Siswi SMA Dirudapaksa Bergilir

Diduga Sekap Lalu Rudapaksa Siswi SMA Bersama 8 Orang Lainnya, 2 Pria di Labuhanbatu Digebuki Massa

Beredar di media sosial X (Sebelumnya Twitter) dua pria dihajar warga lantaran diduga menculik dan merudapaksa seorang siswi SMA di Kabupaten Labuhan

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Fredy Santoso | Editor: Randy P.F Hutagaol
TRIBUN MEDAN/HO
Dua pria terduga pelaku rudapaksa terhadap siswi SMA di Kabupaten Labuhanbatu dihajar warga. Keduanya diduga menyekap korban lalu menyetubuhinya bersama beberapa orang lainnya beramai-ramai. 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN- Beredar di media sosial X (Sebelumnya Twitter) dua pria dihajar warga lantaran diduga menculik dan merudapaksa seorang siswi SMA di Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara.

Dalam video yang dibagikan akun @sutanmangara pada Minggu 8 September kemarin, puluhan orang terus menggebuki terduga pelaku.

Sementara pelaku tampak terduduk di lantai sambil menutup kepalanya dengan kedua tangannya.

Terdengar juga suara warga yang meminta supaya berhenti mengajar terduga pelaku rudapaksa tersebut.

Dalam keterangan yang ditulis akun @sutanmangara kedua pria ini diduga menyekap seorang pelajar SMA dan merudapaksanya.

Mirisnya, jumlah pelaku bukan cuma dua orang, melainkan 10 orang.

"Terduga pemerkosa siswi SMA di Rantauprapat digebuk masa beramai-ramai. 2 orang dari 10 pelaku ditangkap masyarakat dan mendapat ratusan ratusan bogem mentah. Kabarnya, siswi tersebut disekap di salah satu rumah sewa di lingkungan Perisai Kota Rantauprapat," tulisnya, dilihat, Senin (9/9/2024).

Terkait hal ini, Kasi Humas Polres Labuhanbatu AKP Syafrudin mengatakan, Polres Labuhanbatu sudah mengamankan pelaku dari amukan massa.

Keduanya sudah dibawa ke Polres Labuhanbatu guna pemeriksaan lebih lanjut.

Dua pria yang diamankan adalah PIJ (21) karyawan swasta, warga Dusun Aek Mardua, Desa Bandar Tinggi, Kecamatan Bilah Hulu, Kabupaten Labuhanbatu dan SZ (23)  warga Pondok Indomie Desa Bandar Tinggi, Kecamatan Bilah Hulu.

"Mereka mengakui perbuatan mereka dan menyebut masih ada beberapa pelaku lain yang turut serta dalam tindakan keji tersebut. Polisi terus melakukan penyelidikan untuk menangkap pelaku lainnya,"kata AKP Syafrudin, Senin (9/9/2024).

(cr25/Tribun-medan.com)

 

Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News

Ikuti juga informasi lainnya di Facebook, Instagram dan Twitter dan WA Channel

Berita viral lainnya di Tribun Medan

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved