Sumut Terkini
Mahasiswa Unjuk Rasa di DPRD Asahan, Bawa Keranda dan Bakar Ban, Tuntut Hal Ini
Setelah melakukan unjuk rasa di DPRD Asahan, ratusan mahasiswa ini melanjutkan aksinya ke Mapolres Asahan.
Penulis: Alif Al Qadri Harahap | Editor: Ayu Prasandi
TRIBUN-MEDAN.COM, KISARAN - Aliansi mahasiswa yang tergabung dalam Cipayung Plus, dan BEM se Kabupaten Asahan melakukan unjuk rasa, Senin (26/8/2024).
Setelah melakukan unjuk rasa di DPRD Asahan, ratusan mahasiswa ini melanjutkan aksinya ke Mapolres Asahan.
Dengan membawa keranda dan ban, aksi berlangsung anarkis hingga pembakaran ban.
Polisi sempat kewalahan dengan aksi ratusan mahasiswa sehingga terpaksa memadamkan ban yang dibakar dengan racun api.
Salah satu kordinator aksi, Ashari Munthe mengaku aksi ini dilakukan untuk meminta agar Kapolres Asahan peka terhadap maraknya narkotika di Kabupaten Asahan.
Menurutnya, Asahan merupakan salah satu pintu keluar dan masuknya narkotika dari Malaysia.
"Seperti kita ketahui bersama, saat ini Kabupaten Asahan menjadi salah satu pintu masuk narkotika. Kami menilai, ada pembiaran dari para aparat," kata Ashari dalam orasinya.
Ashari menganggap polres Asahan seperti tutup mata dalam penanganan narkotika dan dinilai adanya pembiaran.
"Katanya kita merdeka, tapi belum ada merdeka dari narkotika. Anak-anak muda hancur karena narkotika, polisi dinilai membiarkan hal ini. Kami meminta Kapolres dan Kasat Narkoba mundur dari jabatannya," ungkap Ashari.
Aksi berlangsung panas, hingga dua dari ratusan mahasiswa tersebut diamankan oleh petugas karena dinilai menjadi provokator.
(cr2/tribun-medan.com)
Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News
Ikuti juga informasi lainnya di Facebook, Instagram, Twitter dan WA Channel
Berita viral lainnya di Tribun Medan
| Gubsu Bobby Klaim Angka Kemiskinan di Sumut Menurun, Ini kata Pengamat |
|
|---|
| Terpidana Korupsi DJKA sebut Beri Uang Rp 425 Juta ke Ipar Jokowi, KPK Benarkan |
|
|---|
| Peneliti Telusuri Jejak Perjuangan Tn Raimbang Sinaga, Calon Pahlawan Nasional dari Simalungun |
|
|---|
| Pemkab Simalungun Kaji PMK Terbaru Soal Koperasi Merah Putih: Kita Hanya Pembinaaan Keuangan |
|
|---|
| Mahasiswi di Kisaran Disekap, Diduga Alami Kekerasan dan Pelecahan oleh Mantan Pacar |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Mahasiswa-unjuk-rasa-didepan-Mapolres-Asahan-Senin-2682024-terkait-maraknya-narkotika.jpg)