Berita Medan
IRT di Kelurahan Sei Agul Manfaatkan Lahan Pekarangan Rumah Lewat Pertanian Vertikultur
Ketua PKM Dr. Suratni Afrianti, menyampaikan, program ini dibuat sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan ibu rumah tangga diwilayah tersebut.
Penulis: Husna Fadilla Tarigan | Editor: Ayu Prasandi
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN- Program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Universitas Prima Indonesia (Unpri) mengajak para Ibu Rumah Tangga (IRT) di Kelurahan Sei Agul, Kecamatan Medan Barat untuk memanfaatkan lahan di pekarangan rumah pinggir rel Kereta Api.
Ketua PKM Dr. Suratni Afrianti, menyampaikan, program ini dibuat sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan ibu rumah tangga diwilayah tersebut.
"Jadi kita mengarahkan perhatian pada pemanfaatan lahan kosong di sekitar pekarangan rumah pinggiran rel kereta api di daerah pemerintah Kota Medan, Kelurahan Sei Agul, Kecamatan Medan Barat sebagai potensi yang belum tergarap sepenuhnya," ujarnya kepada Tribun Medan, Senin (11/11/2024).
Wilayah yang menjadi fokus Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) memiliki karakteristik unik.
Terletak di pinggiran rel kereta api, lahan-lahan kosong di sekitar pekarangan rumah menyajikan peluang yang menarik untuk pengembangan vertikultur.
Vertikultur dijelaskan Suratni adalah sebuah metode pertanian berkelanjutan yang dapat meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan keluarga.
"Namun, sebelum mengimplementasikan program pemberdayaan, kami melakukan analisis menyeluruh terhadap kondisi eksisting mitra," ungkapnya.
Tidak hanya pelatihan dan penyuluhan mengenai vertikultur, Suratni mengatakan program ini juga memberikan pengetahuan dan pendampingan dalam membudidayakan tanaman sayuran, mengemas sayuran agar menarik bagi konsumen hingga memberikan pelatihan dan pendampingan dalam memasarkan sayuran jyang dihasilkan baik secara langsung maupun secara digital.
"Tujuan kegiatan ini adalah memperkenalkan dan melakukan pendampingan pada Ibu-Ibu Rumah Tangga di Kelurahan Sei Agul terutama yang tinggal di sekitaran rel mengenai vertikultur serta mengedukasi mereka dengan teknik pemasaran online serta offline, sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat setempat," katanya.
Selain itu, kegiatan ini juga dapat membantu kelompok masyarakat non produktif dalam meningkatkan pelayanan dan ketentraman masyarakat di daerah Kelurahan Sei Agul.
Pada PKM tersebut, materi pelatihan dibagi menjadi 3 bagian. Pertama, pemberian materi mengenai cara pembuatan media vertikultur dengan menggunakan pipa paralon 4 inci dan 2 inci.
Kedua, pemberian materi mengenai cara melakukan budidaya sayuran pada teknik vertikultur secara organic.
Ketiga, memberikan pengetahuan mengenai pentingnya kemasan untuk menjual produk sayuran yang dihasilkan.
Kegiatan PKM tersebut menghadirkan narasumber Laura Juita Pinem S.Si.,MM dan Siti Khairani, S.S.T., M.Agr, dan dihadiri sejumlah dosen, 20 orang ibu PKK warga sekitar kampus dan mahasiswa Fakultas Agro Teknologi.
(cr26/tribun-medan.com)
| Total 1.883 Calon Haji Medan 2026, Rico Waas Siapkan Transportasi dan Layanan Sosial |
|
|---|
| STOK Bina Guna Raih 5 Penghargaan LLDIKTI: Pemicu Perkuat kualitas dan Lahirkan Perubahan Nyata |
|
|---|
| RS Adam Malik Imunisasi 160 Nakes, Dukung Penurunan Kasus Campak |
|
|---|
| Sequis Center Medan Diresmikan, Pertegas Komitmen Layanan Nasabah di Sumut |
|
|---|
| Rapidin Simbolon Serahkan SK Pengurus PDIP Medan, Hasyim Ketua, Boydo Sekretaris |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Para-ibu-rumah-tangga-di-Kelurahan-Sei-Agul-Manfaatkan.jpg)