Berita Viral
AWAL Perkenalan Pratiwi Noviyanthi dan Agus Salim Hingga Kumpulkan Donasi, Terkuak Peran Keluarga
Noviyanthi pun mendatangi kediaman Agus pada 12 September 2024 untuk melihat kondisi korban yang mengalami luka bakar parah akibat disiram air keras.
TRIBUN-MEDAN.com - Beginilah awal perkenalan Pratiwi Noviyanthi dan Agus Salim hingga kumpulkan donasi.
Terkuak peran keluarga Agus yang meminta Pratiwi Noviyanthi membantu mengumpulkan uang pengobatan Agus.
Belakangan donasi tersebut pun menjadi polemik.
Baca juga: Sosok Imron Pelaku Carok di Gresik, Ngaku Tak Nyesal Sudah Bacok Temannya Demi Lahan Pak Ogah
Bahkan menurut Farhat Abbas, kuasa hukum Agus, kliennya ingin mengakhiri hidup karena uang donasi yang awalnya untuk pengobatan yang berpolemik.
"Iya (ingin mengakhiri hidup)," ujar kuasa hukum Agus Salim, Farhat Abbas, dikutip dari Kompas.com, Rabu (30/10/2024).
Namun, Farhat tidak menjelaskan penyebab pasti niat Agus untuk mengakhiri hidupnya.
Farhat hanya mengirimkan video kepada Kompas.com yang berisi penjelasan mengenai kasus yang dialami kliennya.
Baca juga: PENGAKUAN Dosen Agustin Usai Bunuh Suaminya di Kamar, Sempat Minta Tolong Cari Mertua dan Anak
Dalam video itu, Farhat meminta Pratiwi Noviyanthi, Ketua Yayasan Rumah Peduli Kemanusiaan, untuk tidak lagi ikut campur.
Untuk diketahui, yayasan yang dipimpin Pratiwi Noviyanthi awalnya mencari penggalangan dana bagi Agus.
"Dimana-mana teman-teman gue yang pintar-pintar bilang, itu uangnya Agus. Sudahlah, si Agus sudah buta, biarkan saja dia menikmati uang yang diatur oleh keluarganya. Ngapain dicampurkan lagi," kata Farhat.
Menurut Farhat, pentingnya transparansi dalam pengelolaan dana donasi dan meminta agar semua transaksi yang terkait dengan Yayasan Rumah Peduli Kemanusiaan diaudit.

"Novi bilang yayasan open donasi tiga hari, terus lebih dari tiga hari itu uang buat dia operasional. Itu tidak benar, kita minta diaudit. Dan seluruh dana yang diminta, yang dipromosikan dari rekening yang menggunakan rekening yayasan itu, diaudit juga, berapa uang yang masuk. Itu perlu," kata Farhat.
Lalu bagaimana awal perkenalan Novi dan Agus hingga sepakat untuk membuka donasi?
Noviyanthi angkat bicara terkait penggalangan dana untuk Agus Salim yang menjadi korban penyiraman air keras oleh anak buahnya, JJS (18).
Dalam konferensi pers di Setiabudi, Jakarta Selatan, Senin (28/10/2024), Novianthi menjelaskan bahwa penggalangan dana dimulai setelah W, anggota keluarga Agus, menghubunginya melalui Instagram.
Kala itu, W meminta bantuan untuk open donasi, dengan harapan agar biaya pengobatan Agus dapat terpenuhi dengan cepat.
Baca juga: VIRAL Razia Pencopotan Label Rumah Makan Padang di Cirebon karena Pemiliknya Bukan Orang Minang
“Juga agar dibantunya open donasi ke yayasan kami,” ucap Novianthi.
Noviyanthi pun mendatangi kediaman Agus pada 12 September 2024 untuk melihat kondisi korban yang mengalami luka bakar parah akibat penyiraman air keras pada 1 September 2024.
Setelah pertemuan tersebut, Novianthi mulai menggalang dana melalui Instagram dan YouTube untuk biaya operasi Agus.
Penggalangan dana ini semakin meluas setelah Agus hadir sebagai narasumber dalam kanal YouTube milik artis Denny Sumargo.
Di sana, diumumkan bahwa donasi untuk biaya operasi Agus bisa dikirimkan melalui rekening pribadinya, yang akhirnya berhasil mengumpulkan sekitar Rp 1,4 miliar.

Namun, Novianthi menyebut bahwa Agus tidak amanah dalam menggunakan dana tersebut.
Hal ini membuat Novianthi meminta agar uang donasi dikembalikan ke rekening yayasan.
Novianthi menegaskan bahwa hingga kini dana donasi masih utuh.
Kendati demikian, perselisihan terkait dana donasi ini kini berujung pada jalur hukum.
Baca juga: Selain Supriyani Gegar Kisah Pilu Guru SD di Wonosobo Dituntut 70 Juta Gegara Melerai Siswi Dianiaya
Novianthi pun dilaporkan oleh Agus Salim ke Polda Metro Jaya dengan tuduhan pencemaran nama baik. Laporan itu tercatat dengan nomor LP/B/6330/X/2024/SPKT/POLDA METRO JAYA.
(tribun-medan.com)
Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News
Ikuti juga informasi lainnya di Facebook, Instagram dan Twitter dan WA Channel
Berita viral lainnya di Tribun Medan
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.