Kumpul Doa

Hari Ini Sudah 1 Rajab, Ini Doa, Amalan dan Niat Puasa Sunnah Bulan Rajab

Di bulan ketujuh penanggalan Hijriah ini, ada sebuah peristiwa istimewa yakni Isra Miraj yang terjadi pada 27 Rajab 

Tayang:
media.irham.asia via tribuntimur.com
Bulan Rajab. 

TRIBUN-MEDAN.com - Besok, Rabu 1 Januari 2025, Umat islam di seluruh dunia akan memasuki Bulan Rajab

Di bulan ketujuh penanggalan Hijriah ini, ada sebuah peristiwa istimewa yakni Isra Miraj yang terjadi pada 27 Rajab 

Peristiwa Isra Miraj sangat penting, karena peristiwa inilah Shalat Lima waktu diperintahkan oleh ALlah SWT.

Ada beberapa doa dan amalan-amalan yang bisa dikerjakan saat Isra Miraj 1446H/2025 M.

Satu di antara amalan tersebut yakni puasa Sunah di Bulan Rajab

Sebagian ulama menyebutkan puasa Rajab sebagai puasa sunnah.

Sebagaimana yang telah diriwayatkan dalam suatu hadist Iman Al Baihaqi dari Anas bin Malik, Rasulullah SAW bersabda.

إن في الجنة نهرا يقال له رجب أشد بياضا من اللبن و أحلى من العسل من صام من رجب يوما سقاه الله من ذلك النهر

“Sesungguhnya di Surga ada suatu sungai bernama ‘rajab’, warnanya lebih putih dari susu, rasanya lebih manis dari madu.

Barang siapa berpuasa sehari dalam bulan Rajab, maka akan diberi minum oleh Allah dari sungai itu.” (HR. Bukhari Muslim)

Amalan puasa ini bermacam-macam.

Ada amalan puasa 3 hari, ada amalan puasa hanya 1 hari, bahkan ada amalan puasa 30 hari.

Amalan puasa 3 Hari.

Yakni puasa pada 1,2,3  Rajab.

Berdasarkan hadits puasa pada tanggal 1 Rojab nilainya sama dengn 3 tahun, dosa-dosa kecil tiga tahun, ditutup  atau dilebur ini kalau puasa tanggal 1.

Puasa tanggal 2 nilainya sama dengan 2 tahun

Puasa tanggal 3 nilainya sama dengan 1 tahun.

Bagaimana dengan puasa tanggal 4-30 Rajab, nilainya masing-masing sama setiap satu hari nilainya satu bulan.

Jadi silahkan mau puasa satu hari saja, atau mau satu bulan.

Tak hanya puasa Rajab, muslim juga dapat mengerjakan puasa sunnah lainnya, semisal puasa Senin-Kamis, dan lain sebagainya.

Bacaan niat puasa Rajab

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ رَجَبَ لِلهِ تَعَالَى

Nawaitu shouma ghadin ‘an ada-i sunnati rojaba lillahi ta‘ala.

"Aku berniat puasa sunah Rajab besok hari karena Allah Ta’ala."

Memperbanyak doa

Menjelang Isra Miraj bertepatan di bulan Rajab, selain doa Sayyidul Istigfar kita juga dapat membaca doa berikut ini, sebagaimana anjuran Rasulullah SAW.

Berikut bacaan doa Rasulullah di bulan Rajab

اَللّٰهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِي رَجَبَ وَشَعْبَانَ وَبَلِّغْنَا رَمَضَانَ

Allohumma baarik lanaa fii rojaba wa sya’banaa wa ballighnaa romadhonaa

"Ya Allah berilah kami keberkahan di bulan Rojab dan Sya’ban dan sampaikan kami pada bulan Ramadhan."

Doa pagi dan doa sore

Setelah melaksanakan salat Subuh dan Maghrib, muslim juga membaca doa berikut ini.

Doa ini dibacakan agar terhindar dari siksa api neraka.

رَبَّنَا اصْرِفْ عَنَّا عَذَابَ جَهَنَّمَ إِنَّ عَذَابَهَا كَانَ غَرَاماً. إِنَّهَا سَاءتْ مُسْتَقَرّاً وَمُقَاماً

Ya Tuhan kami, semoga Engkau berkenan men jauhkan kami dari azab (siksa) api neraka jahannam, karena azabnya itu sungguh membinasakan dan seburuk-buruk tempat menetap dan tempat kediaman. (QS. Al-Furqan: 65-66)

Zikir menjelang Isra Miraj

Menjelang Isra Miraj, ada bacaan dzikir yang pernah diajarkan Nabi Ibrahim untuk Nabi Muhammad SAW.

Dzikir tersebut diajarkan Nabi Ibrahim kepada Rasulullah SAW saat peristiwa Isra Miraj.

لاَ حَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ إِلاَّ بِاللَّ

Laa haula walaa quwwata illa billah

"Tidak ada daya dalam menjauhi maksiat dan tidak ada upaya menjalankan ketaatan melainkan dengan pertolongan Allah."

Dzikir tersebut sebagaimana diriwayatkan oleh Abu Ayyub Al Anshari ra.

أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- لَيْلَةَ أُسْرِىَ بِهِ مَرَّ عَلَى إِبْرَاهِيمَ فَقَالَ مَنْ مَعَكَ يَا جِبْرِيلُ قَالَ هَذَا مُحَمَّدٌ.فَقَالَ لَهُ إِبْرَاهِيمُ مُرْ أُمَّتَكَ فَلْيُكْثِرُوا مِنْ غِرَاسِ الْجَنَّةِ فَإِنَّ تُرْبَتَهَا طَيِّبَةٌ وَأَرْضَهَا وَاسِعَةٌ. قَالَ « وَمَا غِرَاسُ الْجَنَّةِ ». قَالَ لاَ حَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ إِلاَّ بِاللَّهِ

"Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pada malam Isra’, pernah melewati Nabi Ibrahim ‘alaihis salam.
Nabi Ibrahim ketika itu bertanya pada malaikat Jibril, “Siapa yang bersamamu wahai Jibril?” Ia menjawab, “Muhammad.” Ibrahim pun mengatakan pada Muhammad, “Perintahkanlah pada umatmu untuk membiasakan memperbanyak (bacaan dzikir) yang nantinya akan menjadi tanaman surga, tanahnya begitu subur, juga lahannya begitu luas.”

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bertanya, “Apa itu ghirosul jannah ( tanaman surga )?” Ia menjawab, “Laa hawla wa laa quwwata illa billah (tidak ada daya dalam menjauhi maksiat dan tidak ada upaya menjalankan ketaatan melainkan dengan pertolongan Allah)." (HR. Ahmad, 5: 418)

Isra Miraj merupakan peristiwa penting dalam sejarah Islam dan menjadi tombak perintah ibadah shalat untuk umat Muslim di seluruh dunia.

Isra merupakan perjalanan Nabi Muhammad SAW dari Masjidil Haram di Makkah ke Masjidil Aqsho di Yerussalem.

Sementara itu Miraj merupakan perjalanan Nabi Muhammad SAW dari bumi menuju langit ke tujuh kemudian ke Sidratul Muntaha.

Perjalanan yang menembus langit ketujuh itu hanya ditempuh satu malam atas perintah Allah SWT.

Di sanalah Nabi Muhammad SAW menerima perintah dari Allah SWT berupa shalat lima waktu.

Isra Miraj dilakukan oleh Nabi Muhammad SAW yang ditemani oleh Malaikat Jibril pada malam Senin, 27 Rajab 621 Masehi.

Kisah ini telah difirmankan oleh Allah SWT melalui surat Al-Isra ayat 1 yang berbunyi “Maha Suci Allah, yang telah memperjalankan hamba-Nya pada suatu malam dari Al Masjidil Haram ke Al Masjidil Aqsha yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian dari tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia adalah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.” (QS. Al Isra: 1).

Nabi Muhammad SAW memanjatkan sebuah doa kepada Allah SWT saat melaksanakan perjalanan Isra Miraj. Berikut bacaan doa Nabi Muhammad SAW.

“Allahumma inni as-aluka bi musyahadati israari al-muhibbin, wabilhalawatillati khash-shashasta biha sayyidil mursalin, hina asrarta bihi lailata as-sab'I wal 'isyrina, anirham qalbiia al-haziin, tujibta da'wati, yaa-akramil akramiin”

Artinya: "Ya Allah, aku memohon kepada-Mu dengan keagungan diperlihatkannya rahasia-rahasia para ahlul mahabbah dengan kemulian khalwat (pertemuan tersembunyi) yang hanya Engkau berikan kepada Nabi Muhammad pemimpin para Rasul ketika Engkau berikan kesempatan kepada beliau pada malam 27 Rajab, berikanlah hatiku yang sedang galau akan kasih sayangMu serta kabulkan doa-doaku, Wahai yang Maha memiliki kedermawanan."

(*/ Tribun-medan.com)

Baca berita TRIBUN MEDAN lainnya di Google News

Ikuti juga informasi lainnya di FacebookInstagram Twitter dan WA Channel

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved