Breaking News

PSMS Medan

SOSOK Saktiawan Sinaga, Kini Jadi Manajer PSMS Medan

Ia juga mengatakan bahwa keputusan Saktiawan Sinaga menjadi manajer PSMS Medan dilakukan baru-baru ini. 

Tayang:
Penulis: Aprianto Tambunan | Editor: Ayu Prasandi
Ilham/TRI BUN-MEDAN)
Saktiawan Sinaga. 

TRIBUN-MEDAN.com,MEDAN - Saktiawan Sinaga resmi menjadi Manajer PSMS Medan di kompetisi Pegadaian Liga 2 musim 2024-2025.

Hal itu dipastikan usai Saktiawan Sinaga di panggil ke atas panggung di acara launching tim PSMS Medan yang di gelar di Pos Bloc, Kota Medan, Kamis (5/9/2024).  

Kepastian Saktiawan Sinaga menjadi manajer PSMS Medan juga di benarkan oleh Direktur Utama PT Kinantan Medan Indonesia, Arifuddin Maulana Basri. 

"Karena tidak ada sosok yang berani menjadi manajer PSMS Medan sekarang. Bang Sakti yang berani untuk menjadi manajer PSMS," kata Saktiawan Sinaga kepada Tribun Medan, Kamis (5/9/2024). 

Ia juga mengatakan bahwa keputusan Saktiawan Sinaga menjadi manajer PSMS Medan dilakukan baru-baru ini. 

Di mana pemilihan Saktiawan Sinaga diharapkan bisa menangani tim dengan baik.

Mengingat Saktiawan Sinaga merupakan salah satu mantan pemain PSMS Medan

"Selain dia legend PSMS Medan dan bekas pemain harusnya mengerti bagaimana ngetreat pemain. Jadi manajer itu harus tau luar dalam sepakbola," ucapnya. 

Perlu diketahui sebelumnya, Saktiawan Sinaga sempat diumumkan secara resmi menjadi asisten Manajer PSMS Medan. Kabar tersebut disiarkan melalui unggahan resmi Instagram @official_psmsmedan beberapa waktu lalu. 

Saktiawan Sinaga resmi menjadi Manajer PSMS Medan di kompetisi Pegadaian Liga 2 musim 2024-2025.
Saktiawan Sinaga resmi menjadi Manajer PSMS Medan di kompetisi Pegadaian Liga 2 musim 2024-2025. (TRIBUN MEDAN/HO)

Saktiawan Sinaga saat ini telah mengantongi lisensi B AFC.

Usai mendapat lisensi kepelatihan terbaru, Saktiawan Sinaga disebut-sebut diminati berbagai klub.

Di antaranya klub yang sedang berkompetisi di Liga 1.

"Memang awal bulan sudah ada  yang menghubungi buat jadi asisten di Liga 1 putaran kedua nanti. Dan yang terdekat akan menukangi salah satu tim di Piala Gubernur Jambi," ujarnya kepada Tribun Medan, Selasa (11/10/2022).

Dijelaskan Sakti, untuk menjadi pelatih, ia mengedepankan urusan tanggungjawab. 

Dirinya mencontohkan, setelah kemarin gagal membawa tim daerah di salah satu kompetisi, Sakti langsung mengambil langkah mundur dari kursi pelatih.

"Memang kemarin kita pegang tim, tapi kita gagal di 8 besar. Saya sebagai pelatih tanggung jawab atas kegagalan ini dan saya langsung mundur. Harapan saya mungkin ini proses untuk terus belajar. Sekarang posisi baru saya adalah pelatih dan dulu sebagai pemain memang tentu berbeda," katanya.

Lebih jauh mantan pemain Timnas itu menyebutkan, ke depan ia bakal memberikan kemampuan terbaiknya.

Menurutnya, lisensi yang didapatnya akan dipadukan dengan pengalamannya selama menjadi pemain.

(Cr29/tribun-medan.com)

Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News

Ikuti juga informasi lainnya di Facebook, Instagram dan Twitter dan WA Channel

Berita viral lainnya di Tribun Medan

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved