Liga 2
Laga Terakhir, Sada Sumut yang Sudah Didegradasi Malah Kena Bantai PSKC di Kandangnya Sendiri
Menjamu PSKC Cimahi di kandangnya di Stadion Baharoeddin Siregar Lubuk Pakam, Sada malah dibantai.s
Penulis: Indra Gunawan | Editor: Ayu Prasandi
TRIBUN-MEDAN. com, LUBUKPAKAM - Tim Sada Sumut yang sudah terkena degradasi mengalami nasib tragis mengakhiri pertandingan kompetisi babak play-off Pegadian Liga 2 Jumat, (2/2/2024).
Menjamu PSKC Cimahi di kandangnya di Stadion Baharoeddin Siregar Lubuk Pakam, Sada malah dibantai.
Pertandingan ini berakhir dengan skor 1-5.
Sejak awal pertandingan, tim PSKC yang ditukangi oleh Jafri Sastrak sudah menunjukkan ketajamannya.
Babak pertama tiga gol sudah tercipta. Gol pertama disumbangkan oleh Dicky Kurniawan pada menit ke 32.
Pada menit ke 35 Sada Sumut pun sempat menyamakan kedudukan.
Taufik Rustam yang mendapat peluang di kotak putih berhasil memanfaatkan bola dengan baik.
Kesenangan Sada Sumut hanya bertahan beberapa menit.
Reksa Maulana tidak lama kemudian dua kali menciptakan gol. Menit ke 38 dan 41 ia menambah keunggulan PSKC.
Bertindak sebagai juru tembak untuk tendangan bebas di dekat kotak putih dilakukan dengan sempurna.
Dua kali berturut-turut tendangan kerasnya tak mampu dibendung penjaga gawang Riahdo Yanuardi Purba.
Memasuki babak kedua, kedua pelatih sama-sama melakukan perubahan strategi.
Namun bukannya memperkecil ketertinggalan pada babak terakhir ini Sada kembali kebobolan.
Saat itu Suhandi yang baru dimasukkan menciptakan gol pada menit ke 64.
Gol penutup diciptakan oleh Rishadi Fauzi pada menit ke 70. Tambahan waktu 4 menit pada babak kedua tak mampu dimanfaatkan oleh anak-anak Muhammad Yusuf Prasetyo.
PSKC yang berhasil menumbangkan tim tuan rumah memastikan diri untuk menyusul Sriwijaya FC kembali ke Liga 2.
Grup A babak play off hanya Sada Sumut ditemani oleh Perserang Banten.
(dra/tribun-medan.com).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Laga-Sada-Sumut-vs-PSKC-Cimahi-di-Stadion-Baharoeddin-Siregar-Lubuk-Pakam.jpg)