Sumut Terkini
Angka Kelahiran di Siantar Lebih Rendah dari Perkiraan, Ini Kata Dinas Kesehatan
Jumlah ini lebih rendah dari target yang diperhitungkan pemerintah yakni 4.288 bayi.
Penulis: Alija Magribi | Editor: Ayu Prasandi
TRIBUN-MEDAN.com, SIANTAR - Angka kelahiran di Kota Pematangsiantar, Sumatera Utara mengalami penurunan berdasarkan data dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Pematangsiantar.
Pada tahun 2023 angka kelahiran tercatat sebanyak 3900 lebih bayi.
Jumlah ini lebih rendah dari target yang diperhitungkan pemerintah yakni 4.288 bayi.
Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat pada Dinkes Kota Pematangsiantar, dr Fitri Sari Saragih mengaku bahwa untuk melihat fenomena, dibutuhkan data untuk merunut angka kelahiran sampai lima tahun ke belakang.
"Kita kumpulkan data dulu. Untuk melihat fenomena, kita harus lihat lima tahun ke belakang. Tetapi yang bisa kita jelaskan bahwa pada Tahun 2023, angka kelahiran tidak tercapai," kata dr Fitri saat dikonfirmasi Rabu (17/7/2024).
Fitri mengatakan pihaknya tak bisa memastikan apa alasan kelahiran tersebut masih jauh dari target perkiraan Dinkes Kota Pematangsiantar.
Namun yang pasti, ia menyebut banyak orangtua mulai paham pentingnya Keluarga Berencana (KB).
Untuk tahun 2024, tepatnya pada catatan bulan Mei, kata dr Fitri, angka kelahiran di Kota Pematangsiantar berada pada level 30 persen dari target 4.805 kelahiran bayi.
"Itu angka tahun ini sampai bulan Mei 2024. Untuk laporan bulan enam, akan dilaporkan pada bulan tujuh ini," kata dr Fitri.
Fitri mengaku capaian kinerja KB cukup bagus. Implementasi pelaksanaan KB terhadap orangtua di Siantar cukup berjalan dan diterima masyarakat.
"Capaian kinerja KB kita bagus. Sasarannya tercapai. Akhir tahun 2023 kemarin, target kita tercapai 70-an persen. Sementara provinsi adalah 65 persen, artinya kita di atas target itu," katanya.
Dinkes Kota Pematangsiantar pun mengajak para ibu untuk memberikan bayi mereka mendapatkan imunisasi dari posyandu puskesmas setempat.
Selain itu, untuk anak yang sudah masuk SD, dalam waktu dekat akan dilaksanakan Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) pada Agustus 2024 bulan depan.
(alj/tribun-medan.com)
| Kejati Sumut Teliti Dokumen Korupsi Jalan Tol Medan-Binjai yang Rugikan Negara Rp 1,1 Triliun |
|
|---|
| Penyekapan Mahasiswi di Asahan Dinilai Praktisi Hukum Sebagai Tindak Pidana Serius |
|
|---|
| ACFFEST Movie Day 2026 Hadir di Sumut, Gaungkan Antikorupsi Lewat Film dan Kolaborasi Komunitas |
|
|---|
| Gubsu Bobby Imbau ASN Tidak Liburan saat WFH, Ada Wacana Mobil Dinas Diparkirkan di Pemprov Sumut |
|
|---|
| Bobby Imbau ASN Tidak Liburan Saat WFH, Ada Wacana Mobil Dinas Diparkirkan di Pemprov Sumut |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Kantor-Dinas-Kesehatan-Kota-Pematangsiantar.jpg)