Siantar Terkini
RKI Docs akan Angkat Film Semi Dokumenter Kisah Pertumpahan Darah di Siantar Hotel
Saat itu, kabar kemerdekaan Indonesia datang lebih telat ke telinga warga Kota Siantar sehingga kolonialisme masih terjadi.
Penulis: Alija Magribi | Editor: Randy P.F Hutagaol
TRIBUN-MEDAN.com, SIANTAR - Perjuangan beberapa pemuda lokal untuk memerdekakan Indonesia masih dilakukan oleh sejumlah pemuda lokal di Siantar meski pada 17 Agustus 1945 Indonesia sudah merdeka.
Saat itu, kabar kemerdekaan Indonesia datang lebih telat ke telinga warga Kota Siantar sehingga kolonialisme masih terjadi.
Sejarah kemerdekaan Indonesia di Siantar ini pula telah dirangkum H Kusma Erizal Ginting, tokoh yang dikenal sebagai pencinta sejarah dan koleksi kendaraan antik BSA.
Wali Kota Pematangsiantar Susanti Dewayani bersama Ketua Dekranasda Pematangsiantar H Kusma Erizal Ginting menghadiri Kick Off Shooting Film Semi Dokumenter “Siantar Hotel Berdarah” di Siantar Hotel, Kota Pematangsiantar, Minggu (19/5/2024) pagi.
Wali Kota Susanti mengatakan secara pribadi dan atas nama Pemerintah Kota (Pemko) Pematangsiantar memberikan apresiasi yang tinggi serta dukungan kepada Tim RKI Docs.
Menurut dr Susanti, Film Semi Dokumenter “Siantar Hotel Berdarah” memiliki nilai sejarah.
Sinopsis singkat film ini bertujuan mengangkat salah satu titik sejarah Kota Pematangsiantar tentang
"Film ini dibuat sebagai bagian edukasi kepada masyarakat Pematangsiantar, khususnya kepada anak-anak sekolah dan mahasiswa yang ada di Kota Pematangsiantar," kata dr Susanti.
Setelah memberikan sambutan, dr Susanti bersama Erizal Ginting memberikan Dayok Nabinatur (penganan khas Simalungun) kepada Tim RKI Docs, sebagai bentuk/wujud terima kasih dan rasa syukur serta doa agar tim diberi kesehatan oleh Tuhan sehingga proses pembuatan film berjalan dengan baik dan sukses.
(alj/tribun-medan.com)
Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News
Ikuti juga informasi lainnya di Facebook, Instagram dan Twitter dan WA Channel
Berita viral lainnya di Tribun Medan
| Pemko Siantar Anggarkan Rp 8 Miliar untuk Revitalisasi Stadion Sang Naualuh |
|
|---|
| Kasus Pengeroyokan di Taman Bunga Siantar Tewaskan Seorang Warga, Diduga Dilakukan OKP |
|
|---|
| Warga Ngeluh, Menara Air di Simpang Gurilla-Sibatubatu tak Pernah Berfungsi Lagi sejak Tahun 2015 |
|
|---|
| Polres Siantar Selidiki Perampokan Toko Emas di Pasar Horas, Wajah Pelaku Terekam Jelas |
|
|---|
| Kronologi Toko Emas di Pasar Horas Dirampok, Pelaku Banyak Tanya soal Tempah Perhiasan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Kick-Off-Shooting-Film-Semi-Dokumenter-Siantar-Hotel-Berdarah.jpg)