Ramadan 2025

Kapan Puasa Ramadan 2025 dan Idul Fitrinya? Ini Perkiraan Tanggalnya

Sehingga pada saat puasa Ramadan 2025 itu tiba, benar-benar bisa memanfaatkan momen tersebut untuk meningkatkan ibadah.

Tayang:
INTERNET
Ilustrasi Ramadan 

TRIBUN-MEDAN.com - Bulan puasa Ramadan 2025 jatuh pada tanggal berapa? pertanyaan ini sering kita dengar beberapa waktu belakangan.

Hal itu dikarenakan, banyak yang sudah tak sabar untuk menyambut kedatangan bulan puasa Ramadan 2025.

Selain itu, mengetahui jadwal puasa Ramadan 2025 ini juga dimaksudkan untuk mempersiapkan segala sesuatunya.

Sehingga pada saat puasa Ramadan 2025 itu tiba, benar-benar bisa memanfaatkan momen tersebut untuk meningkatkan ibadah.

Sebab pada saat memasuki bulan puasa Ramadhan 2025 ini, umat muslim akan mempersiapkan diri secara jasmani dan rohani untuk melakukan ibadah di bulan suci.

Awal pelaksanaan Ramadan 2025 bisa diperkirakan dengan mengacu kepada kalender Hijriah 2025. 

Salah satu kalender Hijriah yang dapat digunakan sebagai acuan Ramadhan 2025 adalah Kalender Hijriyah Global Tunggal 1446 H yang diterbitkan Muhammadiyah.

Berdasarkan kalender tersebut, 1 Ramadhan 2025 atau 1446 Hijriah diperkirakan jatuh pada Sabtu, 1 Maret 2025.

Muhammadiyah juga memperkirakan pelaksanaan Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah akan terlaksana pada Minggu, 30 Maret 2025.

Jika umat Islam mulai berpuasa sejak awal Maret, bulan Ramadhan 2024 diperkirakan tinggal sekitar lima bulan atau tepatnya 138 hari lagi, terhitung mulai Senin (14/10/2024).

Meski begitu, kepastian awal Ramadhan 2025 bergantung pada hasil sidang isbat Kemenag jelang bulan puasa.

Perbedaan awal puasa juga bisa terjadi antara hasil ketetapan pemerintah dengan keputusan bebepa organisasi Islam.

Ini terjadi akibat adanya perbedaan wilayah dan metode penentuan awal bulan Hijriah.

Dikutip dari laman Kemenag, Muhammadiyah menetapkan Ramadhan menggunakan metode hisab wujudul hilal.

Sementara, pemerintah menggunakan pendekatan hisab sebagai informasi awal penentuan Ramadhan dan metode rukyatul hilal sebagai konfirmasi.

Perbedaan metode ini dapat menyebabkan perbedaan awal dan akhir Ramadhan.

Dalil Puasa Ramadhan

Perintah kewajiban puasa Ramadhan ini diterangkan dalam Al Quran.

Berikut dalil mengenai puasa Ramadhan yang tertuang dalam Al Quran dilansir dari laman mui.or.id:

QS Al Baqarah ayat 183
يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِيْنَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَععَلَّكُمْ تَتَّقُوْنَۙ

Artinya:

“Wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.”

QS Al Baqarah ayat 184
اَيَّامًا مَّعْدُوْدٰتٍۗ فَمَنْ كَانَ مِنْكُمْ مَّرِيْضًا اَوْ عَلٰى سَفَرٍ فَعِدَّةٌ مِّنْ اَيَّامٍ اُخَرَ ۗووَعَلَى الَّذِيْنَ يُطِيْقُوْنَهٗ فِدْيَةٌ طَعَامُ مِسْكِيْنٍۗ فَمَنْ تَطَوَّعَ خَيْرًا فَهُوَ خَيْرٌ لَّهٗ ۗوَاَنْ تَصُوْمُوْا خَييْرٌ لَّكُمْ اِنْ كُنْتُمْ تَعْلَمُوْنَ

Artinya:

“(Yaitu) beberapa hari tertentu. Maka, siapa di antara kamu sakit atau dalam perjalanan (lalu tidak berpuasa), (wajib mengganti) sebanyak hari (yang dia tidak berpuasa itu) pada hari-hari yang lain.

Bagi orang yang berat menjalankannya, wajib membayar fidyah, (yaitu) memberi makan seorang miskin.

Siapa dengan kerelaan hati mengerjakan kebajikan, itu lebih baik baginya dan berpuasa itu lebih baik bagimu jika kamu mengetahui.”

QS Al Baqarah ayat 185
شَهْرُ رَمَضَانَ الَّذِيْٓ اُنْزِلَ فِيْهِ الْقُرْاٰنُ هُدًى لِّلنَّاسِ وَبَيِّنٰتٍ مِّنَ الْهُدٰى وَالْفُرْققَانِۚ فَمَنْ شَهِدَ مِنْكُمُ الشَّهْرَ فَلْيَصُمْهُ ۗوَمَنْ كَانَ مَرِيْضًا اَوْ عَلٰى سَفَرٍ فَعِدَّةٌ مِّنْ اَيَّامٍ اُخخَرَ ۗيُرِيْدُ اللّٰهُ بِكُمُ الْيُسْرَ وَلَا يُرِيْدُ بِكُمُ الْعُسْرَ ۖوَلِتُكْمِلُوا الْعِدَّةَ وَلِتُكَبِّرُوا اللّٰهَ عَلٰى مَا هَدٰىكُمْ وَلَعَلَّكُمْ تَشْكُرُوْنَ

Artinya:

“Bulan Ramadhan adalah (bulan) yang di dalamnya diturunkan Alquran sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu serta pembeda (antara yang hak dan yang batil).

Oleh karena itu, siapa di antara kamu hadir (di tempat tinggalnya atau bukan musafir) pada bulan itu, berpuasalah.

Siapa yang sakit atau dalam perjalanan (lalu tidak berpuasa), maka (wajib menggantinya) sebanyak hari (yang ditinggalkannya) pada hari-hari yang lain.

Allah menghendaki kemudahan bagimu dan tidak menghendaki kesukaran.

Hendaklah kamu mencukupkan bilangannya dan mengagungkan Allah atas petunjuk-Nya yang diberikan kepadamu agar kamu bersyukur.”

Al Baqarah ayat 187
اُحِلَّ لَكُمْ لَيْلَةَ الصِّيَامِ الرَّفَثُ اِلٰى نِسَاۤىِٕكُمْ ۗ هُنَّ لِبَاسٌ لَّكُمْ وَاَنْتُمْ لِبَاسٌ لَّههُنَّ ۗ عَلِمَ اللّٰهُ اَنَّكُممْ كُنْتُمْ تَخْتَانُوْنَ اَنْفُسَكُمْ فَتَابَ عَلَيْكُمْ وَعَفَا عَنْكُمْ ۚ فَالْـٰٔنَ بَاشِرُوْهُنَّ وَابْتَغُوْاا مَا كَتَبَ اللّٰهُ لَكُمْ ۗ وَكُلُوْا وَاشْرَبُوْا حَتّٰى يَتَبَيَّنَ لَكُمُ الْخَيْطُ الْاَبْيَضُ مِنَ الْخَيْطِ الْاَسْوَدِ مِنَ الْفَجْرِۖ ثُمَّ اَتِمُّوا الصِّيَامَ اِلَى الَّيْلِۚ وَلَا تُبَاشِرُوْهُنَّ وَاَنْتُمْ عٰكِفُوْنَۙ فِى الْمَسٰجِدِ ۗ تِلْكَ حُدُوْدُ اللّٰهِ فَلَا تَقْرَبُوْهَاۗ كَذٰلِكَ يُبَيِّنُ اللّٰهُ اٰيٰتِهٖ لِلنَّاسِ لَعَلَّهُمْ يَتَّقُوْنَ

Artinya:

“Dihalalkan bagimu pada malam puasa bercampur dengan istrimu.

Mereka adalah pakaian bagimu dan kamu adalah pakaian bagi mereka.

Allah mengetahui bahwa kamu tidak dapat menahan dirimu sendiri, tetapi Dia menerima tobatmu dan memaafkanmu.

Maka, sekarang campurilah mereka dan carilah apa yang telah ditetapkan Allah bagimu.

Makan dan minumlah hingga jelas bagimu (perbedaan) antara benang putih dan benang hitam, yaitu fajar.

Kemudian, sempurnakanlah puasa sampai (datang) malam.

Akan tetapi, jangan campuri mereka ketika kamu (dalam keadaan) beriktikaf di masjid. Itulah batas-batas (ketentuan) Allah. Maka, janganlah kamu mendekatinya.

Itulah dalil yang diterangkan Allah SWT yang menerangkan kewajiban puasa Ramadhan.

Demikian perkiraan jadwal Puasa Ramadhan 2025 sekaligus dalil yang menjelaskan tentang perintah puasa.

(*/ Tribun-medan.com)

Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News

Ikuti juga informasi lainnya di FacebookInstagram Twitter dan WA Channel

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved