TRIBUN WIKI
Profil Perry Warjiyo, Gubernur BI yang Diperiksa KPK Terkait Dugaan Korupsi Dana CSR
Perry Warjiyo merupakan Gubernur Bank Indonesia. Ia lahir di Sukoharjo, Jawa Tengah, pada 25 Februari 1959. Desember 2024 diperiksa KPK kasus korupsi.
TRIBUN-MEDAN.COM,- Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo tengah jadi sorotan lantaran dipanggil dan diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Perry Warjiyo diperiksa KPK dalam kasus dugaan korupsi dana Corporate Social Responsibility (CSR) BI dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Karena kasus ini pula, hedung BI di Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, ikut digeledah KPK.
Baca juga: Profil Rudi Margono, Jamwas Kejagung yang Pernah Bikin Terobosan Akta Lahir Anak Panti Asuhan
Dalam penggeledahan ini, ada sejumlah dokumen yang dibawa petugas.
"Nanti saya belum mendetailkan ini barang ada temukan di ruangan siapa, milik siapa, segala macam. Nanti itu akan kita klasifikasi, kita verifikasi kepada orang yang bersangkutan," kata Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Rudi Setiawan dikutip dari Kompas.com, Selasa (17/12/2024).
Dalam perkembangan kasus ini, KPK telah menetapkan dua orang tersangka yang diduga terlibat dalam kasus korupsi dana CSR Bank Indonesia. Namun, identitas kedua tersangka tersebut belum diungkapkan ke publik.
Baca juga: Profil Djohan Emir Setijoso, Bankir Terkaya di Indonesia Mundur dari Posisi Persiden Komisaris BCA
"Tersangka terkait perkara ini ada, kita dari beberapa bulan yang lalu telah menetapkan dua orang tersangka yang diduga memperoleh sejumlah dana berasal dari CSR-nya BI," ungkap Rudi.
Profil Perry Warjiyo
Perry Warjiyo lahir di Sukoharjo, Jawa Tengah, pada 25 Februari 1959.
Saat ini usianya sudah 65 tahun.
Perry merupakan anak ke-6 dari 9 bersaudara.
Baca juga: Profil Marsekal Mohamad Tonny Harjono, KSAU Eks Ajudan Jokowi Jabat Komut PT Dirgantara Indonesia
Perry Warjiyo diketahui pernah mengenyam pendidikan di SD Negeri Gawok, Sukoharjo dan SMP Negeri Gatak, Sukoharjo.
Kemudian, ia meneruskan pendidikan ke SMA Negeri 3 Surakarta.
Setelah lulus SMA, ia menempuh pendidikan S-1 di Fakultas Ekonomi UGM Yogyakarta tahun 1982 dan melanjutkan pendidikan S-2 di Lowa State University tahun 1989.
Lantas, ia meraih gelar Ph.D tahun 1991 di kampus yang sama, Lowa State University.
Karier
Perjalanan karier Perry Warjiyo dimulai ketika ia menjabat sebagai Staf di Desk penyelamatan kredit, urusan pemeriksaan dan pengawasan kredit hingga pada tahun 1992-1995.
Perry diangkat menjadi Staf Gubernur Bank Indonesia pada 1995. Dalam waktu yang singkat, Perry diangkat sebagai kepala Biro Gubernur di tahun 1998.
Baca juga: Profil Nissa Asyifa, Selebgram Mantan Istri Alshad Ahmad Kini Mantap Berhijab
Pada tahun 2001, Perry memegang peran penting sebagai project leader Unit Khusus Program Transformasi (UKPT).
Tak berselang lama, ia berhasil menempati posisi sebagai Direktur Pusat Pendidikan dan Studi Kebanksentralan dan kembali diangkat menjadi Direktur Departemen Kebijakan Makroprudensial Bank Indonesia hingga 2007.
Pada tahun 2007 – 2009, Perry Warjiyo diangkat menjadi Direktur Eksekutif, South East Asia Voting Group (SEAVG), International Monetary Fund (IMF) mewakili mewakili 13 negara anggota yang tergabung dalam South-East Asia Voting Group.
Setelah itu, Perry kembali ke Bank Indonesia dan menjabat sebagai Deputi Gubernur BI periode 2013-2018.
Baca juga: Profil John Tabo, Calon Gubernur Papua Pegunungan Raih Suara Terbanyak, Segini Hartanya Sekarang
Selama menjabat sebagai Deputi Gubernur BI, Perry sudah berkali-kali gagal untuk menjadi Gubernur BI.
Tak disangka, di akhir periode kerjanya, Perry menjadi satu-satunya calon Gubernur BI yang dipilih oleh Presiden RI ke-7 Joko Widodo pada 2018.
Berkat kinerjanya yang baik, ia kembali terpilih menjadi Gubernur Bank Indonesia periode 2023 hingga 2028.
Harta Kekayaan
Mengutip dari situs e-LHKPN KPK, Perry Warjiyo diketahui memiliki kekayaan mencapai Rp 65.935.705.218.
Laporan harta kekayaan terbaru Perry Warjiyo diterbitkan pada 31 Desember 2023.
Adapun rincian kekayaan Perry Warjiyo sebagai berikut:
A. TANAH DAN BANGUNAN Rp 46.480.000.000
1. Tanah dan Bangunan Seluas 253 m2/257 m2 di KAB / KOTA KOTA JAKARTA SELATAN, HASIL SENDIRI Rp 7.300.000.000
2. Tanah dan Bangunan Seluas 250 m2/110 m2 di KAB / KOTA TANGERANG SELATAN, HASIL SENDIRI Rp 1.600.000.000
3. Tanah Seluas 1000 m2 di KAB / KOTA SUKOHARJO, WARISAN Rp 130.000.000
4. Tanah Seluas 799 m2 di KAB / KOTA SLEMAN, WARISAN Rp 1.200.000.000
5. Tanah dan Bangunan Seluas 436 m2/260 m2 di KAB / KOTA SLEMAN, WARISAN Rp 900.000.000.
6. Bangunan Seluas 54 m2 di KAB / KOTA KOTA JAKARTA PUSAT , HASIL SENDIRI Rp 1.200.000.000
7. Bangunan Seluas 76 m2 di KAB / KOTA KOTA JAKARTA PUSAT , HASIL SENDIRI Rp 1.700.000.000
8. Bangunan Seluas 35 m2 di KAB / KOTA KOTA JAKARTA SELATAN , HASIL SENDIRI Rp 1.200.000.000
9. Tanah dan Bangunan Seluas 700 m2/540 m2 di KAB / KOTA KOTA JAKARTA SELATAN, HASIL SENDIRI Rp 24.000.000.000
10. Tanah dan Bangunan Seluas 96 m2/96 m2 di KAB / KOTA KOTA JAKARTA SELATAN, HASIL SENDIRI Rp 4.500.000.000
11. Tanah dan Bangunan Seluas 55 m2/55 m2 di KAB / KOTA KOTA JAKARTA SELATAN, HASIL SENDIRI Rp 2.750.000.000.
B. ALAT TRANSPORTASI DAN MESIN Rp 1.289.010.417
1. MOBIL, HONDA CRV Tahun 2018, HASIL SENDIRI Rp 375.000.000
2. MOBIL, MERCEDES BENZ S450 Tahun 2018, LAINNYA Rp 914.010.417.
C. HARTA BERGERAK LAINNYA Rp 1.032.000.000
D. SURAT BERHARGA Rp 9.974.188.057
E. KAS DAN SETARA KAS Rp 5.183.723.196
F. HARTA LAINNYA Rp 1.976.783.548.
Perry Warjiyo diketahui tidak memiliki utang, sehingga total kekayaan yang dimiliki saat ini mencapai Rp 65.935.705.218.(tribun-medan.com)
Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News
Ikuti juga informasi lainnya di Facebook, Instagram dan Twitter dan WA Channel
Berita viral lainnya di Tribun Medan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/Gubernur-BI-Perry-Warjiyo.jpg)