Sumut Terkini
BMKG Sebut Cuaca Ekstrem Terjadi di Sumut hingga Pekan Depan
Kepala BMKG Wilayah I Medan Hendro Nugroho mengatakan cuaca ekstrem akan berlangsung hingga pekan depan di Sumatera Utara.
Penulis: Anisa Rahmadani | Editor: Randy P.F Hutagaol
TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Kepala BMKG Wilayah I Medan Hendro Nugroho mengatakan cuaca ekstrem akan berlangsung hingga pekan depan di Sumatera Utara.
Dijelaskan Hendro, cuaca ekstrem itu adalah hujan dengan intesitas sedang hingga lebat. Selain itu, hujan di Sumut akan terjadi dengan durasi yang cukup panjang.
"Untuk satu minggu ke depan (27 November-04 Desember 2024), pola cuaca diperkirakan akan tetap sama seperti kondisi sekarang," ucapnya, dalam keterangan tertulis yang Tribun Medan lihat, Kamis (28/11/2024).
Menurut Hendro, berdasarkan data BMKG untuk intesitas hujan tertinggi terjadi di Kabupaten Padang Lawas sebesar 95,2 mm.
"Pengamatan dari BBMKG Wilayah I sebesar 93,4 mm di Kabupaten Padang Lawas ,dan di Tapanuli Selatan sebesar 140 mm," jelasnya.
Dijelasknnya, berdasarkan analisis kondisi atmosfer, fase MJO (Madden Julian Oscillation) selama satu pekan terakhir berada pada fase 2 dan 3, didukung oleh nilai IOD (Indian Ocean Dipole) yang berada pada fase negatif sebesar -0,73.
"Hal ini berpengaruh dari monsun asia yang membawa masa udara lembab dari Laut China Selatan dan Samudra Hindia Barat Sumatera Utara," terangnya.
Dikatakannya, untuk analisis pola angin menunjukkan adanya konvergensi berupa belokan dan perlambatan angin yang terjadi tepat di wilayah Sumatera Utara.
"Kondisi ini diperparah oleh dampak tidak langsung dari bibit siklon tropis 99B yang terpantau di perairan Samudra Hindia Barat Sumatera. Faktor-faktor ini meningkatkan potensi hujan dengan intensitas sedang hingga sangat lebat serta durasi yang panjang hampir di seluruh wilayah Sumatera Utara," jelasnya.
Hendro menyebutkan pantauan citra radar selama satu pekan terakhir, terlihat adanya pertumbuhan awan signifikan dari siang hingga dini hari.
"Masyarakat diimbau untuk waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi, seperti banjir dan longsor, yang telah terjadi dalam sepekan terakhir. Mengingat cuaca bersifat dinamis, masyarakat diharapkan untuk terus memantau informasi terkini dari BMKG," pungkasnya
Adapun wilayah di Sumut yang perlu diwaspadai terutama untuk wilayah Kabupaten Langkat, Kabupaten Deli Serdang, Kabupaten Karo, Kota Binjai, Kabupaten Tapanuli Tengah, Kabupaten Pakpak Bharat, Kabupaten Simalungun, Kabupaten Asahan, Kabupaten Serdang Bedagai, Kabupaten Nias, Kabupaten Nias Barat, Kabupaten Humbang Hasundutan, Kota Medan, Kabupaten Labuhanbatu, Kabupaten Labuhanbatu Utara.
Selanjutnya ada Kabupaten Toba, Kabupaten Padang Lawas, Kabupaten Padang Lawas Utara, Kabupaten Samosir, Kabupaten Tapanuli Selatan, Kabupaten Tapanuli Utara, Kabupaten Dairi, Kota Tebing Tinggi, dan Kota Gunung Sitoli.
(Cr5/tribun-medan.com)
Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News
Ikuti juga informasi lainnya di Facebook, Instagram dan Twitter dan WA Channel
Berita viral lainnya di Tribun Medan
| Kejati Sumut Teliti Dokumen Korupsi Jalan Tol Medan-Binjai yang Rugikan Negara Rp 1,1 Triliun |
|
|---|
| Penyekapan Mahasiswi di Asahan Dinilai Praktisi Hukum Sebagai Tindak Pidana Serius |
|
|---|
| ACFFEST Movie Day 2026 Hadir di Sumut, Gaungkan Antikorupsi Lewat Film dan Kolaborasi Komunitas |
|
|---|
| Gubsu Bobby Imbau ASN Tidak Liburan saat WFH, Ada Wacana Mobil Dinas Diparkirkan di Pemprov Sumut |
|
|---|
| Bobby Imbau ASN Tidak Liburan Saat WFH, Ada Wacana Mobil Dinas Diparkirkan di Pemprov Sumut |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Seorang-warga-saat-bermain-banjir-bersama-anaknya-di-Kelurahan-Tanjung-Gusta.jpg)