Sumut Terkini

Bawaslu Sumut Belum Pegang Data Perihal Laporan Pelanggaran Pemilu 2024

Sebelumnya sejumlah partai dan tim pemenangan presiden telah berulang kali melaporkan adanya dugaan penyimpangan dalam pemilu. 

Penulis: Anugrah Nasution | Editor: Ayu Prasandi
TRIBUN MEDAN/ANUGRAH
Kantor Bawaslu Sumut saat digeruduk pendukung salah satu Capres beberapa waktu lalu. Selain menggelar aksi, mereka juga melaporkan perihal kecurangan pemilu di Sumut. 

TRIBUN-MEDAN.com, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sumatera Utara belum dapat menyampaikan jumlah pasti laporan terkait pemilu 2024.

Koordinator Divisi Hubungan Masyarakat Bawaslu Sumut Saut Boangmanalu mengatakan, laporan selama proses pemilu yang disampaikan ke Bawaslu masih dalam proses tabulasi. 

"Sejauh ini belum bisa menyampaikan jumlah pasti berapa laporan yang masuk. Karena sampai saat ini  belum disampaikan Divisi Penanganan dan Pencegahan Bawaslu Sumut. Masih ditabulasi," kata Saut kepada tribun-medan.com, Jumat (22/3/2024). 

Meski tak mengetahui jumlah pasti, namun sebut Saut beberapa laporan saat ini tengah ditindaklanjuti oleh Bawaslu. 

Namun lanjut dia masalah itu tidak terkait sengketa perolehan suara atau pun pelaksanaan pemilu pada 14 Februari. 

"Untuk gugatan selama di TPS, rekapitulasi suara itu ranahnya MK bukan di Bawaslu. Kita proses laporan yang masuk sebelum pelaksanaan pemilihan umum dan itu yang nanti kemudian ditindaklanjuti," kata Saut. 

Usai penetapan hasil pemilu oleh Bawaslu, gugatan sengketa pemilu diserahkan kepada Mahkamah Konstitusi. 

Meski begitu sebut Saut, masyarakat atau pemantau pemilu tetap dapat menyampaikan pendapat dan laporan mengenai pelaksanaan pemilu. 

"Kalau soal suara kan di MK, kita menerima laporan misal pada konteks  yang lain, seperti pelaksanaan pemilu di daerah, unsur-unsur pidana dalam pemilu," kata Saut. 

"Jika ada laporan sampai saat ini Bawaslu terbuka menerima. Itu yang kemudian akan ditindaklanjuti dan diselidiki." 

Sebelumnya sejumlah partai dan tim pemenangan presiden telah berulang kali melaporkan adanya dugaan penyimpangan dalam pemilu. 

Seperti kasus keterlibatan ASN, Kepala Desa, hingga penghilang suara di TPS. 

Selain itu, Bawaslu juga mendapatkan laporan adanya logistik Pemilu di Kabupaten Nias Selatan yang ditemukan dalam sebuah ruko beberapa bulan sebelum pemilu. 

(cr17/tribun-medan.com) 

 

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved