TRIBUN WIKI

Profil dan Biodata Bustami Hamzah, Calon Gubernur Aceh Rumahnya Dilempari Granat

Bustami Hamzah adalah Pj Gubernur Aceh yang kini maju sebagai calon Gubernur Aceh. Rumahnya dilempari granat pada Senin (9/8/2024) pagi.

Editor: Array A Argus
durasi.id
Bustami Hamzah, calon Gubernur Aceh 

TRIBUN-MEDAN.COM,- Bustami Hamzah adalah Pj Gubernur Aceh yang menggantikan Achmad Marzuki.

Kini, ia maju sebagai calon Gubernur Aceh bersama Muhammad Yusuf A. Wahab. 

Pada Pilkada 2024 ini, Bustami Hamzah didukung oleh Partai NasDem, PAN, Golkar, dan dua partai lokai di Aceh, yakni PAS dan PDA.

Namun, pada Senin (9/8/2024), rumah Bustami Hamzah dan keluarganya yang ada di Kampung Pineung, Kecamatan Syiah Kuala, Banda Aceh dilempari granat oleh orang tidak dikenal.

“Kejadiannya setelah salat subuh tadi, dilempari granat dan meledak di garasi,” kata sumber, dari Serambinews.com.

Baca juga: Profil Ridwan Dhani Wirianata, Mantan Sespri Prabowo Subianto Maju Calon Wakil Wali Kota Bandung

Pihak kepolisian dilaporkan telah turun dan melakukan indentifikasi serta olah TKP.

Tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam insiden ini.

Berdasarkan informasi yang diterima dari sumber, saat tim Brimob Polda Aceh sudah dikerahkan ke lokasi untuk melakukan penanganan.

Belum diketahui motif pelemparan granat ini. 

Seperti diketahui, Pilkada Aceh kali ini diikuti oleh dua pasangan.

Kedua pasangan itu yakni Bustami Hamzah dan Muhammad Yusuf A. Wahab, serta Muzakir Manaf – Fadhlullah atau Mualem – Dek Fadh.

Baca juga: Profil Godfred Orindeod, Pemeran Kaka Boss yang Ternyata Seorang Arsitek dan Ahli Tarung Derajat

Profil dan Biodata Bustami Hamzah

Bustami Hamzah lahir di Nicah, sebuah gampong (desa) di Kecamatan Peusangan, Bireuen pada 22 Juli 1967.

Ia merupakan anak dari pasangan M Hamzah dan Hendiah.

Bustami menghabiskan masa pendidikan di SD Delima (Pidie) tahun 1981, SMP tahun 1984 dan SMA tahun 1987 di Sigli.

Kemudian menyelesaikan Sarjana Ekonomi di Universitas Syiah Kuala (USK) Banda Aceh tahun 1994 dan Magister Ekonomi Pembangunan Universitas Padjadjaran (Unpad) Bandung tahun 2002.

Bustami sempat mengikuti Pendidikan dan Pelatihan Prajabatan Golongan III yang dilaksanakan Lembaga Administrasi Negara tahun 1996.

Baca juga: Profil dan Biodata Teguh Suwandi, Konten Kreator yang Ramai Disorot Usai Buat Video dengan Msbreewc

Kemudian mengikuti pelatihan Antisipasi Penggabungan dan Penghapusan Daerah Otonom Terkait Rendahnya Capaian Kinerja dan Pembangunan Daerah Serta Evaluasi Peringkat Kinerja SKPD Pemerintah Provinsi/Kabupaten/Kota yang dilaksanakan Lemhannas tahun 2009.

Selanjutnya mengikuti pelatihan Uji Kompetensi Manajemen Risiko yang dilaksanakan Badan Sertifikasi Manajemen Risiko tahun 2020.

Saat ini, Bustami memiliki seorang istri Mellani Subarni.

Dari pernikahannya itu, Bustami Hamzah punya dua orang anak, yakni Muhammad Syafiq Al Yasir Bustami dan Muhammad Yafiq Al Fayyadh Bustami.

Dalam karir politiknya, Bustami Hamzah sempat menjabat sebagai Sekda Aceh.

Baca juga: Profil dan Biodata Wendy Walters, Selebgram yang Kembali Bangkit Usai Dikhianati Reza Arap

Ia dilantik menjadi Sekda Aceh pada Kamis (8/9/2022) oleh Pj Gubernur Aceh, Achmad Marzuki.

Namun, setelah menjadi Pj Gubernur Aceh, Bustami Hamzah kemudian mencalonkan diri sebagai Gubernur Aceh pada Pilkada 2024. 

Karier Bustami

• Staf/Pelaksana di Sekretariat Daerah Aceh

• Pengelola Kepegawaian di Sekretariat Daerah Aceh

• Kepala Sub Bagian Tata Usaha Biro Keuangan di Sekretariat Daerah Aceh tahun 2004-2008

• Kepala Sub Bagian Umum Dinas Pengelolaan Keuangan dan Kekayaan Aceh tahun 2008 (Maret-Desember)

• Sekretaris Dinas Pengelolaan Keuangan dan Kekayaan Aceh tahun 2008-2013

• Kepala Sekretariat Baitul Mal Aceh tahun 2013-2015

• Staf Ahli Gubernur Aceh Bidang Ekonomi dan Keuangan tahun 2015-2016

• Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Aceh (BPKA) tahun 2019-2021

• Pengadministrasi Kepegawaian di Sekretariat Daerah Aceh tahun 2022 (Januari)

• Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh tahun 2022 (September)

Baca juga: Sosok Nyat Kadir, Mantan Wali Kota Batam dan Anggota DPR RI Meninggal Dunia

Sebelumnya diketahui Penjabat (Pj) Gubernur Aceh, Achmad Marzuki, melantik Bustami SE MSi, sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, menggantikan dr Taqwallah MKes.

Prosesi pelantikan dan serah terima jabatan Sekda Aceh, itu berlangsung di Anjong Mon Mata, Kompleks Meuligoe Gubernur Aceh, Kamis (8/8/2022) pagi.

Penunjukan Bustami sebagai Sekda Aceh sesuai Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 104/TPA Tahun 2022 Tanggal 29 Agustus 2022 tentang Pengangkatan Pejabat Tinggi Madya di Lingkungan Pemerintah Aceh.

Pj Gubernur dalam arahannya seusai pelantikan mengatakan, atas nama pimpinan Pemerintah Aceh, dirinya mengucapkan selamat kepada Bustami yang sudah mendapat amanah menduduki jabatan Sekda Aceh.

Penunjukan Bustami sebagai Sekda Aceh, menurut Achmad Marzuki, sudah dengan prosedur perundang-undangan seperti dijabarkan dalam Keputusan Presiden RI Nomor 104/TPA Tahun 2022 tentang Pengangkatan Pejabat Pimpinan Tinggi Madya di Lingkungan Pemerintah Aceh.

Baca juga: Sosok Rifqi Novara, Kru Film Wafat Kecelakaan Diduga Akibat Kelelahan Kerja Jadi Sorotan Para Aktor

Achmad Marzuki menyebutkan, Bustami merupakan pejabat karier yang sudah banyak menghabiskan masa tugas di lingkungan Pemerintah Aceh.

Karena itu, Pj Gubernur berharap Bustami memahami ruang lingkup kerja yang harus ditangani.

"Saya minta agar semua tugas dijalankan dengan sebaik-baiknya dan senantiasa aktif membangun komunikasi dengan berbagai stakeholder," pinta Achmad Marzuki.

Sekda, lanjut Pj Gubernur, merupakan jabatan sangat strategis dalam pemerintahan.

Oleh sebab itu, seorang Sekda harus berperan membantu kepala daerah menyusun program kerja dan mengkoordinasikannya dengan semua satuan kerja.

Sekda, kata Achmad Marzuki, juga harus berperan menjalankan fungsi pengawasan terhadap kebijakan, pembinaan administrasi, dan pembinaan aparatur.

"Harus digarisbawahi pula bahwa Sekda sangat berperan mempercepat realisasi pelaksanaan Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) Daerah.

Baca juga: Profil dan Biodata Dhini Aminarti, Hidup Harmonis dengan Dimas Seto, Jauh dari Gosip

Oleh sebab itu, dibutuhkan komitmen dan ketegasan sikap sesuai kewenangan yang dimiliki.

Fokuskan perhatian untuk pembenahan di internal Pemerintah Aceh," tegas Pj Gubernur.

Achmad Marzuki juga mengingatkan, tantangan pembangunan Aceh ke depan sangat beragam dan dinamis.

Seperti berbagai problem sosial mulai dari masalah kemiskinan, inflasi yang tinggi, kualitas kesehatan, pengangguran, investasi yang belum memuaskan, hingga soal pertumbuhan ekonomi.

Untuk membenahi itu, kata Pj Gubernur, Pemerintah Aceh tentu tidak bisa bekerja sendiri.

Banyak stakeholder yang harus terlibat, namun peran pemerintah dalam menjalankan fungsi pelayanan , pemberdayaan, dan pembangunan tetap yang utama.

"Jika pembangunan diibaratkan kereta api, maka pemerintah adalah lokomotifnya.

Tidak terjadi pergerakan apapun manakala lokomotif tidak bergerak aktif," ungkap Achmad Marzuki memberi contoh.

"Di sinilah, seorang Sekda sangat penting sebagai ‘dirigen’ yang mengatur harmoni kerja semua," timpalnya.

Achmad Marzuki juga meminta Sekda untuk mampu menerjemahkan seluruh aturan dari Pemerintah Pusat dan ketentuan lain dari kementerian/lembaga.

"Saya berharap, amanah ini dapat dijalankan dengan baik agar roda Pemerintahan Aceh bergerak cepat, akurat, dan efektif dalam menjawab semua tantangan yang ada," harap Pj Gubernur Aceh.

Pada kesempatan itu, Achmad Marzuki juga menyampaikan terima kasih kepada dr Taqwallah MKes atas pengabdiannya selama tiga tahun menjabat sebagai Sekda Aceh.

"Sebagai pejabat senior, peran saudara tentu sangat dibutuhkan untuk bidang lain.

Semoga dukungan saudara akan dapat memperkuat kinerja Sekda Aceh yang baru," imbuh dia.

Kepada Sekda Aceh yang baru, Pj Gubernur mengucapkan selamat bekerja.

"Tingkatkan terus pembinaan terhadap seluruh ASN (Aparatur Sipil Negara), agar kinerja dan pelayanan publik menjadi lebih baik lagi di masa-masa mendatang," pungkas Achmad Marzuki.

Demikian profil Bustami, putra kelahiran Nicah yang dilantik oleh Pj Gubernur Aceh, Achmad Marzuki menjadi Sekda Aceh. Selamat menjalankan tugas!(tribun-medan.com)

Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News

Ikuti juga informasi lainnya di FacebookInstagram dan Twitter dan WA Channel

Berita viral lainnya di Tribun Medan 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved