Medan Terkini

Netralitas ASN Pemko Medan Dalam Pilkada Dipertanyakan, Aulia Rachman : Laporkan, Akan Ada Sanksi

Pelaksana tugas (Plt) Wali Kota Medan Aulia Rachman menjawab soal banyaknya isu ASN Medan yang tidak netral pada pemilihan Calon Gubernur Sumut .

Tayang:
Penulis: Anisa Rahmadani | Editor: Randy P.F Hutagaol
TRIBUN MEDAN/ANISA RAHMADANI
Plt Wali Kota Medan Aulia Rachman saat diwawancarai Tribun Medan beberapa waktu lalu. Aulia meminta masyarakat melaporkan ke pihaknya jika ada ASN yang mendukung salah satu paslon Wali Kota maupun Gubernur Sumut 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Pelaksana tugas (Plt) Wali Kota Medan Aulia Rachman menjawab soal beredarnya isu ASN Medan tidak netral pada pemilihan Calon Gubernur Sumut dan Calon  Wali Kota Medan. 

Aulia menegaskan dalam  Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) ini pihaknya bersikap netral dan tidak memihak ke Pasangan calon (Paslon) manapun. 

“Ini sudah kita sampaikan juga ke semua jajaran ASN Pemko Medan. Tapi kalau pada kenyataannya mereka memihak ke salah satu paslon, kita tidak tahu ya. Yang pasti saya netral,” tegasnya saat dikonfirmasi, Kamis (14/11/2024).

Aulia mengatakan Pemko Medan melalui Inspektorat maupun BKPSDM serta berkordinasi dengan Bawaslu terus melakukan pemantauan terhadap ASN untuk bersikap netral pada Pilkada Serentak 2024.

“Meski dipantau, tetap saja kita sulit mendeteksi jika ada ASN yang berpihak. Disini kita harap peran masyarakat,"ucapnya.

Bahkan Aulia meminta masyarakat untuk melaporkan, jika ada ASN Pemko Medan yang berpihak pada satu paslon baik itu tingkat Kota maupun Provinsi 

"Laporkan jika memang ada mengetahui ASN  Pemko Medan yang berpihak,” katanya.

Aulia menjelaskan setiap perbuatannya yang melanggar peraturan pasti ada sanksi. Begitu juga dengan ASN, akan ada konsekuensi jika terbukti mendukung salah satu paslon.

“Peraturan ini berlaku untuk semua, karena aturannya untuk semua ASN tanpa terkecuali. Jika ada yang melanggar pasti ada sanksi,"jelasnya.

Aulia mengatakan, sudah berulang kali pihaknya  mengingatkan para ASN untuk berlaku netral.

"Jadi kalau ditanya apakah sudah diingatkan, itu sudah berulang kali kita ingatkan," ucapnya.

Namun, jika pun ada yang melanggar, ASN itu sendiri yang akan menanggung resikonya.

"Namun ini semua kan seperti sinetron, sudah tahu kemana arahnya dan ada komandonya. Kalau mau macam-macam silahkan saja, resikonya silahkan tanggung sendiri,” ucapnya.  

(Cr5/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved