Polres Pelabuhan Belawan

Bhabinkamtibmas Polres Pelabuhan Belawan Edukasi Bahaya Narkoba dan Pergaulan Bebas di Paya Bakung

Bhabinkamtibmas Desa Paya Bakung, Aiptu Sukri Mahyudi, bersama Kapuskesmas Desa Paya Bakung, Ibu Mahnizar, Kader Remaja Desa Paya Bakung

Editor: Arjuna Bakkara
Ist
Bhabinkamtibmas Desa Paya Bakung, Aiptu Sukri Mahyudi, bersama Kapuskesmas Desa Paya Bakung, Ibu Mahnizar, Kader Remaja Desa Paya Bakung, dan Kades 10 Karang Sari mengadakan kegiatan sosialisasi, Pada Rabu (31/7/2024) di SMA Harapan Desa Paya Bakung. 

TRIBUN-MEDAN.COM, PELABUHAN BELAWAN-Bhabinkamtibmas Desa Paya Bakung, Aiptu Sukri Mahyudi, bersama Kapuskesmas Desa Paya Bakung, Ibu Mahnizar, Kader Remaja Desa Paya Bakung, dan Kades 10 Karang Sari mengadakan kegiatan sosialisasi, Pada Rabu (31/7/2024) di SMA Harapan Desa Paya Bakung.

Tujuan acara ini adalah untuk memberikan informasi dan himbauan kepada siswa dan siswi terkait berbagai isu penting yang sering dihadapi oleh remaja.

Kapuskesmas Paya Bakung, Ibu Mahnizar, menyampaikan materi mengenai kenakalan remaja seperti genk motor dan tawuran, bahaya narkoba, bullying, serta seks bebas.

Dalam paparannya, Mahnizar menjelaskan dampak negatif dari keterlibatan dalam genk motor dan tawuran, yang tidak hanya merugikan diri sendiri tetapi juga lingkungan sekitar.

Ia menekankan pentingnya menghindari pergaulan yang salah dan lebih fokus pada hal-hal positif yang dapat mengembangkan potensi diri.

"Tindakan genk motor dan tawuran hanya akan membawa masalah dan dapat merusak masa depan kalian. Lebih baik fokus pada kegiatan yang bermanfaat dan dapat meningkatkan kemampuan serta bakat yang kalian miliki," ujarnya.

Selain itu, Ibu Mahnizar juga mengingatkan para siswa tentang bahaya narkoba yang dapat merusak kesehatan dan masa depan. Ia memberikan penjelasan mengenai jenis-jenis narkoba, dampak buruknya, serta bagaimana cara menghindarinya.

"Narkoba adalah ancaman serius bagi kesehatan dan masa depan. Jangan pernah mencoba atau terlibat dalam penggunaan narkoba. Selalu jaga diri dan lingkungan dari pengaruh buruk tersebut," tegasnya.

Masalah bullying dan seks bebas juga menjadi fokus dalam sosialisasi tersebut.

Mahnizar memberikan pemahaman mengenai dampak buruk bullying terhadap korban dan pelaku, serta pentingnya menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman bagi semua siswa.

Ia juga mengingatkan tentang pentingnya menjaga perilaku dan hubungan yang sehat, serta menghindari seks bebas yang dapat membawa berbagai risiko kesehatan dan sosial.

"Kita semua harus menciptakan lingkungan yang saling menghargai dan mendukung. Hindari tindakan bullying dan seks bebas yang dapat merugikan diri sendiri dan orang lain," tambahnya.

Diharapkan, melalui kegiatan sosialisasi ini, para siswa SMA Harapan Paya Bakung dapat lebih sadar akan bahaya kenakalan remaja, narkoba, bullying, dan seks bebas, serta mampu menjaga diri dan lingkungan dari pengaruh buruk tersebut.(jun-tribun-medan.com).

Sumber: Tribun Medan
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved