Sumut Terkini

HATI-HATI, Longsor di Jalan Siantar-Parapat Km 19, Polisi Berlakukan Buka Tutup Jalan

Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Simalungunpun melakukan pengamanan lalu lintas di jalan tersebut.

Penulis: Alija Magribi | Editor: Ayu Prasandi
HO
Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Simalungun melakukan pengamanan lalu lintas di km 19 Jalan Pematangsiantar - Parapat, tepatnya di Nagori Marihat Huta, Kecamatan Dolok Panribuan, Kabupaten Simalungun 

TRIBUN-MEDAN.com, SIANTAR- Terjadi longsor di bahu jalan di km 19 Jalan Pematangsiantar - Parapat, tepatnya di Nagori Marihat Huta, Kecamatan Dolok Panribuan, Kabupaten Simalungun.

Longsor mengakibatkan terjadinya penyempitan jalan. 

Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Simalungunpun melakukan pengamanan lalu lintas di jalan tersebut.

Kasi Humas Polres Simalungun, AKP Verry Purba menjelaskan bahwa peristiwa longsor terjadi pada Minggu (17/11/2024) pukul 16.00 WIB kemarin sore.

Pihaknya pun memberikan tanda batas jalan agar mudah dilihat oleh pengendara. 

Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Simalungun melakukan pengamanan lalu lintas di km 19 Jalan Pematangsiantar - Parapat, tepatnya di Nagori Marihat Huta, Kecamatan Dolok Panribuan, Kabupaten Simalungun
Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Simalungun melakukan pengamanan lalu lintas di km 19 Jalan Pematangsiantar - Parapat, tepatnya di Nagori Marihat Huta, Kecamatan Dolok Panribuan, Kabupaten Simalungun (TRIBUN MEDAN/HO)

"Segera setelah mendapat laporan longsor, Sat Lantas Polres Simalungun sudah menerjunkan personel untuk melakukan pengamanan dan pengaturan lalu lintas di lokasi kejadian," ujar AKP Verry Purba, Selasa (19/11/2024). 

Tim yang dipimpin oleh Kanit Turjagwali Lantas Polres Simalungun, Ipda W Silitonga bersama enam personel Sat Lantas langsung mengambil langkah-langkah pengamanan. 

Mereka menerapkan sistem buka tutup untuk mengatur arus kendaraan yang melintas guna menghindari kemacetan panjang untuk waktu-waktu yang berpotensi ramai seperti akhir pekan.

"Kami telah memasang police line dan papan imbauan di lokasi longsor untuk memberikan peringatan kepada pengguna jalan. Selain itu, kami juga telah berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) agar segera melakukan perbaikan secepatnya," tambah AKP Verry Purba.

Kasat Lantas Polres Simalungun, Iptu Jonni F.H. Sinaga melaporkan bahwa arus lalu lintas tetap berjalan dengan lancar meski harus menggunakan sistem buka tutup. 

Para petugas terus melakukan pengaturan secara bergantian untuk memastikan keselamatan pengguna jalan.

"Meski setengah badan jalan tertutup material longsor, kami berupaya maksimal agar aktivitas transportasi tetap bisa berjalan. Sistem buka tutup yang kami terapkan terbukti efektif mencegah kemacetan panjang," jelas IPTU Jonni.

Polres Simalungun mengimbau kepada para pengguna jalan yang melintas di jalur Parapat - Siantar untuk tetap waspada dan  menjaga kecepatannya serta mematuhi arahan petugas di lokasi, mengingat kerap terjadi hujan beberapa hari terakhir. 

Pengendara juga diminta untuk bersabar karena sistem buka tutup akan terus diberlakukan hingga perbaikan jalan selesai dilakukan.

"Kami meminta pengendara untuk mengutamakan keselamatan dan mengikuti petunjuk petugas di lapangan. Tim kami akan terus siaga 24 jam untuk memastikan kelancaran dan keselamatan lalu lintas di lokasi longsor," tutup AKP Verry Purba.

(alj/tribun-medan.com) 

 

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved