Ulil Albab Sukses Raih Peringkat Silver Nasional di Ajang Zakat Awards 2024 Munas FOZ ke‐10
Program Rumah Baca Pelosok Ulil Albab raih penghargaan Silver Nasional untuk Program Unggulan kategori OPZ Skala Kabupaten/Kota ajang Zakat Awards.
TRIBUN-MEDAN.com, PADANG - Program Rumah Baca Pelosok Ulil Albab meraih penghargaan 'Silver Nasional’ untuk Program Unggulan kategori OPZ Skala Kabupaten/Kota pada ajang Zakat Awards 2024. Pengumuman disampaikan bersamaan dengan Munas Forum Zakat (FOZ) ke-10 di Padang, Sumbar, Kamis (18/7).
Perhelatan yang mengusung motto ‘Gerakan Zakat Menuju Indonesia Emas 2024’ ini diikuti lembaga zakat seluruh Indonesia. Dimana sejak awal Juli telah melakukan registrasi dan pengumpulan berkas porto folio program masing-masing. Berdasarkan keterangan panitia, dari 90-an porto folio yang masuk, 40 saja yang lolos ke tahap presentasi online nasional (online showcase) 8-11 Juli 2024, salah satunya Rumah Baca Pelosok Ulil Albab.
Aspek penilaian antara lain keberlanjutan (sustainability) program, dampak perubahan yang ditimbulkan, dan kebaruan (inovasi) yang diusung. Dari hasil online showcase, program Rumah Baca Pelosok Ulil Albab menyabet predikat Silver Nasional.
Dalam sambutannya, Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kemenag Prof. Dr. Wariyono Abdul Ghofur, M.Ag. mengungkapkan bahwa kontribusi zakat untuk mengentaskan kemiskinan masih sangat rendah, hanya 0,002 persen.
"Kontribusi zakat untuk mengentaskan kemiskinan masih sangat rendah. Kalau komunitas zakat mengambil bagian akhir saja sudah sangat membantu. Jadi, tantangan kita masih luar biasa. Hanya 0,002 persen, masih sangat kecil, ini masih jadi problem untuk kita," katanya.
Munawar, Direktur Ulil Albab mengungkapkan bahwa penghargaan ini menunjukkan program Ulil Albab seperti Rumah Baca Pelosok layak disandingkan dengan program bermanfaat lainnya dari LAZ seluruh Indonesia.
Rumah Baca Pelosok berfokus pada penguatan literasi daerah terjauh dari pusat literasi (pustaka, toko buku, dsb). Dampak diharapkan dari Rumah Baca Pelosok adalah bertambahnya pengetahuan terutama generasi muda yang pada gilirannya menginspirasi terus belajar dan melanjutkan pendidikan.
Penghargaan ini tentunya dapat dicapai berkat dukungan dari beragam pihak. Para donatur, stakeholder dan mitra wakaf buku. Sehingga bisa menghadirkan 11 Rumah Baca yang kini tersebar di pedalaman kabupaten Langkat, Deli Serdang, Karo, Toba, Simalungun, Labura, Humbang Hasundutan, dan Sipiongot, Paluta.
"Program Rumah Baca Pelosok layak disejajarkan dengan program bermanfaat lainnya dari LAZ seluruh Indonesia. Kemudian, sebagaimana pesan FOZ saat pembukaan, bahwa ini bukan untuk mencari menang atau kalah, tetapi lebih sebagai upaya agar setiap lembaga zakat terus meng‐upgrade manajemen programnya semakin berstandar. Lalu lanjutkan literasi ke pedalaman, penghargaan ini hanya bonus saja," terangnya.
Linda Syafitri Siagian, S. Si selaku salah satu pelaksana project Rumah Baca mengatakan bahwa hal ini merupakan pencapaian yang luar biasa dan menjadi kebanggaan tersendiri.
"Alhamdulillah, ikut bangga juga karena beberapa kali jadi relawan program Rumah Baca ini. Serunya terasa, manfaatnya tak terkata. Semoga Allah berkahi selalu amal shalih ini," harapnya yang juga alumni beasiswa Ulil Albab Syahda.
(*)