Sumut Terkini

Sempat Pamit dari Rumah, Wanita Muda di Nias Utara Ditemukan Tewas Kondisi Mulut Penuh Darah

Seorang wanita muda bernama Solinawati Zalukhu (25) ditemukan tewas dengan kondisi mulut bersimbah darah di perkebunan karet di Desa Hilihati, Kecamat

|
Penulis: Fredy Santoso | Editor: Salomo Tarigan
Polres Nias
Kondisi Solinawati Zalukhu (25) wanita muda yang ditemukan tewas dengan kondisi mulut bersimbah darah di perkebunan karet di Desa Hilihati, Kecamatan Lahewa, Kabupaten Nias Utara. 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN- Seorang wanita muda bernama Solinawati Zalukhu (25) ditemukan tewas dengan kondisi mulut bersimbah darah di perkebunan karet di Desa Hilihati, Kecamatan Lahewa, Kabupaten Nias Utara.


Ia ditemukan tergeletak di atas rerumputan perkebunan karet mengenakan kaus berwarna kuning oleh saudaranya yang sama-sama bekerja di kebun.


Kapolres Nias AKBP Revi Nurvelani mengatakan, pasca ditemukan pada Rabu (21/2/2024) sekira pukul 14:00 WIB.


Awalnya, korban pamit dari rumah sekira pukul 09:00 WIB bersama saudaranya untuk membabat rumput dan saudaranya menderes di perkebunan karet di Desa Hilihati, Kecamatan Lahewa, Kabupaten Nias Utara.


Sekira pukul 13:30 WIB, saudaranya pulang lebih dulu ke rumahnya dan bertemu saudara yang lain. 


Begitu di rumah, ia pun bertanya kepada saudara yang berada di rumah keberadaan korban karena mengira korban sudah lebih dulu pulang.


"Saksi yang bareng berangkat ini pulang lebih dulu ke rumah. Lalu setelah sampai di rumah saksi 1 bertanya kepada saksi 2 yang ada di rumah 'dimana kakakmu'.  Lalu saksi yang dirumah bilang tidak mengetahui, “ kata AKBP Revi Nurvelani menirukan, Kamis (22/2/2024).


Setengah jam kemudian atau pukul 14:00 WIB, keluarga korban balik ke kebun karet dan mencari korban.


Keluarga korban menelusuri rerumputan yang nampak baru saja dipotong dan memeriksanya.


Begitu diperiksa, ternyata korban sudah tergeletak tak bernyawa di rerumputan.


Atas kejadian ini keluarga mendatangi aparat setempat dan selanjutnya personel dari Polsek Lahewa datang melakukan olah tempat kejadian perkara.


Dari hasil pemeriksaan Polisi tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan sehingga keluarga enggan dilakukan otopsi.


Berdasarkan keterangan keluarga korban, Solinawati selama dua tahun sering batuk dan muntah darah.


Sehingga pihak Puskesmas menyimpulkan korban diduga tewas akibat penyakit Tuberkulosis (TBC).


"Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasa.Selama kurang lebih 2 tahun mengalami batuk-batuk dan muntah darah. Sehingga Dari ciri-ciri penyakit pihak Puskesmas menyimpulkan Korban meninggal dunia memiliki riwayat Penyakit TBC

(Cr25/tribun-medan.com)

 

Sumber: Tribun Medan
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved