Berita Medan

Ingat KPR, Ingat BTN, Kini Masyarakat Berpenghasilan Rendah Pun Bisa Punya Rumah, Bukan Cuma Mimpi

Namun sayangnya, tidak semua masyarakat bisa memiliki sebuah rumah miliknya sendiri. Apalagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).

|
Penulis: Liska Rahayu | Editor: Ayu Prasandi
TRIBUN MEDAN/Liska Rahayu
Warga berada di rumah perumahan subsidi di Desa Sudimulyo, Kecamatan Binjai, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara pada 12 Januari 2024. PT Bank Tabungan Negara Tbk telah menyalurkan pembiayaan perumahan sebanyak total 5,2 juta unit sepanjang 74 tahun berdiri dan sekitar 4,05 juta unitnya dinikmati oleh masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) melalui fasilitas KPR subsidi. 

TRIBUN-MEDAN.com – Memiliki rumah indah dan nyaman tentu adalah impian setiap orang. Dalam artian yang luas, rumah sering diartikan tak hanya sekadar bangunan, namun juga tempat pulang.

Tempat di mana keluarga berkumpul dan bercengkrama satu sama lain.

Rumah adalah tempat yang memberikan kenyamanan, perlindungan dan tentu kehangatan dari sebuah keluarga.

Namun sayangnya, tidak semua masyarakat bisa memiliki sebuah rumah miliknya sendiri. Apalagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).

Salah satu kelompok MBR tersebut adalah kelompok jurnalis. Meskipun profesi ini membanggakan, namun siapa sangka, masih banyak jurnalis yang cukup kesulitan untuk mendapatkan rumah.

Indah (29) misalnya, seorang jurnalis wanita di salah satu media online di Medan, Sumatra Utara. Indah mengaku, beberapa waktu lalu, dirinya tertarik membeli sebuah rumah di pinggiran Kota Medan.

“Ada kemarin rumah, cicilannya 1 bulan sekitar Rp1 jutaan. Kalau dipikir-pikir, biaya cicilan bisalah ditanggulangi. Tapi ternyata Dp-nya cukup besar. Itu yang susah,” katanya saat ditemui beberapa waktu lalu.

Indah menyebutkan, DP dari rumah yang diincarnya tersebut sebesar Rp10 juta.

Ia pun mengaku akses dari rumah tersebut ke pusat kota cukup jauh. Salah satu hal yang membuatnya mempertimbangkan hal tersebut.

Namun kemudian, karena harus DP sebesar Rp10 juta, ia pun mengurungkan niatnya untuk membeli rumah tersebut. Indah pun harus mengubur impiannya untuk bisa memiliki rumah.

Berangkat dari sulitnya MBR mendapatkan rumah, pihak pengembang Perumahan USU Residence III pun bekerjasama dengan Bank BTN untuk mewujudkan impian masyarakat bisa punya rumah.

Direktur pengembang Perumahan USU Residence III H Datuk Selamat Ferry mengatakan, pihaknya bekerjasama dengan Bank BTN memberikan kemudahan membeli rumah tanpa pakai DP.

Dengan kemudahan ini, siapa pun kini bisa memiliki rumah impian.

Hal ini tentu memberikan kemudahan MBR untuk bisa mendapatkan rumah.

“Kemudahan yang kita berikan, pertama kita tidak pakai DP, yang kedua ansuran pertama itu kita usahakan kita yang nanggung,” katanya, Minggu (18/2/2024).

Tak hanya itu, Datuk juga menyebut, pihak pengembang dan BTN juga akan memberikan subsidi untuk biaya-biaya seperti notaris, proses akad Bank BTN dan lainnya.

“Itu kemudahan yang bisa kita berikan kepada calon pembeli kita. Terakhir, kalau ada yang masih tidak memenuhi syarat, kita juga memberikan kemudahan untuk membantu bagaimana solusinya, yang bisa kita tempuh sesuai dengan peraturan pemerintah dan peraturan Bank yang berlaku,” ujarnya.

Datuk mengatakan, profesi wartawan tersebut merupakan salah satu kelompok MBR yang sulit mendapatkan rumah.

Padahal, wartawan merupakan profesi penting.

“Makanya kita berikan kemudahan perumahan ini kepada MBR, termasuk wartawan ya. Karena wartawan umumnya sibuk dengan kegiatan dia, sehingga tidak memikirkan ke depannya bagaimana.” Ujar Datuk.

Datuk menyebutkan, pihaknya saat ini telah membangun tiga perumahan di lokasi berbeda, yaitu di Desa Sei Mencirim, Deli Serdang. Kemudian di Kecamatan Lubuk Pakam, Deli Serdang, dan juga di Kecamatan Patumbak, Deli Serdang.

“Tapi sudah banyak yang kita bangun. Ada juga di Tanjung Morawa, Kecamatan Beringin. Kalau dihitung-hitung, sudah 3 ribuan unit lebih,” katanya.
Sementara itu, pada tahun 2024, Datuk menyebut pihaknya akan membangun sekitar 600 unit.

“Karena di Patumbak ada 152 unit, Galang ada 35 unit, di Sei Mencirim berkisar 80 unit. Saya kira hampir 600-an unit yang akan kita bangun untuk tahun 2024.” Ujarnya.

Sementara itu, Bank BTN terus berkomitmen melakukan pembiayaan perumahan khususnya bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

Dikutip dari keterangan media pers BTN, dalam usianya yang ke-74 tahun, BTN telah membuktikan kepada pemerintah, stakeholder dan rakyat Indonesia untuk terus setia mengemban amanah melakukan pembiayaan perumahan khususnya bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

Dari total 5,2 juta unit rumah yang telah dibiayai BTN selama 74 tahun, sekitar 4,05 juta dinikmati oleh MBR melalui fasilitas KPR Subsidi.

"Kami telah membuktikan posisi kami sebagai bank yang paling banyak menyalurkan pembiayaan untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Kami merupakan mitra pemerintah yang aktif dalam mensejahterakan rakyat dari sisi papan atau kepemilikan rumah," ujar Direktur Utama Bank BTN, Nixon LP Napitupulu dalam keterangan tertulis pada Jumat (09/02/2024).

Nixon mengungkapkan, dalam usia yang ke-74 tahun, tema HUT BTN kali ini adalah "Berperan Membangun Peradaban dan Memajukan Masa Depan Bangsa".

Tema ini diambil karena dari rumah yang dibiayai BTN telah banyak lahir peradaban-peradaban dari keluarga-keluarga yang awalnya tergolong MBR, dalam beberapa tahun mendatang ekonominya sudah maju.

Dari rumah juga lahir generasi-generasi Emas yang telah memajukan bangsa Indonesia ini.

"Banyak tokoh-tokoh yang pada masa awal membangun karir memiliki rumah pertama dibiayai oleh BTN. Dari tokoh-tokoh ini lahir anak-anak yang juga memiliki kontribusi besar bagi kemajuan bangsa," jelasnya.

Dalam perjalanannya, Bank BTN terus melakukan elaborasi bisnis pembiayaannya, yang sebelumnya hanya fokus pada pembiayaan rumah pertama, kini sudah melangkah lebih jauh dengan menerapkan strategi Beyond KPR pada dua tahun terakhir.

Dengan strategi bisnis Beyond KPR, BTN menangkap potensi pembiayaan, melalui cross selling kepada nasabah captive, seperti Kredit Ringan Tanpa Agunan (KRING), Kredit Agunan Rumah (KAR), dan Kredit Usaha Rakyat (KUR).

Lebih lanjut Nixon mengungkapkan, selain beyond KPR, BTN dalam beberapa tahun terakhir telah berhasil mengimplementasikan transformasi-transformasi yang membawa kinerja perusahaan semakin baik.

Beberapa transformasi yang telah berhasil diwujudkan yakni pada tahun 2021, perseroan telah berhasil melakukan transformasi untuk pertumbuhan berkelanjutan.

"Dalam transformasi ini, kami berusaha mengoptimalkan kontribusi pada program KPR subsidi dan meningkatkan KPR Non-Subsidi melalui Kerjasama Developer Agen Properti, Mengembangkan skema KPR yang menyasar generasi milenial," paparnya.

Selanjutanya pada tahun 2022, BTN melakukan transformasi perluasan bisnis berbasis ekosistem perumahan.

Dalam transformasi ini, perseroan meningkatkan kredit high yield beyond mortgage melalui cross selling kepada nasabah captive.

Kemudian pada tahun 2023, transformasi yang dilakukan perseroan yakni mengembangkan bisnis yang selaras dengan era Disrupsi Digital untuk menguasai ekosistem perumahan.

"Dalam transformasi ini, kami Fokus pada Penghimpunan DPK Low Cost dengan meningkatkan CASA pada segmen Ritel dan Institusi serta membangun kapabilitas untuk peningkatan CASA pada wholesale banking," terangnya.

Untuk tahun ini, BTN akan fokus pada transformasi untuk memperluas area bisnis dan menyediakan solusi keuangan terintegrasi.

Perseroan akan melakukan percepatan digital banking dan digitalisasi proses secara massif yang mendukung pengembangan bisnis berbasis ekosistem perumahan sebagai sumber pertumbuhan baru.

Dengan berbagai transformasi yang telah dan akan dilakukan BTN tersebut, Nixon optimistis pada tahun 2025 perseroan akan berhasil mewujudkan visi menjadi The Best Mortgage Bank in Southeast Asia pada tahun 2025.

Pada tahun depan rencananya, transformasi yang akan diimplementasikan perseroan adalah menjadi One Stop Financial Solution dalam Ekosistem Perumahan.

"Dalam fase ini perseroan akan menggenjot peningkatan sumber fee berbasis layanan dan transaksional terutama pada bisnis wealth management digital banking dan corporate," pungkas Nixon.

(Yui/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Tags
KPR
BTN
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved