Tribun Wiki

Sosok KH Abdullah Syamsul Arifin, Ketua Tanfidziyah PCNU Jember

KH Abdullah Syamsul Arifin atau Gus Aab adalah Ketua Tanfidziyah PCNU Jember. Ia sudah dua periode menjabat

Tayang:
Editor: Array A Argus
Youtube
KH Abdullah Syamsul Arifin 

TRIBUN-MEDAN.COM,- KH Abdullah Syamsul Arifin ( Gus Aab ) adalah Ketua Tanfidziyah PC Nahdlatul Ulama (NU) Jember periode 2019-2024.

Gus Aab bersama sahabatnya, KH Muhyiddin Abdussomad kembali dipercaya memimpin PCNU Jember setelah mengikuti Konfercab NU Jember 2019 di Universitas Islam Jember (UIJ), Minggu (28/7/2019).

Pada periode sebelumnya, yakni 2014-2019, Gus Aab dan Kiai Muhyiddin juga memimpin PCNU Jember. 

Gus Aab merupakan pengasuh pondok pesantren Darul Arifin Desa Curah Kalong, Kecamatan Bangsalsari, Kabupaten Jember.

Berangkat dari keluarga sederhana, begitulah Syamsul Arifin Abdullah lahir dan dibesarkan.

Sejak kecil, ia lahir dan besar di lingkungan yang agamis.

Nama kedua orangtuanya adalah KH Abdullah Yaqien dengan Hamidah Irsyad Hasyim.

Gus Aab lahir di Jember pada 2 Februari 1962 dan memiliki tujuh saudara.

Alami Kecelakaan

Kendaraan mobil Toyota Fortuner Putih dengan plat nomor P 1672 HO, mengalami kecelakaan maut di kilometer 549 B Tol Ngawi-Solo, masuk Desa Kedungharjo, Kecamatan Mantingan, Kabupaten Ngawi, Senin (29/1/2024) dinihari.

Diketahui penumpang mobil berjumlah 3 orang. Satu di antaranya adalah seorang anggota dan pengurus PBNU bernama KH Abdullah Syamsul Arifin

Menurut Hisyam Abdullah (18), satu diantara penumpang yang ikut dalam rombongan, kecelakaan tersebut mengakibatkan satu orang tewas di tempat kejadian.

Korban bernama Muhammad Baidowi (30), pengemudi mobil warga Bangsalsari Jember.

“Sebelumnya dikemudikan oleh Muhammad Baidowi, lalu karena capek akhirnya saya gantikan. Posisi kendaraan melaju kencang saat kondisi hujan dari arah Surabaya menuju Yogyakarta,” jelas Hisyam.

Menurutnya, rombongan pergi ke Yogyakarta untuk menghadiri Harlah 101 NU pada Senin 29 Januari. Sesampainya di lokasi kejadian, kemudi mobil tidak bisa dikendalikan lalu terbalik.

“Mobil jadi menghantam pagar pembatas di kiri jalan. Mobil baru berhenti setelah terbalik masuk ke parit. Saya keluar lewat pintu yang sudah terbuka. Kecepatan kendaraan sampai 100 KM/jam,” bebernya.

Setelah berhasil dievakuasi, jenazah korban oleh petugas langsung dibawa ke RSUD Dr Soeroto Ngawi.

Sementara dua orang lainnya, termasuk Abdullah Samsul Arifin, mengalami luka serius, dilarikan ke RSUD Widodo Ngawi.

Sementara itu, Sekretaris PCNU Ngawi Fahrudin menambahkan, KH Abdullah Syamsul Arifin menjabat sebagai ketua bidang lembaga dakwah PBNU.

“Rencananya hari ini akan menghadiri Harlah 101 NU di Yogyakarta tapi mengalami kecelakaan 1 tewas, 2 luka. Sejak dari Surabaya digantikan anaknya Hisyam, sejak dari Surabaya,” pungkasnya.

Polisi telah datang ke lokasi melakukan olah TKP.

Bangkai mobil milik korban itu langsung dievakuasi ke unit Gakkum Satlantas Polres Ngawi, guna penyelidikan lebih lanjut.(tribun-medan.com)

Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News

Ikuti juga informasi lainnya di FacebookInstagram dan Twitter    

Berita viral lainnya di Tribun Medan 

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved