Kesehatan
10 Tanaman Obat Demam Berdarah Beserta 10 Tanaman Pengusir Nyamuk
Penyakit demam berdarah bisa saja membawa kematian. Berikut ini 10 tanaman obat demam berdarah yang ada di sekitar rumah kita
TRIBUN-MEDAN.COM,- Kasus demam berdarah mulai banyak bermunculan di beberapa wilayah Indonesia.
Untuk itu, kita patut mewaspadai dan mencegah penularannya.
Sebab, seperti di Bekasi, Jawa Barat, dilaporkan ada sebuah rumah sakit yang ruangannya penuh dengan pasien DBD.
Maka dari itu, sebelum kita terpapar demam berdarah ini, ada baiknya kita melakukan pencegahan, sekaligus mencari tahu, apa saja obat alami yang bisa mengobati DBD ini.
Baca juga: 5 Cara Mengobati Demam Berdarah dan 7 Tips Mencegahnya
Dilansir dari Tribun Jambi, setidaknya ada 10 tanaman obat yang bisa digunakan untuk mengatasi demam berdarah.
Lantas, apa saja tanaman obat tersebut, berikut ini daftarnya:
Tanaman Obat Demam Berdarah
1. Bayam Dempo (Alternanthera philoxeroides)
Tanaman air yang banyak ditemukan di Pulau Jawa ini aslinya berasal dari Amerika Selatan.
Dari hasil pengujian, ekstrak A. philoxeroides memiliki efek menghambat pertumbuhan virus dengue.
Baca juga: 22 April Jadi Peringatan Hari Demam Berdarah Nasional, Ini 7 Cara Mencegah Penyakitnya
2. Sambiloto (Andrographis paniculata)
Daun yang jamak digunakan sebagai bahan pembuatan jamu tradisional ini dikenal memiliki cita rasa yang pahit.
"Ekstrak A. paniculata menunjukkan efek penghambatan antivirus tertinggi pada DENV-1 (virus dengue serotipe 1) oleh uji antivirus berdasarkan efek sitopatik," tulis peneliti.
3. Temu kunci (Boesenbergia rotunda)
Rempah yang rimpangnya kerap digunakan sebagai bumbu masakan ini disebut bermanfaat untuk mengatasi DBD.
Dari hasil pengujian, ekstraksi senyawa temu kunci dapat menghambat merebaknya virus dengue serotipe 2 (DENV-2).
Baca juga: 7 CARA Mencegah Demam Berdarah Dengue
4. Daun pepaya (Carica papaya)
Pepaya merupakan salah satu buah yang cukup populer di Indonesia.
Tak hanya berguna untuk menjaga asupan vitamin dari buahnya, manfaat daun pepaya untuk DBD juga telah dibuktikan tim peneliti.
Dari hasil penelitian, penderita demam berdarah yang diberi ekstrak daun pepaya sebanyak 25 mililiter, dua kali sehari, selama lima hari, jumlah trombositnya meningkat.
Peningkatan trombosit dalam darah dapat mengurangi risiko perdarahan.
Sehingga, mencegah demam berdarah berkembang menjadi DBD yang parah.
Baca juga: 4 Tips saat Beli Oleh-oleh Haji di Mekkah dan Berikut 5 Lokasi Perbelanjaan di Arab Saudi
5. Sea buckthorn (Hippophae rhamnoides)
Tanaman yang sedang naik daun digunakan sebagai produk perawatan kecantikan (skin care) ini juga berkhasiat untuk DBD.
"Ekstrak daun H. rhamnoides mampu menjaga daya tahan sel yang terinfeksi virus dengue.
Kemampuannya setara dengan obat antivirus dengue jenis Ribavirin," tulis peneliti.
6. Amis-amisan (Houttuynia cordata)
Tanaman ini jamak tumbuh di Jepang, Korea, Cina Selatan, dan sebagian wilayah Asia Tenggara.
Dari hasil penelitian, senyawa bioaktif dari ekstrak amis-amisan dapat menghambat aktivitas virus dengue serotipe 2 (DENV-2).
Selain itu, ekstrak tanaman herba ini juga efektif melindungi sel saat tubuh diserang virus dengue.
Baca juga: 10 Tips Agar Lolos PTN Idaman Lewat Jalur UTBK-SNBT 2024,
7. Pare (Momordica charantia)
Pare kerap digunakan sebagai bahan sayuran dalam sejumlah masakan khas Nusantara.
"Ekstrak metanol dari M. charantia menunjukkan efek penghambatan DENV-1 (virus dengue serotipe 1) oleh uji antivirus berdasarkan efek sitopatik," tulis peneliti.
8. Daun kemangi (Ocimum sanctum)
Tanaman yang biasa dimanfaatkan sebagai lalapan ini dapat digunakan sebagai obat tradisional untuk mencegah demam dengue.
Akan tetapi, hasil uji lab pada ekstrak daun kemangi menunjukkan, ekstrak tanaman ini hanya memiliki sedikit efek menghambat perkembangan virus dengue serotipe 1 (DENV-1).
Baca juga: 6 Tips Cara Mendidik Anak Agar Tidak Nakal dan Tumbuh Cerdas, Simak Penjelasan Buya Yahya
9. Cabai Jawa (Piper retrofractum)
Di berbagai negara termasuk Indonesia, tanaman ini buahnya jamak dimanfaatkan untuk berbagai keperluan.
Hasil pengujian menunjukkan, paparan ekstrak cabai Jawa dapat membuat virus dengue serotipe 2 (DENV-2) 84,93 persen tidak aktif.
10. Cakar Kucing (Uncaria tomentosa)
Tanaman dari keluarga pohon anggur ini jamak tumbuh di hutan tropis Amerika Tengah dan Selatan.
Cakar kucing telah lama digunakan penduduk asli Peru yang tinggal di tengah hutan.
Dari hasil pengujian, cakar kucing mengandung antigen (zat yang merangsang daya tahan tubuh) untuk melawan virus dengue.
Baca juga: 6 Tips Memilih Hewan Kurban, Nomor 2 dan 6 Paling Penting
14 Tanaman Pengusir Nyamuk
Berikut ini adalah sejumlah tanaman yang ampuh digunakan untuk mengusir nyamuk:
1. Serai
Dilansir dari laman Dinas Kesehatan Provinsi DI Yogyakarta, serai yang biasanya menjadi bumbu masakan ternyata ampuh mengusir nyamuk.
Serai mengandung senyawa sitronnellol dan geraniol.
Kandungan tersebut mengeluarkan aroma menyengat yang tidak disukai nyamuk. Zat sitronnellol bahkan bisa mematikan nyamuk.
Baca juga: 4 Bahan Alami Ini Ternyata Mampu Mengusir Kutu Beras, Dijamin Antigagal
2. Lavender
Bunga lavender tidak hanya menjadi tanaman hias di halaman atau dalam rumah. Tumbuhan ini juga berguna untuk mengusir nyamuk.
Bunga yang mengandung senyawa linalool ini juga dapat dimanfaatkan sebagai obat di kulit untuk mencegah gigitan nyamuk.
3. Bawang putih
Bawang putih juga merupakan tanaman yang bekerja paling ampuh mengusir nyamuk.
Selain itu, bawang putih mengandung zat belerang yang bisa membunuh jentik-jentik.
Baca juga: Jarang Dibersihkan, Pria Ini Syok Lihat Kasurnya Jadi Sarang Tungau
Penelitian di India bahkan membuktikan produk pencegah gigitan nyamuk dan serangga mengandung minyak bawang putih.
Produk ini membuat kulit terlindungi dari gigitan serangga selama delapan jam.
4. Krisan
Krisan termasuk bunga hias yang akan mempercantik rumah. Namun ternyata, bunga krisan mengeluarkan aroma yang dibenci nyamuk.
Tanam krisan dengan pot atau polybag dan letakkan di halaman atau sudut rumah yang sering dilewati nyamuk.
Baca juga: Cara Mengatasi Kurap yang Sangat Mengganggu Aktivitas
5. Bunga kamboja
Kamboja termasuk tanaman yang tahan dengan panas Matahari dan juga berbau harum.
Namun walau harum bagi manusia, bunga ini tidak disukai nyamuk.
Jadi tanam bunga kamboja untuk membasmi nyamuk secara alami di sekitar rumah.
Baca juga: 5 Manfaat Daun Sirih Merah, Rawat Bagian Intim Wanita dan Meredakan Batuk
6. Lidah buaya
Lidah buaya memiliki manfaat untuk kulit dan rambut.
Selain itu, tanaman ini juga bisa mengusir nyamuk.
Saat gatal akibat gigitan nyamuk, bisa juga mengoleskan gel lidah buaya ke area tersebut. Nantinya, rasa gatal akan hilang.
Baca juga: VIRAL Bayi 54 Hari Meninggal Usai Dikasih Minum Jamu, Sesak Napas hingga tak Diizinkan ke RS
7. Kenikir
Bunga marigold atau kenikir biasa digunakan sebagai lalapan, sayur urap, maupun tanaman hias.
Dilansir dari laman Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI, aroma bunga ini tidak disukai nyamuk.
Ini karena bagian daun dan bunganya mengandung zat aktif pyrethrum.
8. Tapak dara
Geranium atau tapak dara (Catharanthus roseus) juga dapat mengusir nyamuk dan semut berkat aromanya yang menyengat.
Mahkota bunga dan daun tanaman ini mengandung senyawa geraniol atau rhodinol yang ampuh mengusir serangga.
9. Catnip
Catnip adalah tanaman herbal abadi dari keluarga mint.
Catnip mengandung senyawa kimia nepetalactone yang terbukti ampuh mengusir nyamuk.
Bukan hanya itu, catnip juga bisa membuat kucing fly.
Banyak yang meyakini, tanaman ini bisa menjadi pereda stres bagi kucing.
Seperti diketahui, tanaman yang satu ini sering ditemui di sekitar rumah.
Untuk penggunaannya, potong daunnya dan masukkan ke dalam minyak zaitun di dalam wadah.
Diamkan selama enam minggu kemudian gunakan untuk semprotan pengusir nyamuk.
10. Rosemary
Daun dan bunga rosemary bisa mengusir nyamuk karena mengeluarkan aroma yang kuat.
Untuk menggunakannya, bakar rosemary kering di halaman.
Asapnya akan mengusir nyamuk dari dalam rumah.
11. Lemon verbena
Daun runcing lemon verbena (Aloysia citrodora) mengeluarkan aroma lemon yang bisa mengusir nyamuk dan serangga lainnya.
Caranya, tanam lemon verbena di halaman.
Kemudian, hancurkan dan gosokkan daun tanaman ini ke tangan dan leher untuk mencegah gigitan nyamuk.
12. Nimba
Nimba (Azadirachta indica) juga populer sebagai tanaman pelindung dari nyamuk.
Pohonnya yang besar bahkan bantu mengusir nyamuk dari lingkungan sekitar rumah.
Minyak nimba juga bisa digunakan untuk pengusir serangga ini.
Caranya, campurkan minyak nimba dan minyak kelapa.
Kemudian, oleskan ke tubuh.
Alternatif lain, bakar daun nimba kering untuk membasmi serangga.
13. Eucalyptus
Kayu putih atau eucalyptus (Eucalyptus globulus) berfungsi mengusir nyamuk, kutu daun, lalat, dan kumbang.
Tanam pohon ini di halaman rumah atau gunakan minyak kayu putih sebagai pengusir serangga.
14. Kemangi
Kemangi (Ocimum americanum) mengeluarkan aroma kuat yang ampuh mengusir nyamuk.
Bakar beberapa tangkai daun kemangi untuk membasmi nyamuk dari dalam rumah.(tribun-medan.com)
Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News
Ikuti juga informasi lainnya di Facebook, Instagram dan Twitter dan WA Channel
Berita viral lainnya di Tribun Medan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/manfaat-daun-pepaya.jpg)