Berita Viral
Ternyata Muhammad Bintang Tega Cekik dan Banting Kekasih di Lift lantaran Tak Pernah Diajak Selfie
Inilah alasan Muhammad Bintang alias MB (20) tega cekik dan banting kekasihnya bernama Alya di lift hotel Cengkareng, Jakarta Barat.
Penulis: Angel aginta sembiring | Editor: Randy P.F Hutagaol
TRIBUN-MEDAN.COM – Inilah alasan Muhammad Bintang alias MB (20) tega cekik dan banting kekasihnya bernama Alya di lift hotel Cengkareng, Jakarta Barat.
Terkuak alasan MB aniaya kekasihnya secara bengis di lift hotel.
Ternyata MB tega melakukan aksinya yang bengis itu karena kesal tak pernah diajak selfie bareng oleh kekasihnya.
MB mengaku tersinggung tak diajak selfie oleh korban.
Kasus penganiayaan itu terjadi pada 11 Juni 2024.
Dari rekaman CCTV yang diunggah salah satu akun Instagram terlihat perempuan muda itu dianiaya sang kekasih.
Terlihat, aksi penganiayaan itu dilakukan sang pria saat pintu lift tertutup.
Terkait kasus penganiayaan itu, pihak kepolisian setempat bergerak untuk melakukan penyelidikan.
Dari penyelidikan polisi, diketahui aksi penganiayaan itu terjadi pada Selasa lalu, 11 Juni 2024.
"Korban inisial A 20 tahun, pelaku inisial MB 20 tahun," kata Kapolsek Cengkareng Kompol Hasoloan Situmorang dilansir Tribun-medan.com, Jumat (23/8/2024).
Kompol Hasoloan Situmorang mengatakan awalnya pelaku dan korban datang ke lokasi untuk menghadiri acara wisuda adik pelaku.
Namun, dalam acara tersebut, diduga korban tersinggung hingga meminta untuk pulang dari acara tersebut.
"Dalam kegiatan tersebut ada pembicaraan dari pelaku yang membuat korban tersinggung. Sehingga korban mengajak pelaku pulang," ungkapnya.
Karena hal tersebut, diduga pelaku kesal hingga mencekik dan membanting korban ketika berada di dalam lift hotel itu.
"Pada saat di lift pelaku melakukan kekerasan fisik terhadap korban," tuturnya.
Saat ini, lanjut Kompol Hasoloan Situmorang, pihaknya masih melakukan penyelidikan lebih lanjut dan memburu pelaku penganiayaan itu.
"Pada saat ini pelaku dalam pengejaran oleh Opsnal Reskrim Polsek Cengkareng," ungkapnya.
Polres Metro Jakarta Barat meringkus pelaku penganiayaan wanita bernama Alya (20) di sebuah lift hotel Cengkareng, Jakarta Barat, beberapa waktu lalu.
Diketahui, pelaku penganiayaan bernama Muhammad Bintang (20) yang merupakan kekasih korban.
Wakapolres Metro Jakarta Barat, AKBP Teuku Arsya Khadafi menyampaikan, peristiwa penganiayaan tersebut terjadi di Hotel Royal Palem, Cengkareng, Jakarta Barat, pada 11 Juli 2024 lalu, sekira pukul 08.30 WIB.
Menurutnya, sempat ada upaya mediasi yang dilakukan korban penganiayaan dalam kurun waktu hampir satu bulan.
Namun, pelaku penganiayaan tidak menunjukkan itikad baiknya, baik berupa permohonan maaf, maupun perubahan sikap.
Sehingga, korban memutuskan untuk melaporkan tindak kekerasan fisik itu kepada pihak kepolisian.
"Diawal dari korban ada keinginan untuk melakukan mediasi dengan terduga pelaku, ini yang kemudian menyebabkan dari pihak kepolisian kami memberikan peluang terkait adanya mediasi kedua belah pihak," kata Arsya dalam konferensi pers di Mapolres Metro Jakarta Barat, Rabu (21/8/2024).
"Ternyata selang beberapa lama tidak ada niat baik dari pihak pelaku dan tidak ada upaya untuk dari pelaku untuk memperbaiki terkait dengan perilakunya, sehingga kemudian korban meminta agar peritistiwa ini segera ditindaklanjuti," imbuhnya.
Kemudian, polisi pun melakukan serangkaian penyelidikan hingga berhasil mengamankan pelaku di rumah orang tuanya, Ciledug, Tangerang, Selasa (20/8/2024).
Sementara itu, Kapolsek Cengkareng Kompol Hasoloan Situmorang menyampaikan bahwa motif pelaku melakukan penganiayaan terhadap kekasihnya karena kesal.
Dia menyampaikan, pemicu kesalnya pelaku itu terjadi pada saat momen wisuda adiknya.
"Korban spontan melakukan foto-foto yang membuat tersangka merasa tersinggung, terjadi perdebatan kemudian korban berusaha menenangkan tersangka, hingga akhirnya keluar kata-kata kasar dari tersangka ke korban," kata Hasoloan dalam konferensi pers, Rabu.
Diungkap Hasoloan, ketersinggungan pelaku itu karena dirinya tidak diajak selfie bareng untuk konten di sosial media korban.
"Pelaku kesal kepada korban, karena pada saat di lokasi kejadian ada korban selfie sendiri, enggak diajak pacarnya," kata Hasoloan.
"Mengingat korban punya media sosial, dan di sini tersangka merasa fotonya tidak pernah di-posting (unggah). Kemudian motif yang lain, cemburu," imbuh dia.
Hasoloan melanjutkan, dari perdebatan terkait foto itu, korban merasa tidak nyaman hingga memutuskan keluar dari acara wisuda tersebut.
Ketika menuju lift untuk turun dan keluar hotel, pelaku yang kepalang kesal langsung melakukan kekerasan terhadap korban.
Di mana, pelaku sempat mendorong korban, mencekik, hingga membanting tubuhnya ke lantai lift.
"Setelah itu (korban) turun ke lantai dasar, ke basement, menuju motor dari tersangka. Pada saat menuju ke sepeda motor tersangka, korban berupaya meminta tolong kepada petugas sekuriti hotel dan berhasil mendapatkan pertolongan," jelasnya.
Selain kekerasan fisik, pelaku juga sempat merampas handphone korban.
Akibat peristiwa tersebut, korban mengalami luka lebam di sejumlah anggota tubuhnya.
Selain itu, korban juga mengalami trauma psikologis yang mendalam.
Terhadap pelaku, polisi menjeratnya dengan Pasal 351 ayat 1 dengan ancaman 2 tahun 8 bulan atau denda paling banyak Rp 4.500.
"Dikarenakan ketentuan KUHAP pasal 21, meskipun ancaman bukan di atas 5 tahun, tetap dapat kami lakukan penahanan dengan kewenangan subjektif dari penyidik," pungkasnya.
(*/Tribun-medan.com)
Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News
Ikuti juga informasi lainnya di Facebook, Instagram , Twitter dan WA Channel
| SOPIR Angkot Dibakar Temannya Cuma Gegara Masalah Antrean Ngetem, Polisi Masih Buru Pelaku |
|
|---|
| Awal Mula Terbongkar Daycare di Jogja Siksa Anak-anak, Tangan Kaki Diikat, Seharian Cuma Pakai Popok |
|
|---|
| PEMKO Jakarta Gerebek 5 Pria Penangkap Ikan Sapu-Sapu Untuk Dijual ke Pegadang Siomay:15 Ribu Per Kg |
|
|---|
| Harga Kondom Naik: Dampak Perang Iran dan Kepanikan Warga China hingga Borong Stok |
|
|---|
| VIRAL Pengendara Tantang Polisi Saat Ditilang karena Tak Pakai Helm hingga Ngaku Punya Bekingan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Pemicu-Bintang-Aniaya-Pacar-Sendiri-dalam-Lift-Hotel-Cengkareng-Ternyata-Kesal-Tak-Diajak-Swafoto.jpg)