Breaking News

TRIBUN WIKI

10 Contoh Cerita Liburan Sekolah yang Bisa Kamu Adaptasi

Ada 10 contoh cerita liburan sekolah yang bisa kamu adaptasi sebagai bahan tulisan jika mendapat tugas dari guru. Berikut ini contohnya

Editor: Array A Argus
kemendikbud.go.id
Ilustrasi liburan sekolah 

TRIBUN-MEDAN.COM,- Memasuki tahun ajaran baru 2024/2025, peserta didik mulai banyak yang mencari contoh cerita liburan sekolah yang menyenangkan.

Beberapa diantaranya tentu akan mencari contoh cerita liburan sekolah yang bisa mengundang simpati, sekaligus mengandung pembelajaran di dalamnya.

Jika kamu bingung hendak memulai cerita dari mana, kamu bisa mengingat kembali hal-hal kecil yang kamu lakukan di rumah.

Misalnya membantu ibu mencuci piring, atau juga kisah inspiratif menjadi muadzin di masjid selama libur sekolah.

Ada banyak hal menarik yang bisa kamu ceritakan.

Intinya, apa sih kegiatan yang kamu lakukan di rumah selama libur sekolah.

Berikut ini 10 contoh cerita liburan sekolah di rumah.

1. Contoh Cerita Liburan di Pantai Bersama Keluarga

Mengisi waktu selama liburan panjang sekolah, aku bersama ayah ibu serta keluarga pergi liburan ke pantai di Anyer. Kami semua menginap di sebuah vila.

Selama perjalanan menuju ke Anyer, aku banyak melihat pemandangan alam yang menyenangkan mata seperti pohon-pohon hijau hingga pesawahan.

Setibanya di pantai kawasan Anyer, kami sekeluarga sangat senang karena bisa melepas lelah sambil menikmati keindahan pantai di sana yang cukup sejuk dan tidak terlalu ramai.

Ada banyak kegiatan yang dilakukan kami sekeluarga di sana. Mulai dari berenang, bermain pasir, berselancar, banana boat, snorkeling, hingga menikmati aneka kuliner seafood.

2. Cerita Liburan di Rumah Nenek

Liburan akhir semester sekolahku berlangsung selama tiga pekan. Selama masa liburan, aku bersama ayah dan ibu memutuskan untuk berkunjung ke rumah nenek di Semarang.

Hari pertama setelah tiba di Semarang, aku dan keluarga menghabiskan waktu untuk berkumpul bersama keluarga besar di rumah nenek.

Nenek senang sekali karena rumahnya jadi ramai kedatangan cucu-cucunya yang libur sekolah. Aku dan saudara-saudara lain pun bisa menginap dan bermain bersama.

Esok harinya, aku dan sepupu-sepupu lain mulai bermain bersama di halaman belakang rumah nenek.

Di sana kami bisa mancing ikan ditemani paman serta menanam bunga bersama bibi.

Kegiatan aku dan para sepupu di rumah nenek juga cukup banyak. Kami bisa pergi ke ladang kakek, lalu bermain di sawah, sampai makan bersama di saung.

Dua minggu liburan di rumah kakek nenek selalu berkesan untuk aku.

Selain bertemu kakek nenek, aku juga bisa bertemu sepupu lain dan menghabiskan waktu bersama-sama.

3. Cerita Liburan di Rumah Saja

Selama liburan, aku memutuskan untuk menghabiskan beberapa waktu di rumah.

Ini adalah perubahan yang diharapkan dari rutinitasku yang biasa pergi ke sekolah dan mengerjakan PR.

Aku menghabiskan beberapa hari pertama hanya beristirahat dan mengambil beberapa jam tidur yang sangat dibutuhkan.

Aku juga menghabiskan banyak waktu dengan keluarga, yang menyenangkan karena kami tidak selalu bisa menghabiskan sebanyak waktu bersama yang kami inginkan.

Salah satu hal yang paling aku sukai tentang tinggal di rumah adalah bisa memasak makanan sendiri.

Aku suka memasak, dan aku bisa mencoba beberapa resep baru yang sudah lama ingin aku coba.

Aku juga membuat beberapa hidangan favoritku, seperti lasagna terkenal buatan ibu dan ayam panggang lezat buatan ayah.

Hal lain yang aku sukai adalah bisa menonton kembali beberapa acara TV dan film favorit.

Aku bisa menonton banyak acara yang baru rilis yang aku lewatkan saat sibuk di sekolah.

Aku juga menghabiskan beberapa waktu bermain video game dan membaca buku, yang menyenangkan untuk beristirahat dan melepaskan stress.

4. Contoh Cerita Liburan ke Kebun Binatang

Semasa liburan sekolah kemarin, aku dan keluarga pergi berkunjung ke Kebun Binatang Ragunan.

Aku sangat menyukai hewan karena itu aku sangat senang ketika ayah mengajak saya ke kebun binatang esok harinya.

Esok paginya, aku sudah siap-siap untuk pergi. Ibu pun menyiapkan bekal dan cemilan untuk disantap di sana jika lapar.

Kami berangkat sejak pagi supaya sesampainya di sana belum terlalu panas dan masih sedikit sepi. Dari rumah, kira-kira perlu waktu sekitar 1 jam perjalanan karena banyak sekali menemui lampu merah.

Sesampainya di depan kebun binatang, ayah pergi ke loket untuk membeli tiket masuk. Kemudian kami pun masuk ke dalam kebun binatang.

Di sana, aku melihat banyak jenis hewan yang ada di dalam kandang. Aku juga melihat akuarium berisi ikan-ikan unik berukuran jumbo.

Belum lagi di kandang juga ada beberapa hewan buas seperti buaya. Rasanya seram sekali tapi menyenangkan.

Aku juga melihat badak yang sedang membuka mulutnya. Mulut badak tersebut sangat besar. Para pengunjung pun dilarang untuk berada terlalu dekat dengan pagar kandang.

Meski setiap pagar telah menggunakan pagar besi kuat, namun tentunya demi keselamatan para pengunjung harus berada pada jarak yang aman.

Ketika hari mulai siang, udara pun semakin panas dan matahari mulai terik.

Aku dan keluargaku kemudian beristirahat sambil menikmati cemilan yang dibuatkan ibu.

Kami pulang sekitar pukul 1 siang. Rasanya sangat menyenangkan. Aku ingin kembali berkunjung ke kebun binatang berikutnya.

5. Cerita Liburan Menjelajahi Kota Sendiri

Aku dan Aji adalah dua sahabat yang tinggal di kota yang sama sepanjang hidup kami.

Di liburan lalu kami memutuskan untuk menjelajahi keajaiban di kota kami sendiri. Kami merasa bahwa sering kali kami terlalu sibuk dengan rutinitas sehari-hari hingga mengabaikan tempat-tempat menarik.

Pertama, kami memutuskan untuk menjelajahi museum-museum di kota kami. Kami mengunjungi museum sejarah, museum seni, dan museum sains.

Di sana, kami belajar tentang sejarah kota, mengagumi seni yang indah, dan mengeksplorasi pengetahuan baru tentang ilmu pengetahuan.

Selanjutnya, kami memutuskan untuk mengunjungi taman-taman kota. Kami berjalan-jalan di taman hijau yang luas, bersepeda di sekitar jalur-jalur sepeda, dan duduk-duduk di taman air yang indah.

Kami menyadari bahwa kota kami memiliki ruang terbuka yang menakjubkan yang sering terlupakan dalam kehidupan sehari-hari kami.

Kami juga menjelajahi toko-toko kecil dan pasar tradisional yang ada di kota. Kami berbelanja barang-barang unik, mencicipi makanan khas, dan berinteraksi dengan penduduk setempat.

Kami menyadari betapa kaya akan budaya dan keragaman kota kami ini.

Puncak perjalanan kami adalah mengunjungi monumen dan landmark terkenal.

Kami mendaki ke menara pengamatan yang tinggi, mengunjungi tempat-tempat bersejarah, dan mengagumi pemandangan indah dari ketinggian.

Melihat kota kami dari perspektif yang berbeda membuat kami merasa bangga akan tempat tinggal kami.

6. Cerita Liburan di Rumah Bantu Ibu

Liburan akhir semester sekolahku berlangsung selama tiga pekan. Selama liburan ini, aku banyak membantu ibu dan bapak di rumah.

Di minggu pertama, aku lebih sering membantu ibu membersihkan rumah, seperti menyapu, mencuci piring, dan mengepel lantai.

Aku juga membantu ibu memasak sehari-hari. Ibuku sering membuat kue saat akhir pekan dan aku membantu ibu membuat adonan serta menaburkan topping.

Kue buatan ibuku sangat enak dan wangi.

Pada minggu terakhir libur sekolah, aku membersihkan pekarangan rumah bersama ayah.

Banyak tanaman liar tumbuh di halaman sekitar rumah sehingga aku dan ayah mengguntingnya.

Ibu juga ikut menanam bunga-bunga sehingga pekarangan rumah tampak lebih cantik saat ini.

7. Memasak Bersama di Dapur

Liburan sekolah kali ini, aku bersama keluarga menghabiskan waktu di dapur.

Kami mencoba resep-resep baru dan membuat makanan lezat bersama-sama.

Aktivitas sederhana ini tidak hanya menghibur, tetapi juga mempererat ikatan keluargaku.

Saat libur sekolah, kami sekeluarga juga mengadakan acara ulang tahun adikku.

Aku membantu ibu membuat kue ulang tahun, mendekor ruangan, dan memasukkan makanan ke tas bingkisan.

Aku sangat menikmati liburan sekolahku kali ini.

8. Liburan Sekolah Berkemah di Rumah

Bagiku, liburan semester di rumah kali ini menjadi momen yang istimewa.

Aku memutuskan untuk mengajak ayah dan ibu berkemah di halaman belakang rumah.

Kami bersama-sama membangun tenda dan menyiapkan makanan.

Meskipun hanya di rumah, aku merasa seperti sedang berpetualang di alam bebas.

Dengan tenda kecil dan peralatan sederhana, aku menikmati malam yang penuh cerita dan tawa.

9. Bantu Ibu Bikin Kue

Saat libur tahun ajaran baru ini, aku mengisi waktu dengan membantu ibu membuat kue.

Namun, ada kejadian terduga yang bikin malu dan tak bisa kulupakan.

Ketika membantu ibu, aku terlalu lama memanggan kue sehingga kuenya gosong.

Ibu memarahiku dan menyuruh aku untuk membuat kue dari awal.

Aku sangat malu karena saat kami membuat kue, sepupuku melihatnya dan menertawaiku tak henti-henti.

Akhirnya dia membantuku membuat kue lagi.

Setelah membuat kue, aku lanjut membersihkan rumah, mencuci piring, dan menyapu halaman.

Semua pekerjaanku juga dibantu oleh sepupuku sehingga semuanya terasa mudah.

10. Merawat Kucing

Awal liburan semester menjadi kesedihan bagi saya karena dua kucing saya sakit. Pusi dan Lala (nama kedua kucingku) mulai sakit saat awal libur sekolah.

Awalnya, kucing saya muntah dan tidak mau makan dan minum. Setelah itu, saya membawanya ke dokter hewan dekat rumah. Kata dokter, kucing saya sakit. Namun, ibu yang tahu nama penyakit si Pusi dan Lala.

Setelah selesai diperiksa, Pusi dan Lala dibawa pulang dengan beberapa obat yang harus diberikan saat kucing makan.

Saya merasa kasihan melihat kedua kucing saya tidak berdaya. Mereka terlihat lemas dan tidak bersuara.

Sampai saat ini, kucing saya masih tidak mau diajak bermain. Saya selalu mengusap badan mereka dan memberikan makanan serta minuman dan obat. Semoga Pusi dan Lala bisa segera sembuh.(tribun-medan.com)

Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News

Ikuti juga informasi lainnya di FacebookInstagram dan Twitter   dan WA Channel

Berita viral lainnya di Tribun Medan 

Sumber: Sriwijaya Post
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved