Berita Medan

KAI Sumut Belum Bisa Pastikan Akan Ada Perbaikan Jembatan Ambruk di Jalan Brigjen Katamso Medan

Dikatakan Anwar, jembatan tersebut merupakan eks jembatan kereta api yang sudah tidak aktif sejak tahun  1973. 

Tayang:
Penulis: Anisa Rahmadani | Editor: Ayu Prasandi
HO
Wali Kota Medan Bobby Nasution dan Pj Sekda Medan Topan Obaja Ginting saat meninjau jembatan ambruk di Jalan Brigjen Katamso, Rabu (17/7/2024) dini hari. Menurutnya, lahan jembatan ambruk ini milik PT KAI 

TRIBUN-MEDAN.COM,MEDAN -  Manager Humas PT KAI Divre I Sumut Anwar Solikhin membenarkan jembatan yang ambruk di Jalan Brigjen Katamso Medan,  merupakan lahan milik PT KAI. 

Dikatakan Anwar, jembatan tersebut merupakan eks jembatan kereta api yang sudah tidak aktif sejak tahun  1973. 

Jembatan tersebut dulunya merupakan lintasan kereta api Medan-Pancur Batu.

"Betul (lahan jembatan ambruk) milik PT KAI. Jembatan tersebut merupakan eks jembatan kereta api yang sudah tidak aktif dari tahun 1973 yang berada di lintas non operasi Medan-Pancur Batu," jelasnya kepada Tribun Medan, Kamis (18/7/2024). 

Dirinya tidak mengetahui apakah akan ada perbaikan atau bakal ditutup jembatan tersebut.

"Terkait perbaikan jembatan tersebut masih kita lakukan pengecekan di lokasi," ucapnya. 

Disinggung apakah surat minta perbaikan sudah dikirim oleh  Pemko Medan, Anwar belum merespon konfirmasi Tribun Medan kembali. 

Sementara itu, berdasarkan informasi, Pemko Medan hari ini sudah mengirimkan  surat untuk perbaikan jembatan.

Hal itu karena, jembatan tersebut menjadi akses  untuk anak-anak sekolah. 

Diberitakan sebelumnya, Wali Kota Medan Bobby Nasution mengatakan, telah melakukan peninjauan ke Jembatan ambruk di Jalan Brigjen Katamso, Gang Perbatasan Kecamatan Medan Maimun, pada Rabu (17/7/2024) dini hari. 

Menurut Bobby Nasution, berdasarkan informasi yang diterimanya, jembatan tersebut ambruk karena jembatan ini digenjot oleh anak-anak sekolah.     

Bobby Nasution menjelaskan, jembatan ambruk yang sering dilintasi anak-anak sekolah ini bukan milik Pemko Medan melainkan lahan PT KAI.

"Kita sudah tinjau, berdasarkan informasi itu rubuhnya karena digoyang-goyang oleh anak-anak sekolah," jelasnya. 

Dalam kejadian ini, kata Bobby, tidak ada anak sekolah yang terjatuh dan luka-luka.

"Untuk perbaikan akan kita komunikasikan ke PT KAI untuk diperbaiki. Karena lahannya milik mereka,"ucapnya. 

(cr5/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved