Sumut Memilih
KPU Simalungun Distribusikan Logistik ke 4 Kecamatan Terluar, Ada yang Harus Naik Kapal
Dengan luas dan medan tempuh yang lumayan sulit, tercatat ada empat kecamatan yang menjadi atensi khusus pengiriman logistik.
Penulis: Alija Magribi | Editor: Ayu Prasandi
TRIBUN-MEDAN.com, SIANTAR - KPU bersama Polres Simalungun telah mengirimkan logistik Pemilu 2024 menuju 32 kecamatan yang ada di Kabupaten Simalungun.
Dengan luas dan medan tempuh yang lumayan sulit, tercatat ada empat kecamatan yang menjadi atensi khusus pengiriman logistik.
Komisioner KPU Simalungun, Martua Hutapea yang dikonfirmasi Senin (12/1/2024) mengatakan, pihaknya telah mengirimkan logistik di wilayah 3T (Terdepan, Terluar, Tertinggal).
Adapun empat kecamatan tersebut yaitu Kecamatan Girsang Sipangan Bolon, Kecamatan Haranggaol, Kecamatan Pematang Sidamanik dan Kecamatan Dolok Pardamean.
Namun demikian, menurut Martua, distribusi ke daerah-daerah yang dimaksud tak pernah menjadi kendala KPU dalam setiap pelaksanaan Pemilu maupun Pilkada.
Walau dengan effort yang tentu lebih besar, tetap hak semua warga negara dalam berdemokrasi selalu tepat waktu.
"Saya kira dari pengalaman pengalaman pemilu yang lalu tidak ada ancaman ya, Pak. Karena pendistribusian dikawal kepolisian. Untuk daerah-daerah terdalam ada beberapa wilayah Nagori yang tidak bisa diakses via darat, kita harus sewa kapal motor," katanya.
Kegiatan pendistribusian logistik Pemilu tahun 2024 dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Simalungun ke Kantor Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) se-Kabupaten Simalungun sukses dilakukan pada Minggu, (11/2/2024) kemarin.
Acara yang berlangsung di depan Kantor KPU Kabupaten Simalungun, Jalan Jhon Horailam Saragih, Kecamatan Pematang Raya, Kabupaten Simalungun ini dihadiri oleh orang nomor satu di Kepolisian Resor Simalungun, Kapolres Simalungun, AKBP Choky Sentosa Meliala.
AKBP Choky Sentosa Meliala, dalam sambutannya menegaskan komitmen kepolisian untuk melakukan pengamanan secara maksimal, mulai dari pergeseran logistik dari KPU ke PPK hingga ke kecamatan dan Nagori.
Disamping itu, ia mengajak semua pihak untuk memfasilitasi printer di setiap Tempat Pemungutan Suara (TPS) dan berharap agar Pemilu tahun 2024 dapat berjalan aman dan kondusif.
"Kami dari kepolisian telah menyiapkan pengamanan maksimal dari start pendistribusian logistik ini, sampai hari H pemungutan suara, hingga penghitungan suara selesai. Kami yakin, dengan kerjasama yang baik antara KPU, Bawaslu, TNI, dan masyarakat, seluruh tahapan Pemilu di Kabupaten Simalungun tahun 2024 akan berjalan dengan sukses," ujar AKBP Choky Sentosa Meliala.
Choky juga mengingatkan pentingnya peran serta masyarakat dalam menjaga situasi kondusif selama masa pemilu berlangsung.
"Kami berharap masyarakat juga aktif mengawasi dan melaporkan jika menemukan indikasi pelanggaran atau potensi gangguan keamanan. Keamanan dan kesuksesan pemilu bukan hanya tanggung jawab aparat, tetapi juga seluruh elemen bangsa," tambahnya.
(alj/tribun-medan.com)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.