat hal itu, pemuda tersebut langsung lari pulang dari perusahaan untuk menangkap basah keduanya di tempat.

Tapi pintunya terkunci dan tidak bisa dibuka, jadi pria itu dengan marah mendobrak pintu rumahnya.

Dan benar saja, di dalam kamar ada seorang pria asing di balik selimut di tempat tidur yang berantakan.

Pacarnya tampak memakai piyama.

Melihat penampilan mereka berdua yang acak-acakan, pria itu langsung mengerti segalanya.

Meskipun ia sangat marah, ia tetap berusaha menahannya.

Kemudian pria itu berteriak dan bertanya kepada pacarnya: “Katakan padaku, siapa dia ?”

Pada saat yang sama, ia juga mengancam pria simpanan kekasihnya itu.

Tanpa diduga, pria itu maju dan menjelaskan kepadanya bahwa tidak terjadi apa-apa di antara mereka berdua.

Mendengar penjelasan pria itu membuat ia semakin frustasi.

Tapi ia paham, apapun yang terjadi, marah tidak akan menyelesaikan apa pun.

Saat diinterogasi oleh pacarnya, gadis itu ragu-ragu dan tidak bisa berkata apa-apa.

Ia juga tidak bisa menjelaskan identitas pria yang kepergok berduaan dengannya itu.

Gadis itu tiba-tiba menangis dan berpura-pura kasihan berharap pacarnya memaafkannya.

Melihat pacarnya dengan keras kepala menolak menjelaskan dan hanya berpura-pura menangis, pria itu menjadi tidak berdaya.

"Apakah aku membiarkanmu kekurangan sesuatu? Aku mengurus pakaian dan makanan untukmu. Mengapa kamu mengkhianatiku? Kamu selalu mengatakan kamu mencintaiku tetapi melakukan hal yang salah di belakangku?".

Ditekan oleh pacarnya, gadis itu akhirnya dengan marah mengatakan yang sebenarnya: "Kenapa aku mengenalmu?"

Hubungan keduanya ditakdirkan berakhir karena pengkhianatan.

Kejadian itu membuat pria itu tidak bisa memaafkan pacarnya.

Ia ingin keduanya membayar perbuatan mereka.

Kemudian ketika ia hendak memanggil polisi, pacarnya segera menghentikannya.

Gadis itu memintanya untuk tidak memanggil polisi.

Tetapi karena sudah terlanjur membencinya, pria itu tetap memutuskan untuk memanggil polisi.

Ia memanggil polisi untuk menyelidiki mereka berdua.

Akhirnya keduanya dibawa ke kantor polisi.

Pria itu juga ingin merusak reputasi pacarnya, jadi ia membagikan ceritanya di media sosial dan menjadikan pacarnya menjadi "selebriti".

Setelah dibagikan di media sosial, kisah tersebut mendapat banyak komentar.

Beberapa orang mengatakan bahwa pria itu agak tidak berperasaan ketika ia menceritakan kisah pacarnya ke mana-mana dan bahkan menelepon polisi untuk menangkapnya untuk diselidiki.

Tindakannya dinilai akan merusak reputasinya, sehingga sulit untuk bertemu siapa pun di masa depan.

Namun meskipun demikian, ada juga yang berpendapat bahwa langkah yang diambil pria itu tidak salah.

Seseorang yang dikhianati seharusnya melakukan hal yang sama.

Pria itu pergi bekerja jauh untuk mendapatkan uang demi menghidupi pacarnya, tetapi pacarnya malah mengkhianatinya.

"Memanggil polisi adalah tindakan yang benar. Kedua pengkhianat itu harus diadili. Pacarnya sangat tidak tahu malu. Jika ia tidak mencintai pria itu, mengapa ia menerima uang sakunya dan sekarang ia menangis dan memohon?" komentar salah satu warganet.

(cr32/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved