Paskah

5 Rangkaian Ibadah Paskah Hingga Mengenang Kesengsaraan Yesus Kristus

Berikut ini adalah rangkaian ibadah Paskah yang akan dilaksanakan oleh umat Nasrani. Ada momen mengenang kesengsaraan Yesus Kristus

Tayang:
Editor: Array A Argus
TRIBUN MEDAN/ABDAN SYAKURO
Umat Katolik menampilkan visualisasi Jalan Salib saat peringatan Jumat Agung di Gereja Katedral Medan Jalan Pemuda Nomor 1, Aur, Kecamatan Medan Maimun, Kota Medan, Jumat (29/3/2024). Jalan Salib tersebut merupakan rangkaian ibadah Jumat Agung dalam memperingati wafatnya Yesus di bukit Golgota. 

TRIBUN-MEDAN.COM,- Setiap tahun umat Nasrani akan melaksanakan perayaan Paskah.

Paskah merupakan peringatan penting bagi umat Nasrani terhadap kebangkitan Yesus Kristus dari kematian.

Perayaan ini merupakan salah satu momen paling suci dan bersejarah dalam kalender liturgi Kristen.

Baca juga: 6 Rekomendasi Baju Paskah saat Ibadah, Hindari Pakaian Berikut Ini

Dalam perayaan Paskah ini, ada sejumlah rangkaian ibadah yang umum dilakukan umat Nasrani

Setidaknya ada lima rangkaian ibadah Paskah sebagaimana dikutip dari Tribun Kaltim.

Berikut ini lima rangkaian ibadah Paskah 

1. Minggu Palma

Hari Minggu Palma atau dikenal juga dengan Hari Minggu Palma Mengenangkan Sengsara Tuham merupakan hari peringatan dalam liturgi Gereja Kristen, terutama Gereja Katolik Roma.

Kegiatan ini dilakukan pada hari Minggu sebelum Paskah.

Perayaan ini merujuk pada peristiwa yang dicatat pada empat ayat di Injil, yakni Markus 11:1-11, Lukas 19: 28-44, Matius 11: 1-11, dan Yohanes 12: 12-19. 

Perayaan ini dikenang sebagai peristiwa masuknya Yesus ke Kota Yerusalem dan dielu-elukan oleh banyak orang. 

Baca juga: Sosok Serda Adan, Oknum Polisi Militer TNI AL Diduga Bunuh Eks Casis Bintara Asal Nisel Demi Harta

Yesus masuk ke Kota Yerusalem merupakan hal yang istimewa karena dia masuk ke kota suci sebelum disiksa, mati, dan bangkit dari kematian.

Minggu Palma disimbolkan dengan daun palem yang berarti kemenangan. 

Daun palem digunakan untuk menyatakan kemenangan Martir atas kematian. 

Martir kerap kali digambarkan dengan daun palem di antara tempat atau tambahan instrument dari kesyahidan.

Kristus sendiri sering menunjukkan keterhubungan antara daun palem dengan simbol kemenangan atas dosa dan kematian. 

Pada Minggu Palma tidak hanya mengenang kejayaan Yesus memasuki kota suci Yerusalem, tetapi juga mengenang kesengsaraan Yesus. 

Oleh sebab itu, Minggu Palma juga disebut sebagai Minggu Sengsara. 

Baca juga: Ulah Aseng Beras di Sumut Mahal, Pejabat Bulog Belum Jadi Tersangka Atas Lolosnya Dokumen Palsu

Umumnya, ibadah dilakukan dengan prosesi daun palem (melambai-lambaikan daun palem).

Kemudian, dilanjutkan dengan mendengarkan pembacaan kisa-kisah sengsara Yesus yang diambil dari Injil. 

Kisah-kisah tersebut juga akan dibacakan ulang pada liturgi Jumat Agung dengan pemaknaan yang berbeda.

Pembacaan kisah sengsara Yesus dalam liturgi Minggu Palma bertujuan agar umat paham dengan kemuliaan Yesus tidak hanya terletak pada kejayaan-Nya memasuki Yerusalem. 

Namun, juga pada peristiwa kematian-Nya di kayu salib.

2. Jalan Salib

Jalan Salib atau dikenal juga sebagai Via Dolorosa atau Jalan Penderitaan merupakan penggambaran masa-masa terakhir (atau penderitaan) Yesus dan devosi yang memperingati penderitaan tersebut. 

Tradisi sebagai devosi yang diadakan oleh gereja dimulai oleh Santo Fransiskus Assisi.

Baca juga: TAMPANG Suster I Pengasuh yang Aniaya Anak Selebgram Aghnia hingga Babak Belur, Wajah Disiram Minyak

Kemudian, tradisi tersebut menyebar ke seluruh Gereja Katolik Roma pada abad pertengahan. 

Devosi dilakukan kapan pun, tetapi pada umumnya dilakukan di masa-masa pra-Paskah terutama pada Hari Jumat Agung dan pada Jumat malam selama masa pra-Paskah.

3. Kamis Putih

Kamis Putih atau disebut juga dengan Kamis Suci merupakan hari Kamis sebelum Paskah yang jatuh pada Hari Raya Pekan Suci umat Kristiani memiliki tradisi Perjamuan Malam Terakhir yang dipimpin oleh Yesus. 

Kamis Putih menjadi hari pertama dalam rangkaian perayaan Paskah

Kegiatannya dimulai pukul 6 sore dan berlangsung selama 7 hari.

Ritual Perjamuan Malam dilakukan setiap misa atau kebaktian yang diperingati sebagai perayaan Ekaristi atau Perjamuan Kudus. 

Pada misa malam ini, pastur akan mencuci kaki umat sebagai peringatan Yesus yang mencuci kaki pada muridnya dalam perjamuan terakhir. 

Pelayanan Yesus di dunia sebelum kematian-Nya.

4. Jumat Agung

Jumat Agung diperingati ketika hari Jumat sebelum Minggu Paskah

Jumat Agung dilakukan untuk memperingati penyaliban Yesus Kristus dan wafat-Nya di Golgota. 

Hari kematian tidak dicatat dengan gambling di Alkitab. 

Beberapa menjatuhkannya di hari Rabu dan sebagian besar memperingatinya di hari Jumat.

Berdasarkan rincian kitab suci mengenai Pengadilan Sanhedrin atas Yesus mengatakan bahwa peristiwa penyaliban Yesus tidak diketahui dengan pasti, tetapi sangat dimungkinkan terjadinya pada hari Jumat.

5. Hari Pentakosa

Hari Pentakosa atau disebut juga dengan Minggu Putih merupakan hari raya umat Kristiani yang ditujukan untuk memperingati peristiwa dicurahkannya Roh Kudus kepada para rasul di Yerusalem. 

Peristiwa tersebut terjadi pada 50 hari setelah kebangkitan Yesus Kristus.

Pencurahan Roh Kudus dilakukan sesuai dengan apa yang dijanjikan Yesus setelah kenaikan-Nya ke surga. 

Menurut Alkitab, murid-murid Yesus berhasil mentobatkan tiga ribu jiwa pada hari tersebut.

Peristiwa tersebutlah yang menjadi cikal bakal lahirnya gereja mula-mula.(tribun-medan.com)

Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News

Ikuti juga informasi lainnya di FacebookInstagram dan Twitter    

Berita viral lainnya di Tribun Medan 

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved