Tribun Wiki

Sosok Brigjen Antoninho Rangel da Silva, Pernah Murka ke Effendi Simbolon

Brigjen Antoninho Rangel da Silva adalah perwira asal Timor Timur yang kini menjadi jenderal di TNI AD

Editor: Array A Argus
Tribun Manado via MataKita.co
Brigjen TNI Antoninho Rangel da Silva, perwira TNI AD yang merupakan satu diantara tiga jenderal asal Timor Timur 

TRIBUN-MEDAN.COM,- Sosok Brigadir Jenderal (Brigjen) Antoninho Rangel da Silva merupakan perwira tinggi di TNI AD.

Ia kini menjabat sebagai Wakil Asisten Intelijen Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Bidang Manajemen Intelijen.

Antoninho Rangel da Silva merupakan pria asal Timor Timur.

Ia menjadi satu diantara tiga jenderal yang berasal dari wilayah yang sekarang bernama Timor Leste itu.

Baca juga: Sosok Brigjen Inf Joao Xavier Barreto Nunes, Perwira yang Jadi Jenderal Ketiga Asal Timor Timur

Pada tahun 2022, Antoninho Rangel da Silva sempat menjadi sorotan setelah dirinya murka dengan politisi PDI Perjuangan, Effendi Simbolo.

Antinonho marah, ketika Effendi Simbolon menyebut bahwa TNI mirip gerombolan.

“Sikap Effendi Simbolon tentang hubungan Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa dengan KSAD Jenderal Dudung Abdurachman di rapat DPR tidak relevan dan sangat tidak sesuai dengan tugas dan fungsinya sebagai anggota DPR RI,” kata Antoninho dalam keterangan tertulis, Selasa (13/9/2022), dikutip dari Surya.id.

Baca juga: Sosok Mayjen TNI Rui Duarte, Digadang Masuk Kabinet Prabowo Jadi Menteri Sekretaris Kabinet

Antoninho mengingatkan, Effendi harus belajar lebih jauh mengenai tata cara mengkritik terhadap organisasi, khususnya TNI.

“Kita mengimbau kepada masyarakat umum, mungkin ada yang bisa memberi pencerahan kepada dia,” ujar jenderal bintang satu tersebut.

Selain itu, Antoninho juga menyinggung mengenai tugas dan wewenang yang diemban Effendi sebagai anggota Komisi I DPR RI berdasarkan Pasal 20A Ayat (3) Undang-Undang Dasar 1945.

Berdasarkan aturan itu, ia menyebut bahwa tidak ada satu poin pun yang menyatakan tentang pengawasan kepemimpinan dan komando pengendalian di internal TNI AD.

Baca juga: Sosok Arief Suditomo, Mantan Anggota DPR Petinggi Media yang Anaknya Disebut Pelaku Pembullyan

Apalagi, lanjut dia, Effendi menyampaikan hubungan internal di tubuh TNI yang diisukan dan dipropagandakan secara sporadis tidak harmonis.

Menurutnya, isu yang diembuskan Effendi sangat berbahaya dan dapat memecah belah soliditas di tubuh TNI.

“Tindakan ini merupakan bentuk ancaman dari dalam yang sangat berbahaya untuk menghancurkan TNI dan Indonesia di masa mendatang,” ucap dia.

Selain itu, Antoninho juga mengecam pernyataan Effendi yang menyebut bahwa TNI seperti gerombolan.

Menurutnya, kata gerombolan mempunyai arti kawanan pengacau hingga perusuh.

“Emangnya dia siapa? Apakah dia atasannya Menhan? Ataukah dia atasannya Panglima TNI dan para kepala staf?” imbuh dia.

Baca juga: SOSOK Hadi Tjahjanto yang Dilantik Jadi Menko Polhukam Besok, Mahfud MD: Dia Orangnya Baik

Naik Jabatan pada Mei 2022

Antoninho Rangel da Silva naik pangkat menjadi jenderal bintang satu tahun 2022.

Saat itu kenaikan pangkatnya diberikan langsung oleh Jenderal Dudung Abdurachman, ketika masih menjabat sebagai KSAD.

Penyematan pangkat terhadap Antoninho Rangel da Silva dilakukan di Markas Besar Angkatan Darat (Mabesad), Jakarta, Senin (30/5/2022).

Antoninho Rangel da Silva kemudian resmi mengemban amanah sebagai Wakil Asisten Intelijen Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Bidang Manajemen Intelijen.

Sosok Antoninho Rangel da Silva 

Antoninho Rangel da Silva lahir pada 17 Agustus 1968 di Timor Timur, yang kini bernama Timor Leste.

Brigjen Antoninho mengatakan bahwa sebuah kehormatan bisa mendapatkan kenaikkan pangkat menjadi Brigadir Jenderal.

“Sebuah kehormatan yang hakiki bagi setiap prajurit sehingga kesempatan tersebut dapat digunakan untuk berkarya secara profesional, efektif, efisien dan modern,” kata Antoninho kepada Kompas.com, Senin (30/5/2022) malam.

Antoninho merupakan abituren Akademi Militer (Akmil) angkatan 1992 dari kecabangan infanteri.

Dalam perjalanan di dunia ketentaraan, Antoninho tercatat pernah berdinas di Batalyon Infanteri 408/Suhbrastha dan Batalyon Infanteri 410/Alugoro.

Kemudan, ia juga pernah dipercaya menjadi instruktur perang di Pusat Pendidikan Infanteri Bandung, Jawa Barat.

Selain itu, Antoninho juga pernah menjadi Perwira Pembantu Madya Pam Sinteldam VI/Mulawarman, Kasi Intel Korem 101/Antasari, dan Asops Satintel Badan Intelijen Strategis (Bais) TNI.

Kemudian, Staf Ahli Pangdam IX/Udayana Bidang Ekonomi, dosen Sesko TNI, Paban IV/Log Ditum Sesko TNI, hingga Pamen Denma Mabesad.

Ia juga tercatat menjadi salah satu perwira yang turut mendesain pembentuan satuan Raider, sebuah pasukan elite yang dimiliki TNI.(tribun-medan.com)

Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News

Ikuti juga informasi lainnya di FacebookInstagram dan Twitter    

Berita viral lainnya di Tribun Medan 

Sumber: Surya
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved