Sumut Terkini

Polisi Ungkap Penyebab Kecelakaan yang Dialami Seorang Wanita Pengendara Motor di Jalinsum

Pihak Satlantas Polresta Deli Serdang sudah selesai melakukan olah TKP di lokasi kejadian yang persisnya berada di Km 18-19 di depan SPBU Desa Tanjung

Tayang:
Penulis: Indra Gunawan | Editor: Ayu Prasandi
HO
Polisi mengevakuasi jasad korban dari lokasi kejadian Senin, (6/5/2025).  

TRIBUN-MEDAN. com, LUBUKPAKAM - Pihak kepolisian mengungkap penyebab kecelakaan yang menewaskan seorang wanita bernama Dwi Nopita Sari (26) yang sedang mengendarai sepeda motor di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) kawasan Tanjung Morawa Kabupaten Deli Serdang Senin, (6/5/2024).

Pihak Satlantas Polresta Deli Serdang sudah selesai melakukan olah TKP di lokasi kejadian yang persisnya berada di Km 18-19 di depan SPBU Desa Tanjung Morawa A.

Kanit Laka Polresta Deli Serdang, IPTU Robertus Gultom menyebut peristiwa kecelakaan terjadi sekira pukul 11.15 WIB. Saat itu korban yang merupakan warga Kota Tanjung Balai menaiki sepeda motor Honda Beat BK 4648 AID yang kontra dengan truk jenis Mitsubishi Fuso L 8055 UZ.

Polisi telah mengamankan pengemudi truk bernama Afwin Pulungan (58) yang merupakan warga Percut Seituan. 

"Korban ini meninggal di lokasi kejadian. Lukanya kan berat pada bagian perut dan kaki (hancur karena terlindas)," ujar Robertus Gultom Selasa, (7/5/2024). 

Mengenai kronologi kejadian, Robertus Gultom mengatakan semula mobil truk jenis Mitsubishi Fuso L yang dikemudikan oleh Afwin datang dari arah Medan menuju Tebing Tinggi.

Sesampainya di lokasi kejadian menghindari kendaraan yang ada di depannya dengan cara bergerak kesebelah kiri. 

"Jadi dengan tidak memperhatikan kendaraan yang ada disebelah kirinya sehingga menabrak sepeda motor korban yang bersamaan datang dari arah Medan menuju Tebing Tinggi. Kalau pengendara fuso yang tidak mengalami luka apapun. Bisa dibilang dia pun posisinya kurang menguntungkan," kata Robertus. 

Berdasarkan kondisi cuaca dan jalan disebut dalam keadaan yang baik.

Cuaca saat itu sedang cerah sedangkan arus lalulintas sepi dan kondisi jalan lurus dan datar.

Disebut juga kalau terdapat marka jalan, beraspal hotmix, pandangan kedepan bebas dan tidak terhalang.

Korban sendiri saat itu sebenarnya disebut juga memakai helm. 

Kasus kecelakaan yang dialami korban ini sempat viral di media sosial.

Video detik-detik korban mau menghembuskan nafas terakhir pun banyak bertebar di media sosial dan berantai.

Banyak orang yang saat itu prihatin dengan kondisi korban. Hal ini lantaran kondisi fisik korban yang sangat tragis.

(dra/tribun-medan.com). 

 

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved