Tribun Wiki

Sejarah Hari Bumi Hingga Google Gunakan Foto Unik

Tiap tanggal 22 April, masyarakat di dunia akan memperingati Hari Bumi. Simak sejarahnya seperti apa.

Tayang:
Editor: Array A Argus
Tribun Medan
Peringatan Hari Bumi 

TRIBUN-MEDAN.COM,- Tiap tanggal 22 April, masyarakat dunia akan memperingati Hari Bumi atau earth day.

Momentum peringatan Hari Bumi ini dilaksanakan untuk mengingatkan manusia, agar tetap menjaga bumi dan jangan merusaknya.

Hari bumi diperingati sebagai dukungan seluruh masyarakat bumi untuk lebih peduli terhadap kesehatan bumi kita.

Bagaimana Sejarah Hari Bumi?

Dikutip dari history.com, awal mulanya pada tahun 1960-an, orang Amerika mulai sadar akan efek polusi terhadap lingkungan.

Baca juga: Peringati Hari Bumi, Dinas Kebersihan Medan Lakukan Aksi Penanaman Bibit Pohon di TPA Terjun

Kemudian masyarakat mulai sadar tentang bahaya dari efek-efek kimia di sekitar lingkungan.

Kemudian di tahun 1962 seorang Gaylord Nelson, berhasil meyakinkan pemerintah bahwa bumi sedang dalam keadaan bahaya.

Dikutip dari earthday.org, senator Gaylord Nelson, seorang senator junior dari Wisconsin, telah lama mengkhawatirkan lingkungan yang memburuk di Amerika Serikat.

Setelah itu pada tahun 1969, Nelson, yang dianggap sebagai salah satu pemimpin gerakan lingkungan modern, berupaya mengembangkan ide untuk Hari Bumi.

Baca juga: HARI BUMI, Hotel Grand Mercure Laksanakan Program Single Use Plastic

Lalu Nelson mencoba mengumumkan konsep Hari Bumi pada sebuah konferensi di Seattle pada musim gugur di tahun 1969, dan mengundang seluruh bangsa untuk terlibat.

Dikutip dari epa.gov, pada 22 April 1970, undang-undang lingkungan disahkan, di antaranya Undang-Undang Udara Bersih, Undang-Undang Peningkatan Kualitas Air, Undang-Undang Spesies Terancam Punah, Undang-Undang Pengendalian Zat Beracun, dan Undang-Undang Kontrol dan Reklamasi Penambangan Permukaan.

Maka untuk merayakan Hari Bumi, sebaiknya kita sebagai makhluk hidup harus sadar dan lebih mencintai lingkungan kita.

Baca juga: Hari Bumi, Alfamart Kampanye Go Green Tanpa Kantong Plastik

Berikut beberapa kutipan untuk memperingati Hari Bumi Sedunia, yang Dikutip dari berbagai sumber:

1. "… lakukan sesuatu, agar mendapatkan hak istimewa hidup di Bumi yang indah, biru-hijau ” Dave Foreman

2. Bumi menyediakan cukup untuk memenuhi kebutuhan setiap orang, tetapi tidak untuk keserakahan manusia." Mahatma Gandhi

3. “Saya bukan seorang pencinta lingkungan. Saya seorang pejuang di Bumi. " Darryl Cherney

4. "Dia yang menanam pohon, berarti dia adalah orang yang mencintai orang lain selain dirinya sendiri." Thomas Fuller

Baca juga: SAMBUT HARI BUMI, Warga Tukar Sampah dengan Takjil di Green Ramadan Food Court Medan

5. “Setiap hari adalah Hari Bumi” Anon

6. Ciptakan dunia yang lebih hijau sebelum menjadi fantasi bagi generasi penerus kita. Selamat Hari Bumi Semuanya.

7. Selamat merayakan Hari Bumi. Semoga hari yang indah ini dapat menjadi suatu keajaiban bagi bumi kita.

8. Jangan menunggu orang lain untuk menyelamatkan bumi, itu dimulai langsung dari kita!

9. Tanggung jawab kami adalah menyerahkan Bumi dalam bentuk yang lebih sehat kepada generasi mendatang. Mari kita bekerja sama menjadikannya tempat yang lebih baik. Selamat Hari Bumi!

Baca juga: PARA Petani Dairi Bawa Hasil Panen Peringati Hari Bumi, Minta Pemerintah Peduli Kualitas Pertanian

10. Bumi selalu memberi kita setiap kenyamanan dan kebutuhan hidup. Maka dari itu kita juga harus melindunginya dan merawatnya dengan cara terbaik. Selamat Hari Bumi.

Apa yang Bisa Kita Lakukan untuk Perayaan Hari Bumi?

-  Mengubah cara hidup kita terhadap bumi

- Melakukan bersih sampah sampai membuat video atau status mengenai lingkungan hidup,

Baca juga: Komunitas Sasude Ajak Anak-Anak sunga Deli Isi Ramadan Dengan Kampanye Hari Bumi Sedunia

- Mengorganisir kegiatan di tempat tinggal, sekolah, atau lingkungan kita

- Lebih peka dan sayang terhadap bumi

Google Pakai Foto Unik

Pada peringatan Hari Bumi, Google menggunakan foto unik di laman pencariannya.

Dikutip dari Kompas.com, Google Doodle Hari Bumi 2024 (Earth Day) kali ini menyoroti keindahan alam, keanekaragaman hayati, dan sumber daya bumi.

Di halaman utama Google Search, tulisan "Google" digantikan oleh gambar timelapse foto unik dari keindahan alam yang tersebar di dunia, yang dilindungi oleh berbagai orang, komunitas, dan pemerintah.

Baca juga: KOMUNITAS Sasude Ajak Anak-anak Sungai Deli Rayakan Ramadan dengan Kampanye Hari Bumi Sedunia

Foto tersebut juga tampak membentuk tulisan "Google". Foto ini diambil dari sejumlah perusahaan citra satelit yakni Airbus, CNES/Airbus, Copernicus, Maxar Technology, dan USGS/NASA Landsat.

Secara lebih detail, huruf "G" dari Google digantikan oleh citra satelit Kepulauan Turks dan Caicos di Samudra Atlantik. Kepulauan berwarna hijau ini merupakan rumah bagi keanekaragaman hayati yang penting.

Di dalamnya, ada pula upaya konservasi yang bertujuan untuk mengatasi tantangan lingkungan yang sedang berlangsung, termasuk melindungi sumber daya alam, terumbu karang, serta memulihkan spesies yang terancam punah seperti iguana batu di kepulauan itu.

Berikutnya, huruf "O" diwakili oleh foto dari Taman Nasional Scorpion Reef di Meksiko. Wilayah yang dikenal juga dengan nama Arrecife de Alacranes ini merupakan terumbu kerang terbesar di selatan Teluk Meksiko dan cagar biosfer UNESCO.

Kawasan pulau koral (atol) ini berfungsi sebagai perlindungan bagi karang, serta beberapa spesies burung dan penyu yang terancam punah.

Huruf "O" selanjutnya digantikan oleh Taman Nasional Vatnajökull di Islandia, dengan citra satelit berwarna putih hitam.

Taman nasional yang didirikan pada 2008 setelah puluhan tahun melakukan advokasi ini melindungi ekosistem di dalam dan sekitar gletser terbesar di Eropa.

Perpaduan gunung berapi dan es glasial di Situs Warisan Dunia UNESCO ini menghasilkan lanskap serta flora yang langka.

Adapun Situs Warisan Dunia UNESCO itu sendiri merupakan kawasan yang mendapatkan perlindungan hukum berdasarkan konvensi internasional organisasi UNESCO.

Huruf "G" digantikan oleh Taman Nasional Jaú di Brasil alias Parque Nacional do Jaú. Lokasi ini merupakan salah satu cagar hutan terbesar di Amerika Selatan dan Situs Warisan Dunia UNESCO.

Hutan yang terletak di jantung hutan hujan Amazon ini melindungi berbagai macam spesies, termasuk kucing tutul margay, jaguar, berang-berang raksasa, dan lembu laut (manatee) Amazon.

Huruf "L" digambarkan dengan Great Green Wall di Nigeria.

Inisiatif yang dimulai pada 2007 oleh Uni Afrika ini bertujuan memulihkan lahan yang terkena dampak penggundulan di seluruh Afrika, menanam pohon dan tumbuhan lainnya, sambil menerapkan praktik pengelolaan lahan berkelanjutan.

Deretan strategi ini turut meningkatkan peluang ekonomi, ketahanan pangan, dan ketahanan iklim bagi masyarakat dan komunitas di wilayah tersebut.

Terakhir, huruf "E" diwakili Cagar Alam Kepulauan Pilbara di Australia, sebagaimana dikutip KompasTekno dari situs Google Doodle, Senin (22/4/2024).

Wilayah ini merupakan salah satu dari 20 cagar alam di Australia yang membantu melindungi ekosistem yang rapuh, habitat alami yang makin langka, serta sejumlah spesies yang terancam atau hampir punah, mulai dari berbagai spesies penyu laut hingga burung pantai.

Masing-masing huruf ini terlihat menunjukkan timelapse berbagai wilayah tersebut dari waktu ke waktu, misalnya Great Green Wall Nigeria yang awalnya tampak gundul menjadi hijau dan subur.

Mempraktikkan kebiasaan berkelanjutan

Menurut Google, makin banyak pengguna di seluruh dunia membuka mesin pencari Google untuk mencari cara hidup yang berkelanjutan (sustainable).

Hari ini, lebih dari satu miliar orang di seluruh dunia akan memperingati Hari Bumi 2024, sebuah pengingat untuk mempraktikkan kebiasaan berkelanjutan sepanjang tahun, serta untuk melanjutkan upaya yang diperlukan untuk menghemat air, listrik, dan sumber daya lainnya.

Pengguna bisa melihat Google Doodle Hari Bumi 2024 dan penjelasannya lewat tautan berikut ini.(tribun-medan.com)

Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News

Ikuti juga informasi lainnya di FacebookInstagram dan Twitter    

Berita viral lainnya di Tribun Medan 

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved