Timnas Indonesia

Respon PSSI soal Kiper Inter Milan Kode Pasang Bendera Indonesia, Mau Jadi Pemain Naturalisasi?

Emil Audero Mulyadi mengirim sinyal ingin menjadi pemain naturalisasi Timnas Indonesia.

Twitter/Inter Milan
Kiper Inter Milan, Emil Mulyadi berdarah Indonesia 

TRIBUN-MEDAN.com - PSSI merespon terkait kode kiper Inter Milan, Emil Audero Mulyadi yang memasang emot bendera Indonesia di akun Instagramnya. Apakah akan menjadi pemain naturalisasi Timnas Indonesia?.

Emil Audero Mulyadi mengirim sinyal ingin menjadi pemain naturalisasi Timnas Indonesia.

Hal ini terlihat dari Bio Instagram kiper kelahiran Nusa Tenggara Barat, tersebut.

Emil Audero yang mencantumkan emoji bendera Italia dan Indonesia.

Diketahui, Emil Audero mempunyai darah Indonesia dari ayahnya yang merupakan orang asli Indonesia.

PSSI pun merespon kode tersebut.

Baca juga: Thom Haye Bicara Peluang Timnas Indonesia ke Putaran Final Piala Dunia 2026, Hasil Undian Menentukan

"Sampai hari ini belum (soal naturalisasi Emil Audero)," ucap Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Arya Sinulingga.

"Emil Audero Inter Milan kan?."

"Ya kan biasalah dia bangga punya mantan presiden orang Indonesia."

"Kan senang juga (Emil Audero).

Tidak apa-apa lah," sambung Arya Sinulingga saat ditemui awak media di GBK Arena, Senayan Jakarta Pusat, Selasa (2/4/2024).

Sebelumnya, PSSI sedang mengurus proses naturalisasi dari kiper FC Dallas, Maarten Paes.

Akan tetapi, proses naturalisasinya kini terganjal masalah.

Baca juga: BERITA Timnas U23 Indonesia: Ivar dan Struick Merapat,Justin Hubner Diragukan Main di Piala Asia U23

Paes ternyata sempat membela timnas U-21 Belanda pada ajang Kualifikasi Piala Eropa U-21 2021 yang saat itu usianya sudah memasuki 22 tahun.

Berdasarkan aturan FIFA, seorang pemain bisa berganti dan bermain untuk tim nasional lainnya jika berusia di bawah 21 tahun pada saat terakhir bermain baik itu tim junior ataupun senior di pertandingan resmi.

Kini kasus Maarten Paes tengah dibawa PSSI ke Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS).

Arya Sinulingga menambahkan, program naturalisasi PSSI tidak terlepas dari jaringan yang dimiliki Erick Thohir selaku Ketua Umum federasi.

"Ada yang unik memang. Kita kan punya, beruntung punya Ketum yang orang pernah di Inter Milan.

Iya kan? Dia jaringannya luas lah ya," kata Arya Sinulingga.

Baca juga: Chelsea Vs Man United - 2 Bek Setan Merah Tumbang, Lisandro dan Lindelof Absen Sebulan

"Kemudian dia juga sampai hari ini masih punya klub di Inggris. Jadi orang ngakuin jaringannya."

"Jadi ketika dia cari yang berdarah Indonesia, itu informasinya kan banyak.

Dan beliau punya tim juga," tutur Arya Sinulingga.

Selain itu, semua pemain naturalisasi pastinya berdasarkan rekomendasi pelatih Shin Tae-yong.

"Setelah itu, kita kan beritahu sama STY (Shin Tae-yong), sama pelatih. Ini ada pemain nih, lu tertarik gak?

Sepanjang yang diusul oleh Pak Erick, kayaknya STY tertarik semua. Karena bagus-bagus," ujar Arya.

"Karena enggak pernah diperkirakan kok sampai bisa seperti bisa dapat."

"Nah, kemudian Pak Erick akan langsung , one-on-one dengan pemainnya. Itu lewat video call biasanya.

Dia akan diskusi dengan pemainnya dan Pak Erick akan paparkan," tutupnya.

Terbaru, PSSI telah merampungkan proses naturalisasi tiga pemain keturunan.

Mereka adalah Thom Haye, Ragnar Oratmangoen, dan Nathan Tjoe-A-On.

Ketiganya pun sudah menjalani debut bersama timnas Indonesia pada lanjutan putaran Kedua Grup F Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia kontra Vietnam di medio Maret 2024.

(Tribun-Medan.com)

Artikel ini telah tayang di TribunKaltim.co

Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News

Ikuti juga informasi lainnya di Facebook, Instagram dan Twitter    

Berita viral lainnya di Tribun Medan 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved